Eric Abidal (twitter.com/ChampionsLeague)
Lahir dari keluarga Katolik, Abidal memutuskan untuk jadi mualaf pada 2007. Ketika itu, dia tengah dalam masa transisi kepindahan dari Olympique Lyon menuju Barcelona. Ketika resmi memeluk Islam, Abidal begitu taat. Lewat ibadah, dia menemukan ketenangan.
"Semua berlangsung secara alami. Saya menjadi muslim bukan karena istri semata, tetapi ini adalah berkah. Saya menemukan ketenangan, dan siap menerima Islam secara menyeluruh dalam diri ini," ujar Abidal.
Abidal bukanlah pemain kaleng-kaleng. Semasa jadi pemain, dia sering mempersembahkan gelar mayor. Bersama Lyon, dia meraih tiga trofi Ligue 1 dan satu gelar Trophee des Champions.
Lanjut bersama Barcelona, Abidal mempersembahkan empat gelar LaLiga, dua trofi Copa del Rey, dan dua mahkota Liga Champions. Dia juga adalah runner-up Piala Dunia 2006 bersama Timnas Prancis.