Frank Lampard (twitter.com/ChelseaFC)
Bermain selama 13 musim membela Chelsea membuat Frank Lampard dianggap sebagai salah satu pemain terbaik. Sebagai pemain, Lampard sendiri telah memainkan 648 pertandingan dengan mencetak 210 gol untuk The Blues. Selain itu, dirinya juga mampu membawa Chelsea meraih beberapa gelar juara, seperti 3 juara English Premier League, 4 Piala FA, 1 Liga Europa, dan 1 Liga Champions.
Pada 2014, Lampard memutuskan untuk hengkang dari Chelsea. Dirinya saat itu pindah ke New York City dan Manchester City sebelum akhirnya memutuskan untuk gantung sepatu pada 2017. Setahun berikutnya, Lampard menjadi pelatih Derby County dan berhasil membawa mereka ke peringkat keempat di EFL Championship, sekaligus lolos ke babak play-off dalam memperebutkan promosi ke kasta tertinggi Liga Inggris.
Hasil tersebut membuat Chelsea mendatangkan legenda mereka untuk menjadi pelatih. Pada 2019/2020, Lampard bahkan berhasil membawa Chelsea bertengger di posisi keempat EPL. Padahal, kala itu, Chelsea mendapat hukuman larangan transfer dalam dua jendela transfer pada musim panas 2019 dan musim dingin 2020.
Pada musim berikutnya, Lampard akhirnya bisa mendatangkan pemain anyar. Ia menghabiskan dana sebesar 200 juta pound sterling atau sekitar Rp4 triliun untuk mendatangkan beberapa pemain baru. Namun, hal tersebut tidak serta merta mendongkrak permainan dan hasil yang lebih baik. Akhirnya, Chelsea memutuskan untuk mendepak Frank Lampard dari kursi kepelatihan Chelsea. Perannya digantikan pelatih Jerman, Thomas Tuchel.
Setelah Chelsea, Lampard sempat melatih Everton. Namun, kariernya tidak membaik sama sekali. Ia juga kembali ke Chelsea untuk menjadi pelatih sementara karena Thomas Tuchel dan Graham Potter didepak. Namun, Chelsea tidak lebih baik di tangannya.