Inter Milan kalah dari Arsenal pada matchday ketujuh fase liga Liga Champions Eropa (UCL) 2025/2026, Selasa (20/1/2026). Lautaro Martinez dan kolega kebobolan 3 gol dan hanya bisa membuat 1 gol. Ini merupakan laga ketiga ketika mereka kecolongan tiga gol sejak dilatih Cristian Chivu pada 9 Juni 2025.
3 Laga Pertama Inter Milan Era Cristian Chivu Kebobolan 3 Gol

1. Inter Milan menyerah 1-3 dari Arsenal di Giuseppe Meazza pada 20 Januari 2026
Inter Milan memainkan matchday ketujuh fase liga Liga Champions 2025/2026 melawan Arsenal pada Selasa (20/1/2026) di kandang, Giuseppe Meazza. Meski begitu, mereka langsung tertekan sejak awal pertandingan. Setelah mampu bertahan, gawang Yann Sommer akhirnya kecolongan pada menit 10. Gabriel Jesus membuka papan skor usai melanjutkan tendangan Jurrien Timber.
Tidak ingin tepuruk, Inter pun bangkit setelah gol tersebut. Mereka meladeni Arsenal lewat skema serangan direct serta permainan dari sayap. Cara ini akhirnya membuahkan hasil pada menit 18. Petar Sucic menuntaskan rebound di depan kotak penalti dengan tendangan placing. David Raya tidak mampu menjangkau bola karena lajunya yang begitu kencang.
Sayangnya, Inter kembali tertinggal pada menit 38. Mereka menjadi korban teranyar dari set piece Arsenal. Sepak pojok Bukayo Saka ditanduk Leandro Trossard di tiang jauh dan diselesaikan Jesus. Arsenal memastikan tiga poin usai Viktor Gyokeres menuntaskan serangan balik pada menit 84. Ironisnya bagi Inter, gol ketiga Arsenal berawal dari sepak pojok mereka yang gagal.
2. Inter Milan kalah 1-3 saat bermain tandang melawan Napoli pada 25 Oktober 2025
Sebelum 20 Januari 2026, Inter Milan terakhir kali kebobolan tiga gol pada 25 Oktober 2025. Saat itu, mereka bermain tandang di Stadio Diego Armando Maradona untuk melakoni pekan kedelapan Serie A Italia 2025/2026 melawan Napoli. Seperti ketika berhadapan dengan Arsenal, Inter pun kalah dengan skor 1-3. Namun, mereka tidak mampu untuk sekadar menyamakan kedudukan.
Inter kecolongan untuk pertama kali oleh tendangan penalti Kevin De Bruyne pada menit 33. Mereka memberi Napoli hadiah ini setelah Henrik Mkhitaryan melanggar Giovanni Di Lorenzo. Nahas, Mkhitaryan mengalami cedera akibat akisnya itu hingga harus digantikan Piotr Zielinski. Scott McTominay lantas menggandakan keunggulan Napoli pada menit 54.
Asa Inter sempat bangkit setelah menerima hadiah penalti pada menit 59 berkat handball Alessandro Buongiorno. Hakan Calhanoglu yang maju sebagai algojo pun tidak menyia-nyiakan kesempatan. Sayangnya, Inter kembali kebobolan pada menit 66. Andre-Frank Zambo Anguissa mencetak gol lewat aksi solo run hampir dari tengah lapangan.
3. Inter Milan kalah comeback 3-4 dari Juventus pada 13 September 2025
Laga pertama ketika Inter Milan asuhan Cristian Chivu kebobolan tiga gol terjadi pada 13 September 2025. Mereka bertamu ke Allianz Stadium untuk melakoni pekan ketiga Serie A 2025/2026 melawan Juventus. Kedua tim menyuguhkan tontontan yang menarik. Sayangnya, Inter menelan kekalahan secara comeback. Mereka tumbang dengan skor 3-4.
Llyod Kelly menjadi pemain pertama yang mencetak gol pada laga ini. Ia membawa Juventus memimpin pada menit 14. Inter menyamakan kedudukan melalui Hakan Calhanoglu pada menit 30. Inter kembali kebobolan gara-gara aksi Kenan Yildiz pada menit 38. Namun, mereka membalikkan keadaan berkat gol kedua Calhanoglu pada menit 65 dan sundulan Marcus Thuram pada menit 76.
Adik Thuram yang bermain di Juventus, Khephren, membuat skor menjadi 3-3 setelah menanduk tendangan bebas Yildiz pada menit 82. Inter akhirnya harus menyerahkan tiga poin usai Vasilije Adzic menaklukkan Yann Sommer lewat tendangan jarak jauh. Ini merupakan gol perdana gelandang asal Montenegro tersebut di Serie A.
Chivu sudah memimpin Inter dalam 34 pertandingan per 22 Januari 2026. Pertahanan mereka cukup solid karena baru kebobolan 33 kali. Namun, itu tidak terjadi saat bertemu tiga tim di atas. Inter kecolongan hingga tiga gol.