Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Pemain Afrika Tertajam dalam Sejarah UCL per Maret 2026
ilustrasi bola berlogo Liga Champions Eropa (unsplash.com/dreamyframing)

Sebagian pesepak bola Afrika mampu menunjukkan kehebatannya dalam mencetak gol kala bermain di Liga Champions Eropa (UCL). Mereka menjadi bagian penting lini depan bagi pencapaian klubnya masing-masing kala berkompetisi di UCL. Beberapa dari pemain Afrika mengukir rekor sebagai pemain tertajam di UCL.

Dilansir Opta, berikut empat pemain Afrika tersubur di UCL per Maret 2026.

1. Sadio Mane mencetak 27 gol dalam 64 laga UCL bersama Liverpool

Sadio Mane bermain di Liga Champions hanya bersama satu klub, yaitu Liverpool. Ia langsung tampil tajam kala menjalani musim debut di UCL dengan catatan 10 gol dalam 11 laga pada 2017/2018. Mane turut mengantarkan Liverpool mencapai final, tetapi gagal keluar sebagai juara setelah kalah 1-3 dari Real Madrid.

Ia kemudian menjadi pemain penting Liverpool kala menjuarai UCL 2018/2019 meski hanya mencetak 4 gol dalam 13 laga. Mane mencetak total 24 gol dalam 55 laga UCL bersama Liverpool pada 2017--2022. Ia lalu pindah ke Bayern Muenchen dan hanya bertahan semusim pada 2022/2023. Mane mencetak 3 gol dalam 9 laga UCL kala membela Bayern Muenchen.

2. Samuel Eto'o mengoleksi 30 gol dari 78 penampilan UCL kala membela lima klub berbeda

Samuel Eto'o tampil di Liga Champions bersama lima klub berbeda, yaitu Real Madrid, RCD Mallorca, Barcelona, Inter Milan, dan Chelsea. Ia menorehkan gol perdana di UCL kala membela RCD Mallorca pada 2001/2002. Eto'o kemudian sukses mengantarkan Barcelona menjuarai UCL sebanyak dua kali pada 2005/2006 dan 2008/2009. Ia menorehkan 16 gol dalam 38 laga selama 5 musim tampil di UCL bersama Barcelona.

Eto'o lalu menjadi sosok kunci bagi Inter Milan kala meraih gelar juara UCL 2009/2010 meski hanya mencetak 2 gol dalam 10 laga. Ia lalu menciptakan 8 gol dalam 10 laga UCL 2010/2011. Eto'o terakhir kali bermain di UCL kala berseragam Chelsea pada 2013/2014. Ia kala itu hanya mencetak 3 gol dalam 9 pertandingan. Secara keseluruhan, Eto'o mengoleksi 30 gol dalam 78 laga UCL.

3. Didier Drogba mengoleksi 44 gol dalam 92 laga UCL bersama tiga klub berbeda

Didier Drogba menjalani debut di Liga Champions kala mencetak 5 gol dalam 6 laga UCL bersama Olympique Marseille pada 2003/2004. Ia mencapai puncak kariernya kala berseragam Chelsea pada periode pertama 2004--2012. Drogba sukses mengantarkan The Blues meraih gelar juara UCL 2011/2012.

Ia sempat bermain di UCL untuk Galatasaray pada 2012--2014. Ia mencetak total 3 gol dalam 12 laga. Drogba kembali berseragam Chelsea selama semusim pada 2014/2015. Ia menorehkan 2 gol dalam 5 pertandingan UCL pada musim tersebut. Drogba mengoleksi total 44 gol dalam 92 laga UCL bersama Marseille, Chelsea, dan Galatasaray.

4. Mohamed Salah menorehkan 50 gol dalam 97 laga UCL kala membela empat klub berbeda

Mohamed Salah melakoni debut di UCL kala membela FC Basel pada paruh pertama 2013/2014. Ia langsung mencetak gol di laga debutnya kala FC Basel menang 2-1 atas Chelsea pada 18 September 2013. Sayangnya, Salah tidak menorehkan gol dan hanya bermain dalam dua laga UCL bersama Chelsea pada 2014/2015.

Ia sempat tampil di UCL ketika berseragam AS Roma dan mencetak 1 gol dalam 7 laga pada 2015/2016. Salah baru menunjukkan penampilan terbaik di UCL secara konsisten sejak membela Liverpool pada musim panas 2017. Ia menorehkan total 47 gol dalam 82 laga UCL bersama Liverpool per Maret 2026. Salah mengoleksi total 50 gol dalam 97 laga UCL bersama FC Basel, Chelsea, AS Roma, dan Liverpool. Ia menjadi pemain Afrika pertama yang mencapai 50 gol di UCL.

Keempat pemain Afrika di atas menjadi bagian dari sejarah Liga Champions berkat catatan golnya. Mereka masing-masing telah mengantarkan timnya meraih gelar juara UCL minimal sekali. Keempat pemain Afrika di atas layak menyandang status legenda UCL berkat pencapaian bersama klub dan rekor individu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy