Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi gol dalam sepak bola
ilustrasi gol dalam sepak bola (pixabay.com/ChaosSoccerGear)

Intinya sih...

  • Armando Miranda mencetak brace 2 kali untuk Juventus pada 1962/1963

  • Nene mencetak brace untuk Juventus pada 1963/1964 selalu berbuah kemenangan

  • Chinesinho mencetak brace melawan klub Skotlandia untuk Juventus pada 1965–1968

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bremer bersinar saat Juventus melawat ke markas Parma pada pekan 23 Serie A Italia 2025/2026, Senin (2/2/2026) dini hari WIB. Selain melakukan tugasnya utamanya sebagai bek tengah dengan baik, ia juga menyumbang dua gol yang sekaligus membawa timnya menang telak 4-1. Berkat kontribusi itu, Bremer menjadi pemain dengan nilai terbaik (8,8) dari Fotmob.

Brace yang diciptakan Bremer di Ennio Tardini itu sekaligus menambah catatan apik pemain Brasil kala berseragam Juventus. Hingga 2 Februari 2026, terdapat enam talenta asal Negeri Samba yang mampu melakukannya. Menariknya, Bianconeri selalu meraih kemenangan ketika pemain-pemain Brasil tersebut mencetak dua gol dalam sebuah laga.

1. Dari total 12 gol, Armando Miranda 2 kali mencetak brace

Armando Miranda tercatat mengoleksi 12 gol kala menjadi bagian dari Juventus pada 1962/1963, seluruhnya tercipta di Serie A. Pada pekan 6 ajang tersebut, ia tampil moncer dengan mengemas brace serta membawa Bianconeri menang telak 3-0 atas Sampdoria. Kemudian, ia kembali melakukannya, mencetak brace, dalam duel kontra Catania pada pekan 11 yang berakhir dengan kemenangan telak 5-1 bagi Juventus sebagai tim tamu.

2. Brace Nene untuk Juventus pada 1963/1964 selalu berbuah kemenangan

Nene meneruskan jejak Armando miranda dengan berseragam Juventus pada 1963/1964. Dalam semusim itu, ia tampil tajam dengan mengemas 12 gol dalam 35 pertandingan. Ia menyita perhatian pada pekan 6 Serie A musim tersebut dengan mengemas brace yang berbuah kemenangan 3-1 atas AS Roma. Lalu, brace-nya yang lain kembali membawa Bianconeri meraih tiga poin saat berduel dengan Vicenza pada pekan 30. 

3. Chinesinho mencetak brace melawan klub Skotlandia

Chinesinho merupakan motor serangan Juventus selama 3 musim pada 1965–1968. Ia berkesempatan bermain dalam 111 laga dengan torehan 10 gol dan 5 assist. Salah satu kontribusi terbaiknya terjadi pada babak 16 besar Inter-Cities Fairs Cup 1966/1967. Dalam duel menghadapi klub Skotlandia, Dundee United, ia mencetak dua gol yang membawa Bianconeri menang telak 3-0.

4. Diego Ribas da Cunha mencetak brace untuk Juventus ke gawang AS Roma

Diego (Diego Ribas da Cunha) meniti karier sebagai pemain Juventus pada 2009/2010. Selama semusim itu, ia menjadi salah satu motor serangan andalan hingga menjebloskan 7 gol dan 18 assist dalam 47 laga. Peran apiknya telah terlihat sejak awal musim dengan mencetak brace ke gawang AS Roma pada pekan 2. Berkat gol-gol itu, Bianconeri meraih tiga poin dengan keunggulan 3-1 sebagai tim tamu.

5. Alex Sandro mencetak dua gol ke gawang Parma di Serie A 2020/2021

Alex Sandro masih memegang status sebagai pemain Brasil dengan koleksi penampilan terbanyak untuk Juventus. Selama 9 musim pada 2015–2024, ia mencatatkan 327 penampilan serta menyumbang 16 gol dan 32 assist. Di antara rentetan gol itu, ia pernah mencetak brace pada pekan 32 Serie A 2020/2021. Dua golnya membawa Bianconeri menang 3-1 di kandang sendiri.  

6. Berkat brace Bremer, Juventus menang telak di kandang Parma pada 2025/2026

Bremer menjadi sosok penting di jantung pertahanan Juventus sejak diboyong dari Torino pada 2022. Ia tampil tangguh sebagai bek tengah serta telah menyumbang 11 gol dan 4 assist dalam 107 penampilan. Duel melawan Parma pada pekan 23 Serie A 2025/2026 menjadi momen pertama kali baginya mencetak brace untuk Bianconeri. Gol-gol itu sekaligus menegaskan peran pentingnya sebagai bek yang mampu diandalkan untuk memecah kebuntuan. 

Bremer melanjutkan jejak apik para kompatriotnya di Juventus. Dua golnya ke gawang Parma tak hanya membuatnya sejajar dengan lima nama lainnya di daftar ini. Kontribusi tersebut juga membawa Juventus tetap bersaing di papan atas Serie A.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team