Pelatih interim MU, Darren Fletcher, mengungkap faktor yang membuat timnya sulit melepaskan diri dari belenggu inkonsistensi. Akar masalahnya adalah soal mental dan kepercayaan diri.
Kondisi itu dapat diperparah jika kebobolan lebih dulu. Buktinya, mereka tidak mampu comeback usai dijebol Brajan Gruda (12') dan Danny Welbeck (64'). Hanya satu gol yang mampu dicetak tuan rumah, lewat Benjamin Sesko pada menit 85.
"Tanpa ragu (skuad sedang kehilangan kepercayaan diri). Lalu, ketika kebobolan satu gol, rasa percaya diri mereka semakin jatuh. Kepercayaan diri adalah salah satu hal paling kuat dalam sepak bola, jadi ketika Anda tidak memilikinya, harus menggali lebih dalam, berjuang, bertahan, bertarung, bekerja keras, dan memenangkan pertandingan, barulah kepercayaan diri itu kembali," kata Fletcher di laman resmi klub.