Jakarta, IDN Times - Manchester United mengalami kesulitan saat menjual Andre Onana di bursa transfer musim panas 2026 nanti, setelah peminjamannya ke Trabzonspor selesai. Selain karena performa yang terus menurun hingga sepi peminat, proses Onana juga terganjal dengan masalah bisnis.
ESPN melansir, MU kesulitan menjual Onana karena gajinya yang terlampau tinggi. Banyak klub peminat mundur karena angka yang diminta tak sesuai dengan performa di lapangan
Onana sempat menerima gaji 170 ribu poundsterling atau setara Rp4 miliar per pekannya. Namun, gaji Onana menurun drastis menjadi 120 ribu poundsterling atau senilai Rp2,84 miliar per pekan usai MU gagal lolos ke Liga Champions musim 2024/25.
