Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi OGC Nice
ilustrasi OGC Nice (commons.wikimedia.org/Mirasol)

OGC Nice adalah salah satu tim terburuk di Liga Europa 2024/2025. Klub Prancis itu tersingkir di fase grup tanpa kemenangan. Mereka mendapat 3 hasil imbang dan 5 kekalahan dalam 8 laga. Nice pun finis di peringkat 35 dari 36 klub peserta di klasemen akhir grup. Mereka hanya unggul dari wakil Azerbaijan, Qarabag FK.

Memasuki 2025/2026, Qarabag melejit dengan tampil di Liga Champions Eropa, bahkan sudah dua kali menang. Ironisnya, Nice justru tak ada perkembangan. Mereka kembali berlaga di Liga Europa, tetapi selalu kalah dalam lima laga pertama. Inilah hasil yang diraih Nice dalam lima partai tersebut.

1. Nice kalah 1-2 di kandang sendiri dari AS Roma

OGC Nice mengawali fase grup Liga Europa 2025/2026 dengan menjamu AS Roma. Meski menjadi tuan rumah, Nice justru lebih banyak tertekan. Mereka sempat menahan AS Roma pada babak pertama, tetapi tak selamat pada babak kedua. Dua gol tim tamu bersarang ke gawang Nice pada menit 52 dan 55.

Nice akhirnya sukses membalas, tetapi hanya via titik penalti. Terem Moffi memanfaatkan hadiah penalti yang didapat Nice pada menit 77 dengan baik. Namun, Nice gagal menemukan gol kedua hingga harus menelan kekalahan 1-2.

2. Nice juga hanya bisa bisa mencetak gol penalti saat dikalahkan Fenerbahce

Pada matchday 2 fase grup, Nice ganti menjadi tamu. Mereka bertandang ke markas raksasa Turki, Fenerbahce. Hasilnya ternyata serupa dengan laga pertama. Nice hanya bisa mencetak satu gol penalti dan kalah 1-2.

Kali itu, Nice sudah kebobolan dua gol dalam 25 menit pertama. Gol pertama Fenerbahce bahkan tercipta saat laga baru berjalan 3 menit via sepakan Kerem Akturkoglu. Akturkoglu pula yang membuat gol kedua Fenerbahce. Sementara, Nice hanya bisa menipiskan kekalahan pada menit 37 melalui eksekusi penalti Kevin Carlos.

3. Nice kalah di markas Celta Vigo karena gol bunuh diri

Nice kembali memulai laga dengan buruk pada matchday ketiga Liga Europa 2025/2026. Bermain di kandang Celta Vigo, Nice sudah kebobolan pada menit kedua. Sepakan keras Iago Aspas dari luar kotak penalti tak mampu ditahan Kiper Yehvann Diouf.

Nice sempat memberi perlawanan dengan membuat gol penyeimbang pada menit 16. Namun, mereka akhirnya kalah lagi karena kesalahan sendiri. Nice harus bermain dengan sepuluh orang sejak kapten Jonathan Clauss diusir wasit pada menit 38. Gol bunuh diri Kojo Peprah Oppong pada menit 75 pun menjadi pemasti kekalahan Nice.

4. Nice terkena comeback saat menjamu SC Freiburg pada matchday 4

Berikutnya, ada laga kontra SC Freiburg yang dilakoni Nice pada matchday 4. Kali itu mereka kembali ke kandang sendiri dan sukses mengawali pertandingan dengan lebih baik. Kevin Carlos membawa Nice unggul berkat golnya pada menit 25. Itu adalah kali pertama Nice merasakan keunggulan di Liga Europa 2025/2026.

Sayangnya, Nice akhirnya tetap gagal memanfaatkan situasi. Mereka terkena comeback setelah Freiburg mencetak tiga gol balasan. Ketiga gol Freiburg bahkan tercipta sebelum babak pertama usai. Tak ada gol tambahan yang tercipta pada babak kedua hingga laga usai dengan kekalahan Nice 1-3.

5. Nice dipastikan tak bisa lolos langsung ke babak 16 besar usai dihajar FC Porto

Terbaru, Nice mengalami kekalahan telak saat bertandang ke markas FC Porto pada matchday 5. Penyakit Nice lagi-lagi muncul, yaitu lengah pada awal laga. Kali itu, FC Porto bahkan hanya butuh 19 detik untuk menjebol gawang Nice. Serangan pertama tuan rumah diselesaikan Gabri Veiga dengan sepakan keras kaki kanan.

Gabri Veiga lalu mencetak gol keduanya pada menit 33. Eksekusi penalti Samu Aghehowa pada babak kedua pun memastikan FC Porto menang 3-0. Dengan nol poin dari lima laga, Nice kini terpuruk sebagai juru kunci klasemen grup Liga Europa 2025/2026. Mereka mustahil lolos langsung ke babak 16 besar dan hanya bisa mengincar tiket playoff.

Performa buruk OGC Nice di Liga Europa 2024/2025 berlanjut pada 2025/2026. Nice kini wajib meraih hasil maksimal dalam tiga laga sisa fase grup jika masih ingin melaju ke fase knockout. Mampukah Nice melakukannya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy