Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ManCity Juara Piala FA, Tumbangkan Chelsea di Final
Para pemain dan staf Manchester City merayakan gelar juara di atas lapangan usai menaklukkan Chelsea FC 1-0 pada final FA Cup Final 2026 di Wembley Stadium, Sabtu (16/5/2026). Kemenangan ini mengakhiri dua kekalahan beruntun City di final sekaligus menjadi trofi Piala FA ketiga era Pep Guardiola. (FOTO: AFP/ADRIAN DENNIS)
  • Manchester City menjuarai Piala FA 2026 usai menundukkan Chelsea 1-0 di Wembley, lewat gol tunggal Antoine Semenyo pada babak kedua yang memastikan dominasi mereka di laga final.
  • Laga berlangsung intens dengan City mendominasi penguasaan bola dan Chelsea berjuang melalui serangan balik cepat, namun pertahanan disiplin City berhasil menggagalkan peluang The Blues.
  • Kemenangan ini menjadi trofi domestik kedua bagi pasukan Pep Guardiola musim ini, sementara Chelsea kembali gagal meraih gelar meski sudah tampil di final dengan skuad muda mereka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Manchester City kembali menegaskan dominasinya setelah menjuarai Piala FA 2025/26. The Citizens mengalahkan Chelsea FC dengan skor tipis 1-0 dalam final panas yang digelar di Stadion Wembley, Sabtu (16/5/2026) malam WIB.

Gol tunggal Antoine Semenyo pada babak kedua menjadi pembeda dalam laga penuh tensi tersebut. Kemenangan ini sekaligus menghadirkan trofi domestik kedua bagi pasukan Pep Guardiola musim ini setelah sebelumnya mengangkat Carabao Cup.

Berikut jalannya pertandingan final antara Manchester City melawan Chelsea.

1. Manchester City mendominasi permainan sejak duel dimulai

Final Piala FA 2026 berlangsung ketat sejak duel dimulai. ManCity langsung mengambil inisiatif serangan melalui permainan cepat yang dikomandoi Erling Haaland dan Jeremy Doku.

Di sisi lain, Chelsea dipaksa bertahan dalam tekanan tinggi hampir sepanjang babak pertama. Mereka sulit mengembangkan permainan lantaran sulit menguasai bola.

ManCity beberapa kali menciptakan peluang berbahaya. Haaland bahkan sempat membobol gawang Chelsea, namun gol tersebut dianulir wasit karena offside dalam proses serangan. Situasi itu memicu atmosfer panas di Wembley.

The Blues berusaha keluar dari tekanan lewat serangan balik cepat yang dipimpin Cole Palmer dan Joao Pedro. Namun, lini belakang Manchester City tampil disiplin dan mampu mematahkan sejumlah peluang penting.

2. Chelsea tertinggal lewat gol Semenyo

Drama besar terjadi ketika Chelsea dua kali meminta penalti usai Joao Pedro dan Jorrel Hato dijatuhkan di kotak terlarang. Akan tetapi, wasit tetap melanjutkan pertandingan dan keputusan tersebut memancing protes keras dari kubu The Blues.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit 72. Berawal dari serangan balik cepat yang dibangun Haaland, bola dikirim ke sisi kanan sebelum diteruskan menjadi umpan matang di depan gawang. Semenyo muncul tanpa pengawalan dan sukses menaklukkan Robert Sanchez untuk membawa Manchester City unggul 1-0.

Selepas gol tersebut, pertandingan semakin terbuka. Chelsea meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan, sementara Manchester City memilih bermain lebih efektif lewat serangan transisi cepat.

Chelsea sempat mendapat peluang emas di menit akhir melalui Pedro Neto dan Rori Delap. Namun penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat peluang tersebut gagal menjadi gol penyama kedudukan.

Di sisi lain, Robert Sanchez tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan penting yang mencegah City menambah keunggulan. Meski demikian, Chelsea tetap gagal membongkar pertahanan solid tim asuhan Guardiola.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Manchester City.

3. ManCity sudah dua gelar, tapi Chelsea mengenaskan musim ini

Trofi ini mempertegas dominasi Guardiola di kompetisi domestik Inggris sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Manchester City masih menjadi kekuatan utama sepak bola Inggris musim ini.

Sementara bagi Chelsea, kekalahan di final Piala FA 2026 menjadi pukulan besar setelah gagal memanfaatkan sejumlah momentum penting sepanjang pertandingan. The Blues kembali harus mengakhiri musim tanpa trofi di tengah proyek besar pembangunan skuad muda mereka.

Susunan pemain

Chelsea: Robert Sanchez; Wesley Fofana, Levi Colwill, Jorrel Hato, Malo Gusto; Reece James/Rori Delap (81’), Moises Caicedo, Marc Cucurella/Pedro Neto (74’); Enzo Fernandez, Cole Palmer, Joao Pedro/Alejandro Garnacho (86’).

ManCity: James Trafford; Nico O’Reilly, Marc Guehi, Abdukodir Khusanov, Matheus Nunes; Rodri/Mateo Kovacic (65’), Bernardo Silva, Jeremy Doku, Omar Marmoush/Rayan Cherki (46’); Antoine Semenyo, Erling Haaland.

Editorial Team