Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mau Rumput JIS Bagus Atau Tidak, Persija Tetap Incar Kemenangan
Peresmian jersey baru Persija untuk musim kompetisi 2025/2026 di Jakarta International Stadium (JIS), pada Sabtu (26/7). (dok. Pemprov DKI Jakarta)
  • Persija Jakarta kembali bermain di Jakarta International Stadium setelah enam bulan, menghadapi PSM Makassar pada pekan ke-22 Super League 2025/26.
  • Pelatih Mauricio Souza menegaskan timnya tidak terlalu memikirkan kondisi rumput JIS dan fokus beradaptasi demi meraih kemenangan.
  • Pemain Fabio Calonego menilai atmosfer JIS sangat kuat dan intimidatif, memberikan keuntungan besar bagi Persija saat bermain di kandang sendiri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Setelah enam bulan lamanya, Persija Jakarta akhirnya kembali main di Jakarta International Stadium (JIS). Kesempatan itu datang dalam laga pekan 22 Super League 2025/26.

Pada Jumat (20/2/2026) malam WIB, Persija akan jumpa PSM Makassar di JIS. Namun, kembalinya Macan Kemayoran ke sini dihantui isu rumput yang dikabarkan masih tidak bagus. Dikhawatirkan, hal itu bisa mempengaruhi performa Persija.

1. Tidak peduli soal rumput JIS

Pesepak bola Persija Jakarta Alan Cardoso (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Bali United Maouri Ananda (kedua kanan) pada pertandingan BRI Super League di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Minggu (14/9/2025). (ANTARA FOTO/Fauzan/rwa.)

Terlepas dari isu rumput yang buruk ini, pelatih Persija, Mauricio Souza mengaku tidak peduli. Sudah sering dia melihat timnya main di stadion berbeda, sehingga mereka harus terus adaptasi dengan ragam kondisi rumput.

"Itu (rumput JIS) adalah hal yang tidak terlalu kami pikirkan. Kadang kami main di GBK, kadang di sini. Beberapa kali kami main di Solo. Kami harus beradaptasi sepanjang waktu dengan kondisi yang ada," kata Souza dalam sesi jumpa pers jelang laga.

2. Sudah sering bicara soal JIS

Laga uji coba Persija Vs Arema FC di JIS. (Dok. Media Officer Arema FC)

Souza mengaku, tak mau bicara banyak soal rumput JIS karena pada dasarnya dia sudah sering berkomentar soal itu. Pada awal musim, dia memang rutin mengkritik rumput JIS yang dianggap mengganggu permainan Persija.

"Saya sudah bicara pada kalian berkali-kali tentang JIS, tentang stadion-stadion lain. Jadi tidak banyak yang perlu dikomentari. Kami harus memberikan yang terbaik di laga nanti (lawan PSM)," kata Souza.

3. JIS punya atmosfer yang mencekik

Potret Jakmania mendukung Persija di JIS saat melawan Persita, Minggu (19/1/2025). (Dok. Persija).

Pemain Persija, Fabio Calonego, menyebut seiring pengalamannya main di berbagai stadion, dia jadi punya penilaian sendiri. Khusus JIS, ada sebuah atmosfer mencekik yang bikin lawan sulit main di sana.

"Soal rumput, GBK terbaik. Tapi di JIS, suporter kami sangat berpengaruh. Stadion ini terlihat seperti kawah atau panci panas, dengan atmosfer yang intimidatif. Sulit bagi lawan Persija untuk bermain di sini," kata Calonego.

Editorial Team