Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Pelatih Paling Sering Memainkan Pep Guardiola saat Jadi Pemain
ilustrasi penggemar Barcelona (pixabay.com/damonify)
  • Pep Guardiola meniti karier dari akademi La Masia hingga tim utama Barcelona, dilatih oleh enam pelatih yang paling sering memainkannya sepanjang perjalanan sebagai pemain profesional.
  • Johan Cruyff menjadi sosok paling berpengaruh dengan 212 laga bersama Guardiola, diikuti Louis van Gaal, Quique Costas, Bobby Robson, Lorenzo Serra Ferrer, dan Carlo Mazzone di berbagai klub.
  • Pengalaman bermain di bawah arahan pelatih-pelatih top tersebut membentuk dasar filosofi taktik Guardiola yang kemudian sukses besar saat menjadi pelatih di level klub elite Eropa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pep Guardiola disebut-sebut sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia sepak bola saat ini. Sejumlah insan sepak bola, termasuk sesama pelatih macam Juergen Klopp, menyebutnya genius. Bukti kehebatannya juga tertuang dalam taktik yang mengantarkan klub-klub asuhannya meraih prestasi.

Kapasitas Guardiola sebagai pelatih dipengaruhi pengalaman yang didapat saat berkarier sebagai pemain. Sepanjang kariernya, ia pernah bekerja di bawah arahan sejumlah pelatih top. Beberapa di antaranya masuk daftar enam pelatih yang paling sering memainkan Guardiola saat berkarier sebagai pemain profesional.

1. Johan Cruyff (212 laga) membawa Pep Guardiola ke level profesional

Pep Guardiola promosi ke tim utama Barcelona pada 1991/1992. Johan Cruyff adalah pelatih yang membawanya ke level profesional. Guardiola dilatih selama 5 tahun (1991–1996) oleh pelatih asal Belanda tersebut. Ia berkembang dari pemain pelapis menjadi pemain yang dibutuhkan tim. Hasilnya, ia bisa mencatatkan 212 laga, 4 gol, dan 19 assist selama dilatih Cruyff.

2. Pep Guardiola dilatih Louis van Gaal (81 laga) pada periode pertama

Louis van Gaal melatih Barcelona pada 2 periode berbeda. Periode pertama terjadi pada 1997–2000, sedangkan periode kedua terjadi pada 2002–2003. Pep Guardiola hadir pada periode pertama. Selama 3 musim, pria asal Spanyol itu mencatatkan 81 laga dengan mencetak 2 gol dan 16 assist. Ia sangat sering absen karena mengalami cedera lutut.

3. Quique Costas (59 laga) merupakan pelatih Pep Guardiola di La Masia

Sebelum bergabung dengan tim utama Barcelona, Pep Guardiola menimba ilmu di akademi Barcelona atau La Masia (1984–1991). Pelatih yang paling sering melatihnya di akademi adalah Quique Costas. Momen tersebut terjadi pada 1989–1991 sang pemain ada di tim U-19 dan Barcelona B. Torehan 5 gol dari 59 laga dicatatkan sang pemain.

4. Pep Guardiola hanya absen tujuh kali saat dilatih Bobby Charlton (53 laga)

Bobby Charlton melatih Barcelona pada 1996/1997 dengan memimpin 60 laga. Dalam kurun waktu tersebut, pelatih asal Inggris itu sangat mempercayakan lin tengah kepada Pep Guardiola. Ia ditugaskan sebagai petarung, tetapi juga aktif dalam menciptakan assist. Sang pemain menjalani 53 laga dengan mencetak 1 gol dan 10 assist. Itu artinya, ia hanya absen tujuh kali saat dilatih Charlton.

5. Pep Guardiola mulai tersingkir di Barcelona pada era Lorenzo Serra Ferrer (29 laga)

Penurunan performa Pep Guardiola di Barcelona terjadi pada 2000/2001 ketika dilatih Lorenzo Serra Ferrer. Kala itu, ia mulai sering dicadangkan dan menjadi pelapis dari duet Phillip Cocu dan Xavi Hernandez. Alhasil, ia hanya bisa mencatatkan 29 pertandingan dengan mencetak 2 gol dan 9 assist.

6. Carlo Mazzone (25 laga) menjadi satu-satunya pelatih yang membesut Pep Guardiola di Brescia

Setelah 10 tahun (1991–2001) membela Barcelona, Pep Guardiola pindah ke Brescia (2001/2002). Kala itu, ia hanya dilatih oleh satu pelatih, yakni Carlo Mazzone. Selama dilatih pria asal Italia itu, Guardiola mendapatkan menit bermain yang memuaskan. Akan tetapi, ia harus absen beberapa kali akibat sanksi doping. Oleh karena itu, ia hanya mencatat 25 laga, 3 gol, dan 2 assist.

Selain di Barcelona dan Brescia, Pep Guardiola juga pernah bermain di AS Roma (2002/2003), Al Ahli SC (2003–2005), dan Dorados Sinaloa (2006). Selain enam pelatih yang telah disebutkan, ia juga pernah dilatih Carles Rexach, Juanma Lillo, Fabio Capello, dan Augusto Inacio.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team