Habib Diarra pulang ke Sunderland dari Piala Afrika 2025 sebagai juara. Ia bermain 4 kali dari 7 pertandingan yang dilakoni Senegal di ajang yang berlangsung di Maroko tersebut. Diarra kembali membela Sunderland pada 24 Januari 2026 saat berhadapan dengan West Ham United. Namun, ia hanya tampil sebagai pengganti sejak awal babak kedua. Sunderland kalah 1-3 dan West Ham mencetak seluruh golnya ketika Diarra belum ada di lapangan.
Sunderland memberikan respon yang tepat pada Senin (2/2/2026). Mereka membantai Burnley 3-0. Diarra bermain sebagai starter pada laga ini. Ia membayar kepercayaan dengan mencetak satu gol pada menit 32. Gol pertama yang tercipta pada menit 9 juga sebetulnya berasal dari tendangannya. Namun, Premier League menyatakannya sebagai bunuh diri Axel Tuanzebe. Sementara, gol terakhir dibuat Chemsdine Talbi pada menit 72 dan Diarra mendapat standing applause ketika digantikan Lutsharel Geertruida 8 menit berselang.
Penampilan kontra Burnley tersebut menjadi bukti paling sahih terkait potensi besar Diarra sekaligus mempertegas statusnya sebagai pemain termahal Sunderland. Sayangnya, ia belum bisa menunjukkannya secara konsisten akibat cedera serta keterlibatan di Piala Afrika 2025. Sunderland jelas berharap Diarra mulai bisa melakukannya pada paruh kedua 2025/2026. Dengan bantuannya, bukan tidak mungkin mereka menembus kompetisi Eropa pada 2026/2027.