Malang, IDN Times - Manajemen Arema FC angkat bicara mengenai adanya tudingan pengaturan skor terhadap klub tersebut. Chief executive Officer (CEO) Arema FC, Agoes Soerjanto, meminta publik tidak buru-buru menuduh mantan presiden klub mereka, Iwan Budianto, sebagai pelaku kasus tersebut.
"Tudingan yang ada kan itu masih disiarkan di televisi. Jangan sampai kita itu asal menuduh. Jangan sampai mengorbankan sportivitas," ujarnya Kamis (21/2).
Pada acara Mata Najwa Jilid 4, Rabu (20/2) seorang perangkat pertandingan menyebut Iwan Budianto dengan inisial IB sebagai salah satu pelaku pengaturan skor. Ia dituding meminta perangkat pertandingan untuk memenangkan Arema dalam dua pertandingan, yaitu saat melawan Bhayangkara dan Borneo FC.
