Amerika Serikat mendapat pelajaran berharga ketika menjamu Belgia di Mercedes-Benz Stadium pada 29 Maret 2026 dini hari WIB, yang sekaligus menjadi serangkaian persiapan terakhir sebelum menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026. Mauricio Pochettino yang memainkan sederet pemain terbaiknya gagal mempersembahkan kemenangan di hadapan pendukung sendiri. Meski mampu memimpin lebih dahulu, mereka kalah 2-5 pada akhir laga.
Gol Weston McKennie dengan sontekan kaki kanan menyambut tendangan pojok Antonee Robinson membuat Amerika Serikat unggul lebih dahulu pada menit 39. Namun, keunggulan itu hanya bertahan 6 lantaran Zeno Debast mencetak gol penyama kedudukan pada menit 45. Setelah bermain imbang pada babak pertama, Belgia mengamuk pada babak kedua. Amadou Onana membuat Belgia berbalik unggul pada menit 53, sebelum Charles De Ketelaere yang mencatatkan namanya di papan skor 6 menit berikutnya. Brace Dodi Lukebakio pada menit 68 dan 82 hampir membuat tim tamu menutup laga dengan kemenangan 5-1. Namun, Patrick Agyemang sempat menciptakan satu gol bagi Amerika Serikat beberapa sat sebelum laga berakhir.
Rentetan kekalahan tiap kali menghadapi tim Eropa menjadi catatan penting bagi Amerika Serikat sebelum bersaing di Piala Dunia 2026 sebagai tuan rumah. Mauricio Pochettino perlu segera membenahi kelemahan tim, terutama dalam menjaga konsistensi permainan dan memperkuat lini pertahanan. Dengan waktu persiapan yang semakin terbatas, peningkatan efektivitas dan mental bertanding akan sangat menentukan kiprah mereka di turnamen nanti.