Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Neymar Dituntut Chef Akibat Kerja Rodi, Kasih Makan 150 Orang
Ilustrasi chef sedang menyiapkan hidangan (pixabay.com/Pexels)
  • Neymar digugat oleh chef pribadinya atas tuduhan kerja paksa setelah diminta bekerja hingga 16 jam per hari tanpa libur di rumahnya di Mangaratiba, Rio de Janeiro.
  • Chef mengaku sering melayani hingga 150 tamu Neymar setiap hari, menyebabkan ia harus lembur sampai malam dan mengalami cedera fisik akibat beban kerja berat.
  • Tuntutan hukum telah diajukan ke Pengadilan Ketenagakerjaan, dengan permintaan ganti rugi sekitar Rp846 juta termasuk kompensasi lembur dan biaya perawatan medis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Bintang Brasil, Neymar, tengah menghadapi tuntutan hukum dari chef pribadinya. Dia disomasi oleh chef pribadinya atas tuduhan kerja paksa yang memaksa telah bekerja selama 16 jam dalam beberapa hari beruntun.

Tuntutan ini bermula ketika chef pribadi Neymar diminta untuk bekerja di rumahnya kawasan Casa Hotel Portobello, Mangaratiba, Rio de Janeiro, sejak Juli 2025 hingga Februari 2026. Saat itu, dilansir Metropoles, chef tersebut mengaku diminta bekerja sejak pukul 07.00 hingga 17.00 sore.

Jam kerja tersebut berlaku sejak Senin hingga Kamis. Sementara, pada Jumat, dia diminta bekerja sampai pukul 16.00. Tapi kenyataannya, chef tersebut sering dipaksa lembur bahkan sampai nyaris tengah malam. Tak cuma itu, dia juga sering tak mendapatkan libur karena sering masuk hingga akhir pekan.

1. Neymar sering bawa sampai 150 orang ke rumah

Hal ini, menurut kesaksian chef tersebut, bisa terjadi karena Neymar sering membawa rekan-rekannya. Bahkan, Neymar membawa hingga 150 orang per hari ke rumahnya untuk sekadar bercengkrama.

Alhasil, chef tersebut sering bekerja sampai jam 23.00, bahkan tak mendapatkan hari libur. Dia juga sering melewatkan makan siang karena terlalu sibuk melayani Neymar dan rekan-rekannya.

2. Tuntutan sudah dilayangkan, ada keluhan fisik

Tuntutan kepada Neymar sudah dilayangkan chef tersebut ke Pengadilan Ketenagakerjaan Regional Pertama. Saat ini, tuntutan tersebut tengah dipelajari untuk ditindaklanjuti.

Dalam tuntutannya, chef tersebut juga mengakui sempat mengalami cedera fisik karena harus membawa banyak makanan yang berupa daging hingga 10 kilogram. Keluhan fisik yang dideritanya sering kali berupa inflamasi pinggul dan masalah punggung.

3. Minta ganti rugi nyaris Rp900 juta

Chef tersebut menuntut agar Neymar membayar denda, uang lembur, dan bonus kepadanya, akibat sering bekerja melewati batas waktu yang ditentukan. Tak cuma itu, dia juga meminta agar Neymar membayar perawatan medis atas masalah fisik yang dideritanya.

Setidaknya, chef itu menuntut 262 ribu real Brasil atau setara Rp846 juta atas kerugian yang dideritanya.

Editorial Team