Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Pelatih Asing yang Membawa Inter Milan Menjuarai Serie A
ilustrasi San Siro (pixabay.com/dimitrisvetsikas1969)
  • Inter Milan memastikan gelar juara Serie A 2025/2026 usai menang 2-0 atas Parma, dengan pelatih Christian Chivu sukses membawa tim juara di musim debutnya.
  • Christian Chivu menjadi pelatih asing keempat yang menjuarai Serie A bersama Inter Milan, setelah Arpad Weisz, Helenio Herrera, dan Jose Mourinho.
  • Keberhasilan Chivu memutus dominasi pelatih lokal di Serie A menandai kembalinya era kejayaan Inter Milan di bawah arahan pelatih asing.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Inter Milan berhasil meraih gelar juara Serie A Italia 2025/2026. Kepastian tersebut didapat usai menang 2-0 atas Parma pada pekan ke-35. Inter Milan yang memiliki 82 poin sudah tak bisa dikejar Napoli atau AC Milan dengan tiga pertandingan tersisa.

Keberhasilan tersebut tak lepas dari peran penting sang pelatih, Christian Chivu. Ia langsung membawa Inter Milan menjadi juara Serie A pada musim pertamanya. Chivu sekaligus mematahkan dominasi para pelatih Italia yang selalu merajai Serie A sejak 2010/2011.

Chivu bukanlah pelatih asing pertama yang merengkuh gelar juara Serie A bersama Inter Milan. Berikut empat pelatih asing yang membawa Inter Milan menjuarai Serie A per 2025/2026.

1. Arpad Weisz membawa Inter Milan meraih gelar juara Serie A perdana pada 1929/1930

Arpad Weisz pernah menjadi pemain Inter Milan sebelum berganti peran sebagai pelatih pada 1926. Pelatih asal Hungaria tersebut menukangi Inter Milan pada tiga periode berbeda, yakni 1926--1928, 1929--1931, dan 1932--1934. Weisz membawa Inter Milan yang saat itu bernama Ambrosiana-Inter menjuarai musim perdana Serie A pada 1929/1930.

Selain Inter Milan, Weisz juga pernah mengasuh Bari, Novara, dan Bologna. Ia membawa Bologna merengkuh dua gelar juara Serie A beruntun pada 1935/1936 dan 1936/1937. Karier Weisz di Italia berakhir lebih cepat karena meningkatnya tensi politik di Italia jelang meletusnya Perang Dunia 2.

2. Helenio Herrera membawa Inter Milan tiga kali merajai Serie A

Helenio Herrera datang ke Inter Milan pada 1960 setelah meraih empat gelar juara LaLiga Spanyol bersama Barcelona dan Atletico Madrid. Periode kepelatihan pelatih asal Argentina tersebut sering dianggap sebagai yang terbaik dalam sejarah Inter Milan. Mereka mendapat julukan La Grande Inter karena sangat ditakuti di Italia bahkan Eropa.

Herrera mengusung taktik pertahanan gerendel atau yang lebih dikenal sebagai catenaccio. Taktik yang kemudian menjadi identitas sepak bola Italia. Selain itu, Herrera menerapkan metode kepelatihan berbeda dengan mendekati pemain baik di dalam maupun luar lapangan.

Herrera membawa La Beneamata meraih tiga gelar juara Serie A pada 1962/1963, 1964/1965, dan 1966/1967. Kesuksesan Herrera bersama Inter Milan berlanjut ke level Eropa. Inter Milan dibawanya meraih dua gelar juara Piala Champions pada 1963/1964 dan 1964/1965 serta runner-up pada 1966/1967. Herrera meninggalkan Inter Milan pada 1968 tetapi kembali pada 1973--1974.

3. Jose Mourinho memberikan dua gelar Serie A bagi Inter Milan

Inter Milan menunjuk Jose Mourinho sebagai pelatih pada 2008. Penunjukan tersebut tak lepas dari prestasi Mourinho yang membawa Chelsea dua kali menjuarai English Premier League (EPL). Mourinho juga pernah mengantar FC Porto menjadi juara Liga Champions 2003/2004.

Pelatih asal Portugal tersebut tak butuh waktu lama untuk memberikan trofi bagi La Beneamata. Mourinho langsung membawa Inter Milan menjuarai Serie A pada musim perdananya. Inter bahkan berselisih sepuluh poin dari Juventus dan Inter Milan.

Pada 2009/2010, Mourinho kembali mengantar Inter Milan merajai Serie A. Ia bahkan merengkuh treble winner setelah menjuarai Coppa Italia dan Liga Champions. Namun, ia justru meninggalkan Giuseppe Meazza pada akhir musim setelah menerima tawaran Real Madrid.

4. Christian Chivu membawa Inter Milan menjuarai Serie A 2025/2026

Christian Chivu ditunjuk menggantikan Simone Inzaghi sebagai pelatih Inter Milan pada musim panas 2025. Chivu merupakan bagian dari skuad Inter Milan ketika meraih treble winner bersama Jose Mourinho pada 2009/2010. Meski begitu, pengalaman Chivu sebagai pelatih terbilang minim karena hanya pernah mengasuh Parma selama setengah musim.

Pelatih asal Rumania tersebut langsung membawa Inter Milan merengkuh gelar juara Serie A pada musim pertamanya. Kemenangan 2-0 atas Parma pada pekan ke-35 memastikan perolehan poin Inter Milan tak bisa dikejar para pesaingnya dengan tiga pertandingan tersisa. Chivu masih berpeluang menambah satu trofi jika mampu mengalahkan Lazio pada final Coppa Italia.

Keberhasilan Chivu menjuarai Serie A Italia sekaligus memutus dominasi para pelatih lokal. Kali terakhir pelatih asing menjuarai Serie A adalah Jose Mourinho pada 2009/2010. Sayang, Chivu gagal mengikuti jejak Mourinho yang meraih treble winner karena Inter Milan takluk dari Bodo/Glimt pada play-off Liga Champions Eropa.

Empat pelatih asing di atas berhasil membawa Inter Milan meraih gelar juara Serie A. Mereka berhasil menaklukan kerasnya sepak bola Italia di tengah gempuran para pelatih lokal berkualitas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team