Kiper Crystal Palace, Wayne Hennessey, terancam sanksi oleh FA setelah diduga melakukan gerakan salam terlarang. Salam terlarang tersebut dikenal sebagai salam khas anggota Nazi di era Hitler dahulu. Salam Nazi itu dilakukannya pada laga kontra Grimsby di Piala FA (5/1). Pihak FA pun mengaku sedang melakukan penyelidikan kepada Hennessey.
Lakukan Salam Terlarang, Kiper Crystal Palace Terancam Sanksi Berat

1. Hennessey menyangkal semua tuduhan
Meski dituduh melakukan salam terlarang, kiper Crystal Palace ini menyangkal semua tuduhan yang dilayangkan kepadanya. Hennessey membantah melakukan salam Nazi tersebut dengan sengaja. Ia menganggap bahwa foto itu hanya merupakan sebuah kebetulan belaka.
"Saya melambaikan tangan dan berteriak kepada seseorang yang mengambil foto tersebut dan pada saat bersamaan tangan saya berada di atas mulut agar suara saya terdengar dan itu murni kebetulan," bela Hennessey.
2. Foto tersebut diunggah oleh rekan setimnya
Foto kiper berkebangsaan Wales tersebut pertama kali diunggah oleh rekan setimnya sendiri yang berasal dari Jerman, Max Mayer. Foto itu diunggah sebagai bentuk perayaan menangnya Crystal Palace atas Grimsby di Piala FA. Foto yang diunggah di akun Instagram Meyer itu pun tak lama kemudian dihapus.
3. Terancam sanksi larangan tampil di 5 pertandingan
Kejadian ini pun berbuntut panjang. FA mengaku sedang melakukan penyelidikan intensif terhadap kejadian ini. FA menganggap yang dilakukan Hennessey melanggar undang-undang FA no E3, yang menyangkut perbuatan tidak menyenangkan ataupun menghina.
Hennessey diberi tenggat waktu oleh FA hingga akhir bulan ini untuk memberikan tanggapan. Apabila terbukti bersalah, Hennessey terancam sanksi larangan bertanding di 5 pertandingan.