Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Klub yang Diperkuat Simon Mignolet Sepanjang Karier sebagai Pemain
ilustrasi sepak bola (pexels.com/Omar Ramadan)

Simon Mignolet memutuskan pensiun pada akhir musim 2025/2026. Setelah berkarier selama 20 tahun, ia mengakhiri perjalanannya di lapangan hijau. Kiper berpaspor Belgia ini gantung sepatu pada usia 38 tahun. Sepanjang kariernya, Mignolet membela sejumlah klub. Tercatat, ada empat klub yang pernah diperkuatnya. Seperti apa kiprahnya?

1. Karier profesional Simon Mignolet dimulai bersama Sint-Truidense VV

Simon Mignolet meniti kariernya di akademi Sint-Truidense VV. Ia mulai dipercaya masuk skuad utama pada 2006. Sebagai kiper muda, ia mampu menunjukkan potensinya hingga bisa diandalkan di tim utama. Secara perlahan, ia menjadi kiper reguler bersama Sint-Truidense.

Selama membela Sint-Truidense, Mignolet tampil menjanjikan dalam 106 laga dengan catatan 31 clean sheet dan 122 kali kebobolan. Ia turut membantu Sint-Truidense memenangi Belgian Challenger Pro League atau kasta kedua Liga Belgia pada 2008/2009. Dengan performa mengesankan sebagai kiper muda, ia diboyong Sunderland pada musim panas 2010.   

2. Simon Mignolet merantau ke Inggris untuk memperkuat Sunderland

Sunderland tertarik kepada Simon Mignolet demi memperkuat pos kiper untuk mengarungi English Premier League. Mignolet memutuskan untuk merantau ke Inggris dengan biaya transfer 2,5 juta euro atau sekitar Rp51,9 miliar. Ia meneken kontrak berdurasi 5 tahun. 

Mignolet menunjukkan kualitasnya bersama Sunderland. Tak sampai genap 5 tahun, Mignolet dilirik oleh Liverpool pada 2013. Ini tidak terlepas dari konsistensinya di bawah mistar gawang. Selama 3 musim di Sunderland, ia memainkan 101 laga dengan 33 clean sheet dan 135 kemasukan. Mignolet kemudian berpindah ke Liverpool yang kala itu dilatih Brendan Rodgers.

3. Bersama Liverpool, Simon Mignolet mampu menjadi andalan di bawah mistar gawang

Musim debut Simon Mignolet di Liverpool berjalan mengesankan pada 2013/2014. Ia turut membantu Liverpool bersaing dalam perebutan juara Premier League. Sayangnya, Liverpool gagal juara setelah mengakhiri musim sebagai runner up di bawah Manchester City. 

Setelah itu, Mignolet sempat menjadi andalan ketika Liverpool dilatih Juergen Klopp pada 2015. Ia bahkan mampu mencatatkan 100 penampilan di bawah manajer asal Jerman tersebut. Namun, posisinya mulai tergeser pada 2017 setelah kedatangan Loris Karius. Setahun kemudian, ia kembali menjadi penghangat bangku cadangan dengan adanya Alisson Becker. 

Kendati pada musim-musim terakhirnya terpinggirkan, Mignolet punya peran penting dalam masa awal kebangkitan Liverpool bersama Juergen Klopp. Ia juga berhasil membantu Liverpool menjuarai Liga Champions Eropa pada 2019 meski tidak bermain sama sekali. Dengan kondisi ini, ia memutuskan pergi pada musim panas 2019. Secara total, Mignolet menghabiskan waktu 6 tahun di Anfield. Ia mencatatkan 204 laga dengan 66 clean sheet dan 239 kebobolan.

4. Simon Mignolet pulang ke Belgia dan mengakhiri karier di Club Brugge

Setelah meninggalkan Liverpool, Simon Mignolet memutuskan kembali ke Belgia untuk memperkuat Club Brugge. Di kampung halaman, ia mampu diandalkan dengan karier panjang selama 7 tahun. Ia kemudian pensiun di sini setelah berakhirnya musim 2025/2026. 

Mignolet menunjukkan pengalamannya bersama Club Brugge. Ia menjadi tumpuan terakhir pertahanan Club Brugge dengan total 311 pertandingan di berbagai kompetisi. Ia berhasil mencatatkan 66 clean sheet dengan 333 kali kemasukan gol. Bersama Club Brugge, ia membantu tim meraih 9 trofi, di antaranya 5 gelar juara Belgian Jupiler Pro League, 3 Belgian Super Cup, dan 1 Belgian League Cup. Mignolet pensiun dengan beragam prestasi. 

Konsistensi yang ditunjukkan Simon Mignolet sebagai kiper membuatnya mempunyai karier panjang. Setiap klub yang dibela punya kontribusi penting yang membangunnya menjadi kiper berkualitas. Ia menutup masanya sebagai pesepak bola profesional dengan kegemilangan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article