Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko berstatus sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026. Meski begitu, mereka kurang difavoritkan untuk merebut gelar juara karena secara kekuatan masih di bawah negara-negara unggulan. Namun, tidak menutup kemungkinan kejutan bisa terjadi, apalagi mereka mendapat dukungan penuh dari publik sendiri. Jika menilik sejarah, ada sejumlah negara yang berhasil menjuarai Piala Dunia saat menjadi tuan rumah.
6 Negara yang Menjuarai Piala Dunia saat Menjadi Tuan Rumah

1. Uruguay jadi negara pertama yang menggelar dan memenangkan Piala Dunia pada 1930
Piala Dunia pertama kali digelar di Uruguay pada 1930 silam. Uruguay sebagai tuan rumah mengawali perjalanannya di Grup 3 bersama Peru dan Rumania. Mereka pun berhasil menumbangkan kedua lawannya dengan skor 1-0 dan 4-0.
Uruguay kemudian melaju ke semifinal guna melawan Yugoslavia. Mereka tampil sangat dominan sehingga menang telak 6-1. Pada partai puncak, Uruguay dipertemukan dengan Argentina. Uruguay sempat dibuat kesulitan dan tertinggal 1-2 pada babak pertama. Namun, mereka mampu membalikkan keadaan pada babak kedua sehingga menang dengan skor 4-2. Uruguay pun mengukir sejarah sebagai negara pertama yang memenangkan Piala Dunia.
2. Italia berhasil menjuarai Piala Dunia 1934 di negara sendiri
Selang 4 tahun kemudian, giliran Italia yang berstatus sebagai tuan rumah Piala Dunia 1934. Pada edisi kali ini, tidak ada fase grup dan langsung memasuki babak 16 besar. Amerika Serikat menjadi rintangan pertama bagi Italia. Tanpa kesulitan berarti, Italia menang dengan skor 7-1.
Italia mendapat lawan tangguh pada perempat final, yaitu Spanyol. Duel pun berakhir imbang 1-1 meski sudah melewati babak tambahan. Oleh sebab itu, pertandingan kembali digelar keesokan harinya. Pada pertemuan kedua ini, Italia mampu menumbangkan Spanyol dengan skor 1-0. Mereka kemudian ditantang oleh Austria pada semfinal. Italia berhasil unggul cepat pada menit 10. Keunggulan itu bertahan hingga peluit akhir berbunyi dan membuat mereka melaju ke final.
Dalam partai perebutan gelar juara, Italia bertemu Cekoslowakia. Cekoslowakia lebih dulu memecah kebuntuan pada menit 76. Namun, tak berselang lama, Italia menyamakan kedudukan pada menit 81. Karena skor tetap 1-1 hingga waktu normal berakhir, duel dilanjutkan ke babak tambahan. Italia kembali mencetak gol pada menit 95 dan akhirnya keluar sebagai juara setelah menang 2-1.
3. Satu-satunya trofi Piala Dunia Inggris diraih saat menjadi tuan rumah pada 1966
Inggris dipercaya menjadi tuan rumah di Piala Dunia 1966. Inggris kemudian tergabung di Grup 1 bersama Meksiko, Prancis, dan Uruguay. Mereka pun tampil gemilang sehingga lolos sebagai juara grup. Itu terjadi berkat kemenangan 2-0 atas Meksiko dan Prancis serta hasil imbang 0-0 kontra Uruguay.
Inggris lantas melaju ke perempat final guna melawan Argentina. Mereka pun diuntungkan setelah satu pemain Argentina diganjar kartu merah pada menit 35. Kendati begitu, Inggris hanya menang tipis dengan skor 1-0. Pada semifinal, Inggris berhadapan dengan Portugal. Kemenangan 2-1 berhasil diraih Inggris.
Saat final, Inggris mendapat perlawanan sengit dari Jerman Barat. Inggris sempat unggul 2-1, tetapi kemenangan tersebut harus tertunda usai Jerman Barat mencetak gol pada menit 89. Duel pun berlanjut ke babak tambahan. Sir Geoff Hurst kemudian menjadi pahlawan berkat brace-nya sehingga Inggris menang 4-2 dan merengkuh trofi Piala Dunia 1966.
4. Dipercaya menjadi tuan rumah Piala Dunia 1974, Jerman Barat berhasil keluar sebagai juara
Jerman Barat dipilih menjadi tuan rumah Piala Dunia 1974. Format pada edisi kali ini cukup unik, yang mana fase grup digelar sebanyak dua kali. Jerman Barat awalnya tergabung di Grup 1 bersama Chile, Australia, dan Jerman Timur. Mereka mampu menumbangkan Chile dan Australia dengan skor 1-0 dan 3-0. Namun, saat bersua negara serumpun, Jerman Timur, Jerman Barat justru kalah 0-1.
Karena lolos sebagai runner-up Grup 1, Jerman Barat melanjutkan kiprahnya di Grup B dengan menghadapi Yugoslavia, Swedia, dan Polandia. Kali ini, mereka berhasil menyapu bersih kemenangan. Jerman Barat menang 2-0 atas Yugoslavia, 4-2 atas Swedia, serta 1-0 kontra Polandia.
Jerman Barat menembus final dan berhadapan dengan juara Grup A, Belanda. Belanda sempat mengejutkan tuan rumah dengan unggul cepat pada menit 2 lewat penalti. Namun, pada menit 25, giliran Jerman Barat mendapat penalti dan menyamakan kedudukan. Jerman Barat bahkan berbalik unggul jelang babak pertama berakhir. Pada babak kedua, tidak ada gol yang terjadi sehingga Jerman Barat mengamankan trofi berkat kemenangan 2-1.
5. Argentina meraih trofi Piala Dunia pertamanya ketika menjadi tuan rumah pada 1978
Piala Dunia 1978 diselenggarakan di Argentina. Format yang digunakan juga masih sama dengan edisi sebelumnya. Argentina selaku tuan rumah tergabung di Grup 1 bersama Italia, Prancis, dan Hungaria. Saat melawan Hungaria dan Prancis, Argentina menang 2-1. Mereka kemudian tumbang di tangan Italia dengan skor 0-1. Argentina pun finis sebagai runner-up grup.
Setelah itu, perjuangan Argentina berlanjut di Grup B yang diisi oleh Brasil, Polandia, serta Peru. Argentina berhasil membungkam Polandia dan Peru dengan skor 2-0 dan 6-0. Namun, saat melawan Brasil, mereka bermain imbang 0-0. Meski begitu, Argentina bisa keluar sebagai juara grup karena unggul selisih gol dari Brasil.
Argentina melangkahkan kaki ke final guna melawan Belanda. Sempat membuka keunggulan pada menit 38, Argentina justru kebobolan pada menit 83. Penentuan pemenang pun berlanjut pada babak tambahan. Argentina kemudian tampil lebih mendobrak sehingga mencetak dua gol lagi. Mereka akhirnya menang 3-1 atas Belanda dan meraih trofi Piala Dunia untuk pertama kalinya.
6. Berstatus sebagai tuan rumah Piala Dunia 1998, Prancis berhasil memenangkan trofi usai mengalahkan juara bertahan
Negara terakhir yang menjuarai Piala Dunia saat menjadi tuan rumah ialah Prancis. Momen itu terjadi di Piala Dunia 1998. Perjalanan Prancis bermula di Grup C yang dihuni Saudi Arabia, Afrika Selatan, dan Denmark. Mereka pun melaju mulus dengan menaklukkan Saudi Arabia 3-0, Afrika Selatan 4-0, serta Denmark 2-1.
Pada babak 16 besar, Prancis dibuat kerepotan oleh Paraguay. Mereka ditahan imbang 0-0 pada waktu normal. Namun, gol tunggal Laurent Blanc pada menit 113 menjadi penyelamat bagi Prancis. Perjuangan mereka kian berat setelah dipertemukan dengan Italia pada perempat final. Kedua tim sampai harus melalui babak penalti untuk menentukan pemenang. Beruntung, Prancis bisa menyingkirkan Italia dengan skor 4-3.
Mereka kemudian ditantang Kroasia pada semifinal. Meski tertinggal lebih dulu, Prancis akhirnya menang 2-1. Satu lawan tersisa yang dihadapi Prancis ialah sang juara bertahan, Brasil. Namun, alih-alih berjalan sengit, Prancis justru mampu memdominasi. Mereka pun menang menyakinkan dengan skor 3-0 dan berhasil mengamankan trofi Piala Dunia 1998.
Sudah cukup lama tidak ada negara tuan rumah Piala Dunia yang meraih gelar juara. Lantas, akankah salah satu dari Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mengakhiri penantian tersebut di Piala Dunia 2026?