Cristiano Ronaldo sering disebut sebagai pesepak bola yang ambisius. Namun, Lionel Messi sebenarnya sama saja. Itulah salah satu alasan kenapa ia tetap berusaha menampilkan performa terbaiknya meski sudah tidak muda lagi.
Ambisi paling dekat sudah tercapai. Ia berhasil memberikan trofi MLS Cup untuk Inter Miami, sekaligus yang pertama untuk klub dengan warna kebesaran pink ini. Kemenangan mereka tidak cuma menandai tonggak sejarah klub, tetapi juga menunjukkan kemampuan Messi untuk menginspirasi dan mengubah sebuah tim.
Messi juga baru saja membukukan rekor pribadi lainnya. Ia sekarang telah melampaui Ferenc Puskas sebagai pemain dengan jumlah assist terbanyak dengan 405 assist. Catatan itu diciptakan setelah membuat sebiji assist saat Inter Miami mengalahkan New York City di Final Wilayah Timur Playoff MLS Cup 2025.
Rekor lainnya, tentu saja Piala Dunia 2026. Messi memang sudah menjuarai Piala Dunia 2022, tetapi turnamen mendatang akan memiliki arti tersendiri baginya. Jika menang, mungkin belum akan mengalahkan rekor Pele. Namun, setidaknya bisa melewati capaian Diego Maradona yang hingga sekarang masih dianggap sebagai dewa sepak bolanya Argentina.
Jika Cristiano Ronaldo sedang mengobrak-abrik Saudi Pro League, Lionel Messi mengejar rekor demi rekor sambil membuat para pemain bertahan MLS seperti bocah. Ia akan terus menggali keajaiban dari kariernya yang telah cemerlang. Usianya mungkin sudah menua, tetapi hasratnya untuk menjadi tetap hebat masih sama kuat seperti sebelumnya.