Piala Dunia 2026 makin dekat. Sebanyak 48 negara peserta bakal bertarung mulai 11 Juni hingga 19 Juli mendatang. Turnamen ini bukan hanya arena bagi pemain untuk membuktikan kelasnya, melainkan juga ajang adu taktik bagi para pelatih. Menariknya, banyak pelatih muda yang siap mengadu peruntungannya di Piala Dunia 2026. Bukan sekadar ikut, mereka datang demi menunjukkan kemampuannya sebagai sosok muda berkualitas.
5 Pelatih Termuda di Piala Dunia 2026, Siap Adu Kualitas!

1. Julian Nagelsmann (38 tahun) siap tempur bersama Timnas Jerman
Julian Nagelsmann menjalani turnamen mayor keduanya bersama Timnas Jerman di Piala Dunia 2026. Sebelumnya, juru taktik 28 tahun ini memimpin Die Mannschaft di Euro 2024. Sayangnya, Nagelsmann hanya mampu membawa tim sampai ke perempat final.
Kini, Nagelsmann siap berbicara banyak di Piala Dunia 2026. Dengan kombinasi skuad muda dan berpengalaman, Timnas Jerman berambisi untuk melaju jauh. Sepanjang kualifikasi, Der Panzer juga menjanjikan dengan 5 kali menang dan 1 kali kalah dari 6 pertandingan.
Meski terbilang muda, Nagelsmann telah berpengalaman di dunia kepelatihan. Jerman berharap banyak kepada sosok kelahiran Landsberg am Lech ini. Sejak juara pada 2014 lalu, Timnas Jerman terpuruk. Dalam dua edisi pada 2018 dan 2022, Timnas Jerman tak pernah lolos dari fase grup. Dengan kehadirannya, Timnas Jerman dinilai bisa bersaing untuk juara.
2. Emerse Fae (42 tahun) bakal memimpin Timnas Pantai Gading
Emerse Fae merupakan sosok krusial di balik kelolosan Timnas Pantai Gading ke Piala Dunia 2026. Sejak kedatangannya, ia membawa tim berjulukan Les Elephants ini kompetitif dan tampil secara konsisten. Pencapaian paling prestisenya adalah raihan juara Piala Afrika 2023.
Dengan adanya generasi anyar, Timnas Pantai Gading mengandalkan nama-nama muda yang naik daun. Sebut saja macam Amad Diallo, Simon Adingra, hingga Yann Diomande. Fae yang baru berusia 42 tahun siap beradu taktik dan kualitas dengan negara lain di Piala Dunia 2026.
3. Sebastian Beccacece (45 tahun) siap memberi kejutan bersama Timnas Ekuador
Timnas Ekuador menjadi salah satu kejutan sepanjang kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL. Di bawah asuhan Sebastien Beccace, Ekuador mampu finis kedua di klasemen akhir. Dari 13 kali memimpin, ia membawa Ekuador meraih 5 kemenangan, 6 keimbangan, dan 1 kekalahan. Modal meyakinkan ini yang mengantarkan La Tri ke Piala Dunia 2026.
Bisa dibilang, Beccacece memberikan warna baru dalam permainan Ekuador. Meski pengalaman internasionalnya minim, juru taktik 45 tahun ini punya rekam jejak menjanjikan di level klub. Hal ini bisa dibuktikannya ketika menukangi Timnas Ekuador. Dengan performa selama kualifikasi, Ekuador berpotensi besar mampu bersaing di Piala Dunia 2026.
4. Pape Thiaw (45 tahun) akan menangani Timnas Senegal di Piala Dunia 2026
Pape Thiaw bakal memimpin Timnas Senegal di Piala Dunia 2026. Sebelumnya, pelatih 45 tahun ini membawa Senegal menjuarai Piala Afrika 2025. Meski diliputi kontroversi hingga gelar juara tersebut dicabut, hal ini tak menihilkan kekuatan The Lions of Teranga.
Terlepas dari hal tersebut, Timnas Senegal datang dengan ambisi besar ke Piala Dunia 2026. Tidak banyak perubahan dalam skuad selepas Piala Afrika 2025. Dengan kondisi ini, maka kekompakan tim menjadi keuntungan besar. Di bawah kendali Thiaw, Timnas Senegal akan berjuang untuk lolos ke fase gugur dan melaju sejauh mungkin di Piala Dunia 2026.
5. Lionel Scaloni (47 tahun) berambisi membawa Timnas Argentina juara lagi
Lionel Scaloni akan membuktikan kualitasnya sebagai pelatih muda penuh pengalaman. Sosok 47 tahun ini diharapkan bisa mempertahankan gelar juara bersama Timnas Argentina di Piala Dunia 2026. Setelah juara pada 2022 lalu, La Albiceleste masih menjadi favorit edisi kali ini.
Sepanjang kualifikasi, Scaloni menunjukkan kesiapannya. Timnas Argentina mengakhiri kualifikasi zona CONMEBOL di posisi teratas. Dari 18 laga, Timnas Argentina mengumpulkan 38 poin. Timnas Argentina meraih 12 kemenangan, 2 keimbangan, dan 4 kekalahan,
Dengan status juara bertahan, Scaloni berupaya untuk menghadirkan trofi ketiga Piala Dunia bagi publik Argentina. Melihat kondisi skuad, sejumlah perubahan terjadi dibandingkan ketika juara. Namun, mayoritas masih sama dengan Lionel Messi tetap menjadi andalan utama.
Nama-nama di atas bakal menunjukkan kualitasnya sebagai pelatih muda di Piala Dunia 2026. Selain mereka, edisi kali ini juga menjadi panggung bagi juru taktik senior yang penuh pengalaman. Ini membuat pertarungan adu taktik diprediksi berjalan dengan ketat. Akankah para pelatih muda tersebut membawa timnya menjuarai Piala Dunia 2026? Menarik dinantikan.