Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi sepak bola
ilustrasi sepak bola (pexels.com/Jidev mohan)

Intinya sih...

  • Pantai Gading menang atas Mozambik 1-0 pada matchday 1 fase grup

  • Pantai Gading bermain imbang dengan Kamerun 1-1 pada matchday kedua fase grup

  • Pantai Gading menang atas Gabon 3-2 pada laga penutup grup via comeback dramatis

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Timnas Pantai Gading tampil di Piala Afrika 2025 sebagai juara bertahan. Les Elephants pun menjadi salah satu unggulan juara turnamen yang digelar di Maroko tersebut. Namun, asa Pantai Gading untuk mempertahankan gelar tak terwujud. Langkah mereka mentok pada babak perempat final usai disingkirkan Mesir.

Meski demikian, Pantai Gading bisa pulang dari Maroko dengan kepala tegak. Mereka telah tampil apik dalam lima laga sepanjang turnamen, termasuk saat dikalahkan Mesir. inilah ulasan kelima penampilan Pantai Gading di Piala Afrika 2025.

1. Pantai Gading dominan atas Mozambik pada matchday 1 fase grup meski hanya menang tipis

Pantai Gading mengawali Piala Afria 2025 dengan mengalahkan Mozambik pada matchday 1 Grup F. Pantai Gading memang hanya menang tipis 1-0 atas Mozambik. Namun, skor itu tak sepenuhnya menggambarkan jalannya laga. Kenyataannya, Pantai Gading punya banyak peluang bagus dan harusnya bisa menang lebih besar.

Pantai Gading baru bisa memaksimalkan peluang mereka pada menit 49. Amad Diallo menyambut bola liar di kotak penalti Mozambik dengan tembakan yang tak tertahan kiper lawan. Setelah itu, Pantai Gading punya beberapa kans lagi tetapi gagal memperbesar keunggulan. Meski demikian, skor 1-0 sudah cukup bagi mereka untuk meraup tiga poin.

2. Pantai Gading berjibaku dengan Kamerun dalam laga yang berakhir imbang 1-1

Pada matchday kedua fase grup, Pantai Gading tampil tak sedominan laga sebelumnya. Mereka berduel ketat dengan Kamerun dan harus puas dengan skor imbang 1-1. Hasil itu terbilang layak karena statistik kedua tim nyaris identik dalam hal penguasaan bola maupun jumlah tembakan.

Gol-gol kedua tim tercipta pada awal babak kedua. Amad Diallo bikin gol lagi pada menit 51. Namun, Kamerun menyamakan skor 5 menit kemudian karena gol bunuh diri bek Ghislain Konan. Hasil seri memastikan Pantai Gading dan Kamerun lolos ke babak 16 besar, tetapi masih harus berebut puncak klasemen pada laga penutup fase grup.

3. Pantai Gading menang atas Gabon pada laga penutup grup via comeback dramatis

Pantai Gading akhirnya sukses menjuarai Grup F. Keberhasilan mereka diraih secara dramatis pada laga terakhir kontra Gabon. Sebelum laga, Gabon sudah dipastikan tak akan melaju ke fase knockout. Namun, mereka sempat mengejutkan Pantai Gading dengan torehan dua gol dalam 21 menit pertama.

Pantai Gading memperkecil selisih tepat sebelum turun minum. Mereka lalu sukses membalikkan keadaan pada menit-menit akhir laga. Evann Guessand mengawalinya pada menit 84, sebelum Bazoumana Toure memastikan kemenangan comeback 3-2 pada menit 91.

4. Pantai Gading menghajar Burkina Faso 3-0 pada babak 16 besar

Sebagai juara Grup F, Pantai Gading harus berjumpa Burkina Faso yang berstatus runner-up Grup E pada babak 16 besar. Burkina Faso tak bisa diremehkan karena mereka juga tampil apik pada fase grup. Namun, Pantai Gading tetap terbukti lebih superior dari sang lawan.

Pantai Gading mencatat penguasaan bola hingga 58 persen. Mereka juga membuat 21 tembakan, berbanding 8 upaya milik Burkina Faso. Tak heran jika Pantai Gading menang dengan skor meyakinkan, 3-0. Amad Diallo dan Yan Diomande membuat gol pada babak pertama sebelum Bazoumana Toure menyempurnakan kemenangan jelang akhir laga.

5. Pantai Gading kalah dari Mesir meski tampil jauh lebih dominan

Penampilan dominan juga diperagakan Pantai Gading pada laga perempat final kontra Mesir. Les Elephants bahkan menguasai bola hingga 71 persen dan membuat dua kali lipat tembakan dibanding Mesir. Pantai Gading pun sukses bikin dua gol melalui bunuh diri Amhed El Fotouh pada menit 40 dan Guela Doue pada menit 73.

Sayangnya, Pantai Gading kalah efektif dari Mesir yang membuat tiga gol dari enam tembakan. Omar Marmoush, Ramy Rabia, serta Mohamed Salah membawa Mesir menang 3-2. Pantai Gading pun sekali lagi terbukti inferior dari Mesir di Piala Afrika. Ini adalah kekalahan ke-11 mereka dari 12 pertemuan dengan Mesir di turnamen tersebut.

Pantai Gading telah membuktikan diri layak menyandang status juara bertahan di Piala Afrika 2025. Penampilan mereka mencerminkan kualitas sang juara, meski langkah mereka mentok pada perempat final. Kiprah Pantai Gading di Piala Dunia 2026 bakal menarik untuk dinantikan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team