Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi Chelsea (pexels.com/gina bichsel)
ilustrasi Chelsea (pexels.com/gina bichsel)

Intinya sih...

  • Chelsea tahu komunikasi intens Maresca dengan ManCity.

  • Komunikasi tersebut tentu berkaitan erat dengan rencana suksesi manajerial di Etihad Stadium.

  • Chelsea sudah punya kandidat pengganti Maresca.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kabar mengejutkan datang di balik layar berakhirnya kerja sama antara Enzo Maresca dan Chelsea. Juru taktik asal Italia itu dilaporkan sempat menjalin komunikasi dengan klub rival, saat masih aktif bertugas di Stamford Bridge.

Rival yang dimaksud adalah Manchester City. Jurnalis kenamaan Inggris, David Ornstein, menyebut Maresca dan manajemen The Citizens sudah menjalin komunikasi terkait kans menggantikan Pep Guardiola.

1. Chelsea tahu komunikasi intens Maresca dengan ManCity

Hal tersebut diduga menjadi salah satu pemicu ketidakharmonisan antara manajemen klub dengan Maresca, yang berujung perpisahan pada Kamis (1/1/2026). Namun, Maresca tidak menutupi komunikasinya dengan ManCity kepada Chelsea.

Maresca bahkan sudah dua kali menginformasikan kepada manajemen Chelsea terkait pembicaraan tersebut. Dia dilaporkan telah memberi tahu petinggi Chelsea mengenai pembicaraan itu pada dua kesempatan berbeda, yakni akhir Oktober dan pertengahan Desember 2025.

2. Kandidat utama pengganti Guardiola?

Komunikasi tersebut tentu berkaitan erat dengan rencana suksesi manajerial di Etihad Stadium. Maresca, yang pernah menjadi asisten Pep Guardiola, dibidik sebagai kandidat kuat andai sang mentor memutuskan hengkang.

Masa bakti Guardiola memang akan berakhir pada Juni 2027 mendatang, setelah nyaris cabut pada akhir musim 2024/25. Belum ada bocoran lebih lanjut terkait rencana Guardiola, kembali memperpanjang kontrak atau mencari petualangan baru.

3. Chelsea sudah punya kandidat pengganti

Chelsea kini sudah memiliki kandidat pengganti Maresca. Sosok yang dibidik adalah Liam Rosenior, pelatih klub Ligue 1, Strasbourg.

Kinerja Rosenior membuat sejumlah petinggi kepincut. Terlebih, Strasbourg berada di bawah induk perusahaan Chelsea, BlueCo.

Editorial Team