Potret Maarten Paes saat Timnas Indonesia melawan Jepang di SUGBK, Jumat (15/11/2024). (IDN Times/Bimo Haryoyudhanto).
Kehadiran Paes dibutuhkan untuk menambah persaingan di sektor penjaga gawang. Sebab, komposisi kiper Ajax yang dihuni Vitezslav Jaros, Joeri Heerkens, Paul Reverson, dan Remko Pasveer tergolong kurang ideal.
Jaros selaku kiper utama tak memiliki pesaing kuat. Pasveer sudah menginjak 42 tahun, sementara sisanya kurang berpengalaman, mengingat usianya yang masih di bawah 21 tahun.
Situasi tersebut yang membuat Ajax serius memantau Paes. Transfer pada akhirnya dituntaskan, bersamaan dengan Pasveer yang diboyong Heracles Almelo.
"Setelah kami mendapat informasi soal adanya minat konkret terhadap Remko Pasveer, kami langsung bergerak cepat. Kami telah memantau Maarten selama beberapa musim dan senang karena kini berhasil membawanya ke Ajax," kata Direktur Sepak Bola Ajax, Marijn Beuker di laman resmi klub.