Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Klub Ashley Young Sepanjang Kariernya sebagai Pemain
ilustrasi sepak bola (unsplash.com/piensaenpixel)
  • Ashley Young resmi pensiun pada usia 40 tahun setelah membawa Ipswich Town promosi ke Premier League musim 2026/2027, menutup karier sepak bolanya selama 23 tahun.
  • Sepanjang perjalanan kariernya, Young membela enam klub: Watford, Aston Villa, Manchester United, Inter Milan, Everton, dan terakhir Ipswich Town dengan kontribusi penting di tiap tim.
  • Young dikenal sebagai pemain serbabisa yang sukses meraih berbagai trofi bersama Manchester United serta membantu Inter Milan juara Serie A sebelum kembali berkarier di Inggris.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ashley Young menamatkan kariernya sebagai pesepak bola dengan gemilang pada akhir musim 2025/2026. Ia membawa Ipswich Town promosi ke English Premier League 2026/2027. Sosok asal Inggris ini kemudian memutuskan gantung sepatu pada usia 40 tahun. 

Sepanjang kariernya sebagai pemain, Young telah malang melintang di berbagai klub. Ipswich Town menjadi klub terakhirnya. Sebelumnya, ia pernah membela sejumlah klub elite. Termasuk Ipswich Town, berikut enam klub yang diperkuat Ashley Young selama berkarier.

1. Ashley Young memulai karier sepak bolanya bersama Watford

Ashley Young menimba ilmu di akademi Watford sejak belia. Sosoknya sebagai pemain muda potensial membuatnya promosi ke tim utama dengan cepat. Debutnya bersama Watford terjadi ketika usianya masih 18 tahun pada September 2003 lalu. Ia masuk sebagai pemain pengganti dan bermain menjadi winger kiri kontra Millwall. Ia langsung mencetak gol pertamanya bersama Watford.

Setelah itu, Young reguler dipasang di lini penyerangan. Ia kerap dipasang sebagai gelandang sayap kiri dan winger. Tercatat, ia berada di tim utama hingga Januari 2007. Selama itu, ia mampu diandalkan dengan catatan 110 penampilan dengan kontribusi 22 gol dan 9 assist. Berkat performa apiknya ini, Aston Villa datang untuk menebusnya pada musim dingin 2007.  

2. Aston Villa menjadi tempat Ashley Young berkembang lebih baik

Ashley Young menjalani dua periode berbeda bersama Aston Villa. Periode pertamanya pada 2007–2011, ia tampil impresif di lini serangan. Tercatat, ia memainkan 190 laga di berbagai ajang. Ia mampu produktif dengan gelontoran 18 gol dan 32 assist. 

Sementara, periode keduanya terjadi pada 2021–2023. Namun, peran Young berbeda dengan lebih defensif. Dengan pengalaman matangnya, ia kembali ke Villa Park sebagai pemain belakang serbabisa. Kontribusinya cukup apik dengan diandalkan dalam 57 laga di seluruh ajang. Ia membuat 1 gol dan 2 assist serta membantu tim mencatatkan 17 kali clean sheet

3. Bersama Manchester United, Ashley Young meraih beragam prestasi

Ashley Young menjadi salah satu legenda Manchester United karena pengaruhnya di dalam dan luar lapangan. Ditebus dari Aston Villa pada 2011, ia mampu bertahan hingga 2020. Ia memainkan peran serbabisa di sisi sayap dari lini pertahanan hingga penyerangan. Ini yang membuatnya mampu diandalkan dalam waktu yang lama oleh Manchester United. 

Selama 8,5 tahun berada di Old Trafford, Young memainkan 261 pertandingan dengan membukukan 19 gol dan 34 assist. Ia menjalani periode gemilang dalam kariernya dengan meraih berbagai prestasi mentereng. Ia turut membantu Manchester United menjuarai Premier League, Liga Europa, Piala FA, Piala Liga Inggris, dan Community Shield.

4. Ashley Young pernah merantau ke Italia dan memperkuat Inter Milan semusim

Setelah hampir sedekade di Manchester United, Inter Milan menebus Ashley Young pada Januari 2020. Biaya senilai 1,28 juta pound sterling atau Rp30 miliar membawanya ke Italia. Ia mengabdi di Giuseppe Meazza hanya singkat hingga musim panas 2021. 

Kendati hanya 1,5 tahun, Young memberikan dampak nyata bagi Inter Milan. Ia menjadi gelandang sayap andalan dengan catatan 59 penampilan. Ia cukup produktif dengan 5 gol dan 9 assist. Ia membawa Inter Milan buka puasa gelar dengan menjuarai Serie A 2020/2021.  

5. Setelah bertualang di Italia, Ashley Young kembali ke Inggris dan membela Everton

Ashley Young meninggalkan Inter Milan ketika kontraknya habis pada musim panas 2021. Setelah petualangan singkat di Negeri Pisa, ia kembali ke Inggris. Sempat bergabung kembali dengan Aston Villa hingga 2023, ia kemudian berlabuh ke Everton

Meski datang ketika tak lagi muda, Young masih dalam level terbaiknya. Ia bergabung dengan Everton dengan status bebas transfer sebagai pemain berpengalaman. Selama 2 musim di Everton, ia diandalkan dalam 70 pertandingan dengan mengemas 2 gol dan 4 assist.

6. Ashley Young memungkasi kariernya bersama Ipswich Town

Ipswich Town menjadi klub terakhir yang diperkuat Ashley Young sebagai pemain. Pada musim panas 2025, ia hengkang dari Everton setelah kontraknya berakhir. Kepindahannya ke Ipswich Town ini cukup mengejutkan mengingat klub saat itu terdegradasi dari Premier League. 

Namun, Young tidak mempermasalahkan hal tersebut. Dengan pengalaman matangnya, ia membawa Ipswich Town kompetitif di EFL Championship 2025/2026. Ia bermain 16 kali di sepanjang musim. Meski harus absen pada akhir musim karena cedera, ia turut berperan penting dalam keberhasilan Ipswich Town promosi ke Premier League 2026/2027. 

Tidak semua klub yang dibela Young mampu berujung dengan trofi. Namun, dampak yang diberikannya terhadap permainan sangat krusial. Selama 23 tahun di lapangan hijau, ia telah memberikan penampilan terbaiknya. Kini, ia siap memasuki langkah baru dalam hidupnya. Dengan segudang pengalamannya, akankah Young menjadi pelatih? Patut ditunggu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team