Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
pertandingan sepak bola
pertandingan sepak bola (unsplash.com/Zach Rowlandson)

Intinya sih...

  • Ange-Yoan Bonny mencetak 5 gol dalam 19 laga, menjadi penggawa baru dengan kontribusi terbanyak untuk Inter Milan.

  • Petar Sucic mencetak satu gol dan dua assist setelah dimainkan sebagai starter dalam 13 laga Serie A.

  • Luis Henrique tampil impresif dengan peran yang lebih sentral, mengemas satu gol dan dua assist pada pertengahan musim Serie A.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Inter Milan sukses mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen usai melakoni laga ke-24 Serie A Italia 2025/2026. Tiga poin yang didapat dari kemenangan telak di markas Sassuolo pada pekan 24 membuat koleksi poin mereka menjadi 58, berjarak 8 poin dari AC Milan yang baru melakoni 23 laga per 10 Februari. 

Performa apik skuad asuhan Cristian Chivu sejak awal musim hingga tetap berada di puncak klasemen sejak pekan 15 tak terlepas dari kontribusi dari empat pemain baru di bawah ini. Lewat gol-gol yang telah diciptakan, kehadiran mereka mewarnai perjalanan Nerazzurri untuk merebut gelar juara pada akhir musim. Lantas, siapa saja pemain baru tersebut?

1. Ange-Yoan Bonny mencetak 5 gol dalam 19 laga

Ange-Yoan Bonny menjadi penggawa baru dengan koleksi gol terbanyak untuk Inter Milan sejauh Serie A musim ini berlangsung. Ia telah mengoleksi 5 gol dan 4 assist dari total 19 kali kesempatan bermain. Salah satu golnya merupakan penentu kemenangan di markas AS Roma pada pekan 7. Pada laga sebelumnya, ia juga bersinar dengan mengemas 1 gol dan 3 assist dalam kemenangan atas Cremonese.

Sebelumnya, Inter Milan mengumumkan striker berpaspor Prancis tersebut sebagai penggawa baru pada 5 Juli 2025. Ia sepakat bergabung usai ditebus dari Parma dengan dana mencapai 23 juta euro (Rp458 miliar) serta kesepakatan kontrak berdurasi 5 musim. Di Serie A musim sebelumnya, ia mengoleksi 6 gol dan 4 assist.

2. Petar Sucic mencetak satu gol yang bersarang di gawang Fiorentina

Petar Sucic memulai langkah pertamanya di liga top Eropa pada 1 Juni 2025. Ia menerima pinangan Inter Milan usai menunjukkan progres apik bersama Dinamo Zagreb. Biaya transfer senilai 14,6 juta euro (Rp291 miliar) mewarnai kepindahan gelandang asal Kroasia itu ke Giuseppe Meazza.

Menit bermain yang didapat Sucic di Serie A 2025/2026 mengindikasikan usahanya untuk melewati masa adaptasi di bawah asuhan Cristian Chivu. Hingga pekan 24, ia telah dimainkan sebagai starter dalam 13 laga dan bermain selama 90 menit dalam 5 laga berbeda. Kepercayaan pelatih telah dijawab dengan sumbangan 1 gol dan 2 assist. Satu-satunya gol tersebut tercipta dalam kemenangan telak 3-0 atas Fiorentina pada pekan 9.

3. Luis Henrique mencetak gol pada pekan 24

Luis Henrique tampil impresif untuk Marseille berkat kemampuannya bermain di beberapa posisi berbeda hingga mampu mengemas 9 gol dan 10 assist pada 2024/2025. Statistik itu sukses membuat Inter Milan kepincut hingga memboyongnya ke Giuseppe Meazza pada Juni 2025. Dirinya ditebus dengan mahar sebesar 22,8 juta euro (Rp454 miliar) serta diikat kontrak berdurasi 5 musim.

Gelandang asal Brasil itu mendapat peran yang lebih sentral serta menit bermain yang makin meningkat pada pertengahan musim Serie A 2025/2026. Setelah rentetan performa solid sebagai gelandang, ia turut mencatatkan namanya di papan skor pada pekan 24 dan membawa timnya menang atas Sassuolo. Sebelum itu, ia juga telah menciptakan dua assist yang tercipta dalam duel kontra Como dan Cremonese.

4. Manuel Akanji tampil kokoh di jantung pertahanan dan telah mengemas satu gol

Manuel Akanji menjadi satu-satunya pemain berstatus pinjaman di daftar ini. Oleh Inter Milan, ia direkrut dari Manchester City untuk memperkuat tim hingga penghujung musim 2025/2026. Kesepakatan itu disertai kewajiban membeli secara permanen jika syarat tertentu dipenuhi. 

Bek asal Swiss itu hampir tak tergantikan sebagai tembok kokoh di jantung pertahanan Nerazzurri sejak debut pada pekan 3 hingga 24 Serie A 2025/2026. Selain melakukan tugas utamanya dengan optimal sebagai bek tengah, ia juga telah mengemas satu gol. Gol itu membawa Inter Milan menang telak 5-0 di markas Sassuolo pada pekan 24. 

Keempat pemain baru tersebut menjadi bukti keberhasilan Inter Milan dalam membangun skuad yang kompetitif sekaligus berorientasi masa depan. Kontribusi nyata lewat gol, assist, dan konsistensi permainan membuat Nerazzurri mampu menjaga stabilitas performa di tengah ketatnya persaingan Serie A. Jika tren positif ini terus terjaga hingga akhir musim, peluang Inter Milan untuk mengakhiri musim 2025/2026 dengan gelar juara akan semakin terbuka lebar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team