Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG_20260111_172535.jpg
Pertandingan antara Persib melawan Persija di Stadion GBLA, Kota Bandung, Minggu (11/1/2026). IDN Times/Debie Sutrisno

Intinya sih...

  • Wasit terlalu banyak bicara, mengganggu intensitas permainan Persija

  • Abai terhadap pelanggaran kasar pemain Persib, wasit tidak memberikan kartu kuning

  • Kesalahan individu menjadi pembeda dalam laga, Persib tampil kokoh dalam bertahan

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengkritik wasit asal Korea Selatan, Ko Hyung Jin, yang memimpin laga timnya lawan Persib Bandung di pekan 17 Super League 2025/26.

Dalam laga yang dihelat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) itu, Persib menang dengan skor tipis 1-0. Souza menyebut, wasit di laga ini jadi salah satu faktor kekalahan timnya.

1. Wasit terlalu banyak bicara

Persib vs Persija di Stadion GBLA. (Dok. Persija)

Dalam sesi jumpa pers selepas laga, Souza menyebut wasit terlalu banyak bicara dan memberi peringatan di laga ini. Hal itu berbuah pada seringnya laga terhenti, yang mengganggu intensitas permainan Persija.

"Setiap pelanggaran, wasit mendatangi pemain dan terlalu lama berbicara. Banyak waktu terbuang hanya untuk peringatan. Padahal, wasit tidak perlu banyak bicara. Jika memang ada pelanggaran, langsung beri keputusan," kata Souza.

2. Abai terhadap pelanggaran kasar pemain Persib

Persib vs Persija di Stadion GBLA. (Dok. Persija)

Dalam kesempatan yang sama, Souza mengakui Bruno Tubarao memang layak terkena kartu merah. Tindakannya mencerminkan ketidakdewasaan. Namun, dia juga heran wasit abai akan permainan kasar Persib.

"Mengenai kartu merah Bruno (Tubarao), keputusan tersebut memang benar. Reaksinya tidak dewasa. Namun menurut saya, pemain Persib seharusnya juga mendapatkan kartu kuning," ujar Souza.

3. Kesalahan individu yang bikin Persija kalah

Persib vs Persija di Stadion GBLA. (Dok. Persija)

Souza mengaku, kesalahan individu menjadi pembeda dalam laga kali ini. Namun, dia merasa Persib tampil kokoh dalam bertahan. Hal itu bikin para pemain Persija kesulitan.

"Kita tahu Persib tim dengan pertahanan terbaik. Tapi, mereka main dengan mengandalkan serangan balik. Persija kalah pertandingan ini dengan dua kesalahan individu," ujar Souza.

Editorial Team