Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ManCity Mau Tiru Keajaiban Real Madrid dalam Misi Mustahil di Liga Champions
ilustrasi Manchester City (unsplash.com/Jonny Gios)
  • Manchester City tertinggal 0-3 dari Real Madrid di leg pertama, namun tetap yakin bisa membalikkan keadaan pada laga leg kedua di Etihad Stadium.
  • Bernardo Silva menegaskan timnya ingin meniru mentalitas dan keajaiban Real Madrid di Liga Champions dengan menciptakan atmosfer penuh keyakinan di kandang sendiri.
  • Silva menekankan pentingnya menjaga pertahanan agar tidak kebobolan lebih dulu, karena hal itu menjadi kunci untuk menjaga peluang comeback Manchester City.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Manchester City belum mengibarkan bendera putih dalam duel melawan Real Madrid di leg 2 babak 16 besar Liga Champions. Meski tertinggal dengan skor 0-3, ManCity masih yakin bisa comeback dalam duel di Etihad Stadium, Rabu dini hari WIB (18/3/2026).

Manajer ManCity, Pep Guardiola, sebelumnya sudah mengakui jika peluang buat comeback begitu tipis. Kelolosan ManCity, bagi Guardiola, bahkan harus bergantung pada keajaiban.

Namun, gelandang kreatif ManCity, Bernardo Silva, percaya keajaiban bisa terjadi. Maka dari itu, Silva berharap ManCity bisa menciptakan malam indah di Etihad.

"Rasanya, kami harus menciptakan malamnya ManCity. Kami juga dikelilingi keraguan ketika banyak orang tak percaya bisa membalikkan keadaan," kata Silva dilansir Manchester Evening News.

1. Madrid bisa, kenapa ManCity nggak

Silva menyatakan, keajaiban di Liga Champions bukan hal mustahil. Madrid selalu bisa melakukannya dan menjadikan Liga Champions sebagai kompetisi favorit sejak lama. Bagi pria Portugal itu, karakter Madrid perlu ditiru dan diterapkan ManCity dalam duel nanti.

"Madrid punya banyak malam yang mengesankan, terutama dalam beberapa tahun terakhir. Kami mau menciptakan atmosfer keyakinan di stadion dengan kecepatan, dan ingin menginjeksi nya agar tak tersiksa dengan tekanan, mencetak gol. Dengan satu gol, atmosfer di lapangan akan berbeda," ujar Silva.

2. Madrid sebenarnya sudah membuktikan di leg 1

Madrid, menurut Silva, sudah membuktikan keajaiban dan membalikkan prediksi orang-orang di leg 1. Ketika main tanpa Kylian Mbappe, Jude Bellingham, dan Rodrygo Goes, Los Blancos malah tampil menggila hingga membantai ManCity tiga gol tanpa balas.

"Apa yang kami perlukan adalah fokus, bersiap, menciptakan atmosfer yang membuat orang-orang percaya masih ada kesempatan. Pasti menjadi malam yang sulit dan kami harus menciptakan situasi penuh kegembiraan," ujar pria Portugal tersebut.

3. Gak boleh kebobolan lebih dulu

Kunci untuk bisa menciptakan keajaiban, menurut Silva, adalah ManCity gak boleh kebobolan lebih dulu. Jika skenario itu yang terjadi, maka The Citizens bisa kerepotan.

"Kami tahu tidak boleh kebobolan. Karena jika itu terjadi, pertandingan akan berakhir. Kami harus percaya dengan pertahanan sendiri," kata Silva.

Editorial Team