Lionel Mpasi pada akhirnya tidak bisa menjaga gawang Republik Demokratik (RD) Kongo dari kebobolan ketika berhadapan dengan Inggris pada 32 besar Piala Dunia 2026. Setelah sejumlah penyelamatan fantastis, kiper setinggi 1,82 meter tersebut kecolongan dua aksi klinis Harry Kane yang menyebabkan kekalahan comeback 1-2. Namun, terlepas dari hasil yang mengecewakan itu, Piala Dunia 2026 sukses melambungkan nama Mpasi. Performanya memang menawan sepanjang turnamen. Makin impresif, kariernya di level klub sebetulnya tidak terlalu gemilang.
Menanti Progres Karier Lionel Mpasi Usai Menawan di Piala Dunia 2026

1. Lionel Mpasi total membuat 14 penyelamatan di Piala Dunia 2026
RD Kongo kalah 1-2 dari Inggris pada 32 besar Piala Dunia 2026 akibat brace Harry Kane pada menit 75 dan 86. Mereka berhasil unggul dulu lewat gol Brian Kibambe Cipenga pada menit kesembilan. Lionel Mpasi sempat membuat para pemain Inggris frustasi sebelum sepasang gol kemenangan tersebut. Ia total melakukan lima penyelamatan yang tidak biasa, dari mulai tepisan dengan refleks tinggi dari jarak dekat hingga mengeblok bola dengan bagian vitalnya. Pengakuan atas penampilan heroik Mpasi tergambar dari pujian yang diberikan Kane dan Thomas Tuchel dalam wawancara usai laga. Jude Bellingham juga terekam memeluk Mpasi dalam pertandingan sebagai gestur apresiasi.
Namun, performa impresif Mpasi saat berjumpa Inggris bukanlah kebetulan. Sebelumnya, ia juga melakukan hal serupa. Kala berhadapan dengan Kolombia, Mpasi bahkan membuat jumlah penyelamatan yang lebih banyak (8). Sayangnya, RD Kongo kalah 0-1. Mpasi kemudian tidak mencatatkan saves ketika RD Kongo imbang 1-1 dengan Portugal. Namun, ini karena Portugal yang hanya menciptakan satu peluang yang berujung gol tersebut. Mpasi lantas menggagalkan satu kesempatan dalam kemenangan 3-1 atas Uzbekistan. Menurut Opta, 14 penyelamatan milik Mpasi merupakan yang terbanyak keenam di antara semua kiper di Piala Dunia 2026 per 3 Juli.
2. Karier klub Lionel Mpasi tidak mengesankan
Penampilan apik Lionel Mpasi di Piala Dunia 2026 makin mengagumkan jika melihat kiprahnya di level klub sepanjang 2025/2026. Pasalnya, ia sangat minim bermain karena hanya berperan sebagai pelapis bagi Mory Diaw di Le Havre. Selama semusim, penggawa yang memakai nomor punggung 77 itu cuma tampil 4 kali di Ligue 1 Prancis.
Andai menarik data secara menyeluruh, kita bahkan dapat menyimpulkan karier Mpasi di klub memang tidak terlalu gemilang. Sebelum 2025/2026, ia tidak pernah merasakan kompetisi level tertinggi. Di tingkat senior, Mpasi cuma mengoleksi 124 penampilan di Ligue 2, 3 penampilan di Ligue 3, dan 10 penampilan di Coupe de France.
3. Lionel Mpasi impresif di tim nasional, termasuk bersama Prancis U-17
Piala Dunia 2026 merupakan bukti teranyar terkait karier Lionel Mpasi yang bertolak belakang antara di tim nasional dan klub. Sebab, sebelum Piala Dunia 2026, Mpasi memang cukup membanggakan di kancah internasional. Pria bernama lengkap Lionel Mpasi-Nzau ini bahkan merupakan penjaga gawang utama Timnas Prancis U-17 di EURO 2011 dan ketika menembus perempat final Piala Dunia 2011.
Mpasi memang lahir di Prancis pada 1 Agustus 1994. Pada 2022, ia memutuskan untuk melakukan naturalisai dan membela RD Kongo yang merupakan negara orangtuanya. Sampai akhir Piala Dunia 2026, Mpasi tercatat telah mengoleksi 32 caps. Ia juga bertugas sebagai pemain nomor satu dalam dua ajang mayor terakhir . Mpasi mengantarkan RD Kongo ke semifinal Piala Afrika 2023 dan 16 besar edisi 2025.
Lionel Mpasi berhasil melanjutkan performa impresifnya di kancah internasional selama Piala Dunia 2026. Menarik untuk menantikan apakah penampilan ini bisa meningkatkan kariernya di level klub. Sebagai catatan, Mpasi baru bergabung dengan Le Havre pada musim panas 2025 dan terikat kontrak sampai 2027.