Chelsea memecat Enzo Maresca pada Kamis (1/1/2026). Ini terjadi 2 hari setelah mereka hanya bermain imbang 2-2 dengan AFC Bournemouth di Stamford Bridge. Lagi-lagi, Chelsea gagal mempertahankan keunggulan. Mereka memang tertinggal oleh gol David Brooks pada menit keenam. Namun, Cole Palmer (15’) dan Enzo Fernandez (23’) mampu membalikkan keadaan. Nahas, gawang Robert Sanchez dibobol Justin Kluivert hanya berselang 4 menit setelah gol Fernandez.
Seri kontra Bournemouth tersebut sebetulnya masih lebih baik dibanding hasil pada 27 Desember 2025. Chelsea kebobolan dua gol pada babak kedua sehingga kalah 1-2 dari Aston Villa. Menariknya, tren negatif ini diawali dengan hasil yang menjanjikan. Chelsea tertinggal dua gol pada babak pertama ketika berhadapan dengan Newcastle United pada 20 Desember 2025. Mereka membawa pulang satu angka dari St. James’ Park setelah mencetak sepasang gol pada bababak kedua.
Kegagalan Enzo Maresca mempersembahkan kemenangan dalam tiga pertandingan terakhirnya sebagai pelatih Chelsea bukan menjadi penyebab tunggal pemecatannya. Jika benar demikian, Maresca seharusnya angkat kaki pada 1 dari 4 momen pertama dalam daftar di atas. Menurut sejumlah laporan, Chelsea mendepak juru taktik asal Italia tersebut karena konflik dengan manajemen. Dilansir The Guardian, ada juga unsur rasa saling percaya yang hilang setelah Maresca disebut berdiskusi dengan Manchester City perihal menjadi suksesor Pep Guardiola.