Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Lama Membela Klub Serie A, 5 Pemain Ini Hengkang pada Musim Panas 2022
Giorgio Chiellini (instagram.com/giorgiochiellini)

Loyalitas seorang pemain kepada sebuah klub adalah hal yang makin jarang ditemui di dunia sepak bola modern. Tak banyak pemain yang menghabiskan hingga belasan tahun kariernya bersama satu klub. Bahkan, pemain yang sudah lama membela satu klub pun sering kali akhirnya hengkang.

Pada musim panas 2022, hal itu pun terjadi kepada beberapa pemain di berbagai liga, termasuk Serie A. Lima pemain berikut ini akhirnya resmi meninggalkan klub Serie A setelah loyal selama belasan tahun. Ada yang pindah ke klub lain, ada pula yang hengkang karena pensiun.

1. Giorgio Chiellini

Giorgio Chiellini resmi bergabung dengan Los Angeles FC. (instagram.com/giorgiochiellini)

Pada musim 2021/2022 lalu, Giorgio Chiellini tercatat sebagai pemain yang paling lama mengabdi kepada sebuah klub Serie A. Bek berusia 37 tahun ini telah menjadi pemain Juventus sejak 2004, alias sudah 18 tahun lamanya. Namun, akhirnya kebersamaan Chiellini bersama Juve usai pada musim panas 2022.

Chiellini akhirnya hengkang dari Juve setelah kontraknya tak diperpanjang. Selama membela Juventus, Chiellini mencatat 561 penampilan di semua ajang, sehingga menempati urutan ketiga penampilan terbanyak sepanjang masa Juventus.

Chiellini juga sukses meraih 19 trofi, serta 2 kali mencapai final Liga Champions bersama Juventus. Lepas dari Juve, Chiellini memilih melanjutkan kariernya di Amerika Serikat. Ia bergabung dengan Los Angeles FC, klub MLS yang juga baru saja mendatangkan Gareth Bale pada musim panas 2022.

2. Francesco Magnanelli

Francesco Magnanelli (instagram.com/sassuolocalcio)

Sementara itu, Francesco Magnanelli akhirnya hengkang setelah membela Sassuolo sejak 2005 alias selama 17 tahun. Namun, gelandang bertahan berusia 37 tahun ini bukan pindah klub. Ia memutuskan gantung sepatu setelah menikmati karier sebagai pemain selama sekitar 22 tahun.

Magnanelli setia membela Sassuolo sejak mereka bermain di Serie C, lalu perlahan naik ke Serie B dan akhirnya Serie A. Total, ia bermain 481 kali di semua ajang, sehingga mencatat rekor penampilan tebanyak sepanjang sejarah Sassuolo. Ia juga pernah membawa Sassuolo memenangi Serie C1 dan Serie B.

3. Lorenzo Insigne

Lorenzo Insigne (instagram.com/lorinsigneofficial)

Berikutnya ada Lorenzo Insigne, striker jebolan akademi Napoli yang setia membela I Partenopei sejak 2010. Selama membela Napoli, Insigne selalu jadi andalan. Ia pun bisa mencatat 434 penampilan di semua ajang, rekor terbanyak keempat sepanjang sejarah Napoli.

Selain itu, torehan 122 gol juga membuat Insigne menjadi top skor kedua Napoli sepanjang masa. Namun, pengabdian Insigne kepada Napoli akhirnya usai. Seperti Chiellini, Insigne akan melanjutkan kariernya bersama klub MLS. Ia bergabung dengan Toronto FC, dan kemungkinan besar akan jadi striker utama mereka.

4. Andrea Ranocchia

Andrea Rannochia (instagram.com/andrearanocchia)

Andrea Ranocchia juga akhirnya menyudahi pengabdiannya kepada Inter Milan yang berlangsung sejak 2010. Bek tengah Italia ini bergabung dengan Inter pada musim dingin 2010 setelah didatangkan dari Genoa. Pada awalnya, Rannochia sempat cukup diandalkan oleh Nerazzurri.

Namun, dalam beberapa musim terakhir menit bermain Rannochia makin menurun. Ia pun dilepas Inter pada musim panas 2022 secara gratis, lalu bergabung dengan AC Monza, klub yang baru promosi ke Serie A. Punya pengalaman belasan tahun membela Inter. Rannochia bisa jadi aset berharga bagi Monza.

5. Alessandro Florenzi

Alessandro Florenzi (instagram.com/florenzi)

Satu lagi pemain yang akhirnya meninggalkan klubnya setelah sekian lama adalah Alessandro Florenzi. Florenzi adalah bek kanan Italia yang merupakan jebolan akademi AS Roma. Florenzi mulai membela Roma pada 2011, dan ia terus setia Giallorossi meski sempat dipinjamkan ke beberapa klub.

Salah satu klub yang sempat meminjam Florenzi adalah AC Milan pada 2021/2022. Ternyata, Florenzi tampil apik bersama Milan hingga turut memenangi Scudetto. Ia pun kini sudah dipermanenkan Rossoneri dan diberi kontrak hingga 2025. Selama membela Roma, Florenzi tampil 279 kali di semua ajang.


Lima pemain di atas sempat membela klub Serie A Italia selama belasan tahun. Namun, mereka akhirnya meninggalkan klubnya pada musim panas 2022. Apakah keputusan mereka untuk pergi akan terbukti tepat?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian