Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Manchester United Susah Jual Onana, Gajinya Ketinggian
ilustrasi stadion Manchester United (pexels.com/Biswash Lamichhane)
  • Manchester United kesulitan menjual Andre Onana karena gajinya terlalu tinggi dan performanya menurun, membuat banyak klub mundur dari negosiasi.
  • MU masih memantau situasi kiper mereka, termasuk kemungkinan menjual Altay Bayindir dan memperpanjang kontrak Tom Heaton sebagai opsi sementara.
  • Senne Lammens muncul sebagai solusi di posisi kiper MU setelah tampil solid meski sempat melakukan beberapa kesalahan di pertandingan penting.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Manchester United mengalami kesulitan saat menjual Andre Onana di bursa transfer musim panas 2026 nanti, setelah peminjamannya ke Trabzonspor selesai. Selain karena performa yang terus menurun hingga sepi peminat, proses Onana juga terganjal dengan masalah bisnis.

ESPN melansir, MU kesulitan menjual Onana karena gajinya yang terlampau tinggi. Banyak klub peminat mundur karena angka yang diminta tak sesuai dengan performa di lapangan

Onana sempat menerima gaji 170 ribu poundsterling atau setara Rp4 miliar per pekannya. Namun, gaji Onana menurun drastis menjadi 120 ribu poundsterling atau senilai Rp2,84 miliar per pekan usai MU gagal lolos ke Liga Champions musim 2024/25.

1. MU masih pikir-pikir jual Onana

Sebenarnya, sampai sekarang MU juga masih memantau perkembangan dalam sektor kiper. Sebab, ada potensi MU kehilangan sejumlah kiper dengan potensi Altay Bayindir dijual di musim panas 2026.

Sinyalnya begitu kuat karena Bayindir cuma main 17 kali selama tiga tahun bermarkas di Old Trafford. Sebagai jalan keluar, MU sementara ini bergantung pula pada Tom Heaton yang bisa saja kontraknya diperpanjang.

2. Onana bakal balik?

Legenda Kamerun, Geremi Njitap, meyakini jika Onana akan kembali ke MU di musim panas 2026 nanti. Kehadiran Michael Carrick di kursi pelatih, menurut Geremi, bisa mengubah nasib eks kiper Inter Milan dan Ajax Amsterdam tersebut.

"Saya kenal Andre dengan baik dan selama membela MU, ada hal-hal yang tak mendukungnya. Bukan cuma dia. Tapi percayalah, kedatangan Michael Carrick membuat semuanya menjadi positif, termasuk untuknya," ujar Geremi, dikutip Telecom Asia.

3. Lammens sudah jadi solusi buat MU

MU sebenarnya sudah menemukan solusi atas masalah kiper yang sempat dialaminya. Senne Lammens, yang sempat diragukan kapasitasnya, justru mampu menjawab harapan seluruh elemen MU akan kebutuhan kiper tangguh.

Lammens menjadi pilar utama di bawah mistar gawang Setan Merah dan beberapa kali menjadi penyelamat. Meski, di sejumlah kesempatan, termasuk saat menang atas Liverpool 3-2, Lammens sempat melakukan blunder konyol.

Editorial Team