Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
stadion Paris Saint-Germain (PSG), Parc Des Princes
stadion Paris Saint-Germain (PSG), Parc Des Princes (pexels.com/TBD Traveller)

Intinya sih...

  • Layvin Kurzawa memulai karier profesional bersama AS Monaco pada 2010, baru bersinar pada musim keempatnya (2013/2014) dengan 97 laga, 9 gol, dan 9 assist.

  • Kurzawa bertahan selama 9 tahun di Paris Saint-Germain (PSG), mencatat 154 laga, 14 gol, dan 23 assist meski sering kalah saing di posisi bek kiri.

  • Di Fulham, Kurzawa hanya memainkan 6 laga karena sering absen akibat cedera lutut. Ia juga hanya bertahan selama 5 bulan di Boavista FC karena cedera otot.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Layvin Kurzawa resmi bergabung dengan Persib Bandung pada musim dingin 2026. Mantan pemain Timnas Prancis ini diperkenalkan secara langsung di hadapan Bobotoh seusai laga Persib vs PSBS Biak (25/1/2026). Bagi Kurzawa, ini menjadi kesempatan pertamanya membela klub non-Eropa.

Sebelum bergabung dengan Persib, Kurzawa merupakan pemain yang akrab dengan sepak bola Eropa. Pemain berusia 33 tahun ini tercatat pernah membela empat klub yang berlaga di Eropa. Bahkan, tiga di antaranya merupakan klub ternama yang berlaga di liga top Eropa.

1. Layvin Kurzawa memulai karier profesional bersama AS Monaco

Layvin Kurzawa memulai karier profesionalnya bersama AS Monaco pada 2010. Sebelumnya, ia menimba ilmu sepak bola di akademi tim asal Prancis tersebut selama 3 tahun (2007–2010). Bersama AS Monaco, pemain keturunan Guadeloupe ini tak langsung bersinar. 

Potensi Kurzawa baru terlihat pada musim keempatnya (2013/2014) bersama AS Monaco. Pada musim tersebut, ia mendapatkan banyak menit bermain dan cukup produktif sebagai bek sayap yang tampil menyerang. Oleh karena itu, selama 4 musim (2010–2015) di AS Monaco, ia hanya mencatat 97 laga dengan mencetak 9 gol dan 9 assist. Kurzawa sendiri mendapat debutnya di Timnas Prancis saat berseragam AS Monaco.

2. Layvin Kurzawa bertahan selama 9 tahun di Paris Saint-Germain

Sebelum bergabung dengan Persib, Layvin Kurzawa paling lama mengabdi di Paris Saint-Germain (PSG). Ia bertahan selama 9 tahun (2015–2024) meski menjadi pemain cadangan dan sempat dipinjamkan ke klub lain. Meski begitu, ia sempat mendapatkan banyak menit bermain pada 3 musim pertamanya (2015–2018).

Saat berseragam klub asal ibu kota Prancis itu, Kurzawa kerap kalah saing di posisi bek kiri. Maxwell, Juan Bernat, dan Lucas Hernandez menjadi beberapa bek yang pernah jadi saingannya. Selain itu, ia pun sangat sering mengalami cedera. Oleh karena itu, ia hanya mencatat 154 laga, 14 gol, dan 23 assist selama 9 tahun menjadi bagian PSG.

3. Layvin Kurzawa sangat sering absen di Fulham karena cedera

Di tengah kiprah panjangnya bersama PSG, Layvin Kurzawa sempat bermain di English Premier League. Momen tersebut terjadi pada 2022/2023 ketika ia dipinjamkan ke Fulham. Akan tetapi, proses peminjaman ini tak berjalan baik baginya.

Sebab, bek asal Prancis itu sangat sering absen karena cedera lutut. Hasilnya, ia hanya memainkan 6 laga dengan perincian 392 menit. Meski begitu, ia cukup produktif sebagai bek dengan menyumbang 2 gol dan 1 assist.

4. Layvin Kurzawa hanya bertahan 5 bulan di Boavista FC

Layvin Kurzawa dilepas secara gratis oleh PSG pada Juli 2024. Ia baru mendapatkan klub baru setelah 7 bulan, tepatnya Februari 2025. Kala itu, ia bergabung dengan klub asal Portugal, Boavista FC.

Akan tetapi, kiprah Kurzawa di Boavista FC kembali diganggu cedera. Di klub ini, ia beberapa kali absen karena cedera otot. Selama 5 bulan (Februari–Juli 2025), ia hanya bisa mencatat 4 laga dengan perincian 170 menit.

Kedatangan Layvin Kurzawa ke Persib mendapat sorotan yang sangat besar karena status sang pemain yang berlabel bintang. Di sisi lain, Persib pun butuh sosok bek kiri berkualitas seperti Kurzawa untuk menggantikan Rezaldi Hehanussa yang dipinjamkan ke Persik Kediri. Namun, Persib harus berhati-hati terhadap riwayat cedera Kurzawa yang berpotensi mengganggu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team