Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Laga Terakhir Steffen Baumgart bersama Union Berlin, Dipecat!
ilustrasi pelatih (unsplash.com/Nguyen Thu Hoai)

Union Berlin membuat keputusan mengejutkan dengan memecat Pelatih Steffen Baumgart menjelang akhir musim Bundesliga Jerman 2025/2026. Keputusan itu dibuat usai sang juru taktik menangani tim dalam 51 laga berbeda. Menariknya, sosok yang mengambil alih tim usai pemecatan ini ialah Marie-Louise Eta, sosok wanita kelahiran Dresden, Jerman, yang telah mengantongi lisensi kepelatihan UEFA Pro.

Keputusan yang telah diambil manajemen tak bisa dilepaskan dari hasil yang didapat tim selama beberapa laga terakhir. Baumgart dinilai gagal memenuhi ekspektasi dengan hanya mempersembahkan 1 kemenangan dalam 6 pertandingan terakhir yang seluruhnya merupakan bagian dari Bundesliga. Berikut rinciannya.

1. Laga terakhir Union Berlin dengan Steffen Baumgart berakhir dengan kekalahan di markas Heidenheim

Duel kontra Heidenheim pada 11 April 2026 menjadi laga terakhir Steffen Baumgart menangani Union Berlin. Kebersamaan terakhir ini berakhir pahit dengan kekalahan 1-3 sebagai tim tamu. Dua gol Mathias Honsak sempat dibalas oleh gol bek Union Berlin, Leopold Querfeld, pada menit 75. Namun, Heidenheim kembali mencetak gol lewat aksi Budu Zivzivadze 4 menit berikutnya.

2. Union Berlin ditahan imbang St. Pauli pada 5 April 2026

Sebelum kalah di markas Heidenheim, Union Berlin sempat meraih satu poin dengan hasil imbang 1-1 saat menjamu St. Pauli pada 5 April 2026. Tim tuan rumah sempat dikejutkan dengan gol pembuka St. Pauli oleh Mathias Pereira Lage pada menit 25. Untungnya, tim besutan Steffen Baumgart mampu menghindar dari kekalahan berkat gol penting Andrej Ilic dengan tandukan pada menit 52. Laga ini diwarnai dengan kartu merah yang didapat pemain Australia milik St. Pauli, Jackson Irvine, pada menit 90+3.

3. Bayern Munich membantai Union Berlin pada 21 Maret 2026

Union Berlin tak mampu meraih poin saat melawat ke markas Bayern Munich pada 21 Maret 2026. Setelah bertahan cukup baik, mereka kebobolan dua gol lewat aksi Michael Olise dan Serge Gnabry pada penghujung babak pertama. Keunggulan tuan rumah bertambah ketika Harry Kane menjebol gawang Union Berlin dengan sepakan kaki kanan pada menit 49. Pesta gol Die Roten kemudian ditutup oleh gol kedua Gnabry pada menit 67. 

4. Kemenangan terakhir Steffen Baumgart didapat di markas Freiburg

Kunjungan ke markas Freiburg pada 15 Maret 2026 menjadi momen terakhir bagi Steffen Baumgart mempersembahkan kemenangan bagi Union Berlin. Ia membawa tim besutannya pulang dari Europa-Park Stadion dengan tiga poin berkat keunggulan tipis 1-0. Kemenangan ini didapat secara dramatis. Pemain Korea Selatan, Jeong Woo Yeong, mencetak gol penentu kemenangan pada injury time babak kedua.

5. Union Berlin dibantai Werder Bremen 1-4 meski unggul lebih dahulu

Sebelum meraih kemenangan terakhir bersama Steffen Baumgart, Union Berlin sempat dipermalukan Werder Bremen di kandang pada 8 maret 2026. Tim tamu tampil ganas hingga menutup laga dengan keunggulan 4-1. Padahal, tuan rumah sempat menemukan momentum apik ketika Derrick Koehn mencetak gol pembuka yang membawa Union Berlin unggul 1-0 pada menit 18. Semenit setelah unggul, Union berlin kehilangan Andras Schaefer yang terkena kartu merah. 

6. Berkat gol penalti Kevin Diks, Borussia Moenchengladbach menang atas Union Berlin

Union Berlin gagal mencetak gol saat datang ke markas Borussia Moenchengladbach pada 28 Februari 2026. Oliver Burke yang dipasang sebagai ujung tombak gagal memenuhi ekspektasi Steffen Baumgart. Di sisi lain, tuan rumah sukses menang secara dramatis lewat gol yang dicetak pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks, lewat titik putih pada menit 90+4. 

Hasil dari enam laga tersebut menggambarkan betapa suramnya masa-masa akhir Steffen Baumgart sebagai pelatih Union Berlin. Dengan hanya meraih empat poin tambahan, Union Berlin berada di peringkat 11 per pekan 29 Bundesliga 2025/2026. Selanjutnya, menarik untuk dinantikan apakah keputusan manajemen dengan memecat sang juru taktik berbuah manis.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy