Matheus Cunha menjadi salah satu aktor penting di balik keberhasilan Manchester United (MU) mencuri tiga poin di markas Arsenal pada pekan 23 English Premier League 2025/2026. Bermain sebagai pemain pengganti sejak menit 69, ia muncul sebagai penentu kemenangan lewat gol yang tercipta pada menit 87, 3 menit usai tuan rumah menyamakan kedudukan lewat aksi Mikel Merino. Kontribusi tersebut sekaligus menghadirkan beberapa fakta menarik. Salah satunya ialah Cunha kini mengikuti jejak dua pemain Brasil lainnya yang pernah membobol gawang Arsenal untuk MU di Premier League per 27 Januari 2026.
3 Pemain Brasil yang Bobol Gawang Arsenal untuk MU di EPL

Intinya sih...
Arsenal menjadi klub pertama yang dibobol Rafael da Silva selama berlaga untuk MU di Premier League
Antony membobol gawang Arsenal pada laga debut di Premier League
Matheus Cunha mencetak gol penentu kemenangan untuk Manchester United di markas Arsenal di Premier League 2025/2026
1. Arsenal menjadi klub yang pertama kali dibobol Rafael da Silva selama berlaga untuk MU di Premier League
Rafael da Silva menjadi bagian dari Manchester United selama lebih dari 7 musim pada 2008–2015. Selama periode tersebut, ia diberi kesempatan bermain dalam 109 pertandingan dengan torehan 5 gol dan 11 assist di Premier League. Berkat kehadirannya sebagai seorang bek sayap, Setan Merah meraih tiga gelar juara.
Arsenal menjadi klub pertama yang dibobol Rafael selama tampil untuk Setan Merah di Premier League. Momen tersebut terjadi saat kedua tim bertarung di Emirates Stadium pada pekan 12 edisi 2008/2009. Sayangnya, gol tersebut tak berakhir dengan tiga poin lantaran The Gunners mengakhiri laga dengan keunggulan tipis 2-1 lewat brace Samir Nasri.
Setelah berpisah dengan MU pada 2015, pemilik enam caps untuk Timnas Brasil itu sempat mencicipi pertarungan di sepak bola Prancis dan Turki. Pada musim panas 2021, ia pulang ke Brasil untuk menerima tawaran Botafogo dan memutuskan pensiun pada awal 2025.
2. Antony membobol gawang Arsenal pada laga debut di Premier League
Antony tak mampu menunjukkan sentuhan terbaiknya selama berseragam Manchester United. Dalam 2,5 musim pada 2022–2025, ia mengemas 5 gol dan 3 assist dalam 62 laga Premier League. Dirinya tak memenangi gelar juara liga dan sempat mempersembahkan 1 trofi FA Cup dan 1 trofi Carabao Cup.
Sama seperti Rafael, Arsenal juga menjadi klub pertama yang dibobol Antony di Premier League sejak direkrut Setan Merah. Menariknya, momen tersebut terjadi dalam laga pertamanya di Premier League serta membawa MU menang 3-1 pada pekan 6 musim 2022/2023. Dalam duel yang berlangsung di Old Trafford itu, Antony dimainkan sejak menit pertama dan mencetak gol pembuka Setan Merah pada menit 35.
Petualangan Antony bersama MU resmi sepenuhnya berakhir pada musim panas 2025. Real Betis menebusnya secara permanen usai menunjukkan performa apik selama setengah musim sebagai pemain pinjaman. Situasi tersebut sekaligus menjadi momen bangkit baginya usai melewati masa-masa sulit di Old Trafford.
3. Matheus Cunha mencetak gol penentu kemenangan untuk Manchester United di markas Arsenal di Premier League 2025/2026
Matheus Cunha datang pada waktu yang tepat saat Manchester United bertamu ke markas Arsenal pada pekan 23 Premier League 2025/2026. Oleh Pelatih Michael Carrick, ia dimasukkan untuk menggantikan pencetak gol pertama, Bryan Mbeumo, pada menit 69, saat timnya unggul 2-1. Setelah The Gunners sempat menyamakan kedudukan pada menit 84, Cunha mencetak gol kemenangan MU pada menit 87 lewat sepakan melengkung dari luar kotak penalti.
Gol ke gawang Arsenal menjadi gol kelima Cunha selama berseragam MU. Lima gol itu tercipta berkat kepercayaan pelatih yang memainkannya dalam 22 laga di berbagai ajang. Statistik itu ditambah dengan dua assist.
Sebelumnya, Setan Merah mengeluarkan dana besar untuk merekrut Cunha. Pemain yang debut untuk Timnas Brasil pada 2021 itu ditebus dari Wolverhampton Wanderers seharga 74,2 juta euro (Rp1,47 triliun) pada musim panas 2025. Selain itu, ia juga diikat kontrak berdurasi 5 musim.
Tiga pemain Brasil tersebut meninggalkan jejak apik dalam sejarah pertemuan Manchester United dengan Arsenal. Masing-masing hadir dalam era berbeda, tetapi sama-sama mampu menciptakan momen krusial saat menghadapi salah satu rival berat di Premier League. Gol Rafael da Silva, Antony, hingga Matheus Cunha menunjukkan bahwa pemain asal Negeri Samba kerap menjadi pembeda bagi Setan Merah dalam laga besar.