Jakarta, IDN Times - Bintang Brasil, Neymar, tengah menghadapi tuntutan hukum dari chef pribadinya. Dia disomasi oleh chef pribadinya atas tuduhan kerja paksa yang memaksa telah bekerja selama 16 jam dalam beberapa hari beruntun.
Tuntutan ini bermula ketika chef pribadi Neymar diminta untuk bekerja di rumahnya kawasan Casa Hotel Portobello, Mangaratiba, Rio de Janeiro, sejak Juli 2025 hingga Februari 2026. Saat itu, dilansir Metropoles, chef tersebut mengaku diminta bekerja sejak pukul 07.00 hingga 17.00 sore.
Jam kerja tersebut berlaku sejak Senin hingga Kamis. Sementara, pada Jumat, dia diminta bekerja sampai pukul 16.00. Tapi kenyataannya, chef tersebut sering dipaksa lembur bahkan sampai nyaris tengah malam. Tak cuma itu, dia juga sering tak mendapatkan libur karena sering masuk hingga akhir pekan.
