Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi logo Manchester United
ilustrasi logo Manchester United (unsplash.com/larry_rw)

Intinya sih...

  • Manchester United resmi memecat Ruben Amorim setelah 14 bulan menukangi tim.

  • Amorim membawa MU ke final Liga Europa, tetapi posisi keenam di Premier League dinilai tidak sesuai ekspektasi.

  • Keputusan diambil demi memberikan tim peluang terbaik untuk meraih posisi tertinggi di Liga Inggris.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Manchester United resmi mendepak Ruben Amorim dari kursi pelatih. Keputusan ini diambil setelah pelatih asal Portugal tersebut menukangi Setan Merah selama 14 bulan.

Laga terakhir Amorim bersama Manchester United terjadi saat menghadapi Leeds United pada Minggu (4/1/2026). Pertandingan tersebut berakhir imbang 1-1 dan membuat MU tertahan di posisi keenam klasemen sementara Premier League.

“Ruben Amorim telah meninggalkan jabatannya sebagai Pelatih Kepala Manchester United,” tulis pernyataan resmi klub di laman Manchester United pada Senin (5/1).

Ruben Amorim ditunjuk sebagai manajer MU pada November 2024. Selama masa kepemimpinannya, ia sempat mencatat pencapaian penting dengan membawa Manchester United melaju hingga final Liga Europa yang digelar di Bilbao.

Namun, posisi MU yang masih berada di peringkat keenam Premier League dinilai belum sesuai ekspektasi manajemen. Klub menyebut keputusan ini diambil dengan pertimbangan matang demi masa depan tim.

“Ini disebut MU membuat pimpinan klub dengan berat hati memutuskan bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan perubahan,” tulis pernyataan klub.

“Keputusan ini diambil demi memberikan tim peluang terbaik untuk meraih posisi tertinggi yang memungkinkan di Liga Inggris,” lanjut Manchester United.

“Klub mengucapkan terima kasih kepada Ruben atas kontribusinya dan mendoakan yang terbaik untuk kariernya ke depan,” sambung pernyataan resmi tersebut.

Sebelumnya, mengutip The New York Times, Amorim sempat menyinggung adanya ketegangan antara dirinya dengan pihak klub. Ia menegaskan, perannya bukan sekadar pelatih, melainkan manajer dengan kewenangan penuh.

“Ini akan terus seperti ini selama 18 bulan atau sampai dewan memutuskan untuk mengganti saya,” kata Amorim dikutip The New York Times.

“Saya tidak akan mundur. Saya akan tetap bekerja sampai ada orang lain yang datang menggantikan saya,” sambungnya.

Editorial Team