Sean Dyche baru berhenti sebagai pelatih Burnley pada 15 April 2022. Manajemen memecat pria yang sudah berkuasa sejak 30 Oktober 2012 tersebut karena performa Burnley yang mengkhawatirkan di Premier League 2021/2022. Terbukti, Burnley pada akhirnya terdegradasi setelah 6 musim beruntun bermain di kompetisi ini bersama Dyche. Mike Jackson menemani Burnley sebagai pelatih interim dalam delapan pertandingan terakhir. Mereka duduk di posisi 18.
Burnley lantas memulai era baru setelah menunjuk Vincent Kompany pada Juli 2022. Pria asal Belgia ini datang dengan kinerja impresif selama melatih Anderlecht. Kompany pun langsung menunjukkan kemampuannya. Ia membawa Burnley menjuarai Championship 2022/2023 dengan meyakinkan. Mereka meraih 101 poin, unggul hingga 10 angka dari Sheffield United yang ada di bawahnya. Selain hasil akhir, Kompany juga membuat Burnley menjadi tim yang atraktif dalam bermain.
Namun, Burnley kurang tangguh untuk menerapkan gaya bermain serupa di EPL 2023/2024. Meski memiliki hingga 18 pemain baru, mereka terdegradasi setelah menempati posisi 19 dengan 24 poin. Burnley berselisih hingga 8 angka dari Nottingham Forest di posisi 17. Ironisnya, dua tim promosi lain juga kembali ke Championship. Luton Town menempati posisi 18 dengan 26 poin, sedangkan Sheffield United menjadi juru kunci dengan 16 angka.
Burnley memiliki banyak kesempatan untuk selamat dari degradasi di EPL 2025/2026. Mereka menyisakan 17 pertandingan per 9 Januari 2026. Mampukah Burnley melakukannya atau malah menambah daftar ini?