Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
skuad Brighton and Hove Albion (twitter.com/OfficialBHAFC)
skuad Brighton and Hove Albion (twitter.com/OfficialBHAFC)

Intinya sih...

  • Stephen Dobbie membela Brighton hanya selama setengah musim, tampil 15 kali sebelum dipinjamkan ke Crystal Palace.

  • Kemy Agustien gagal menunjukkan permainan terbaiknya di Brighton, hanya diturunkan 17 kali sebelum dilepas gratis.

  • Tomer Hemed sempat memukau dengan 33 gol dan 12 assist sebelum dipinjamkan ke Queens Park Rangers.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Nomor punggung 10 selalu menjadi simbol kreativitas dan peran penting dalam dunia sepak bola, tak terkecuali di Brighton & Hove Albion. Sepanjang perjalanan klub, nomor ini telah dikenakan oleh sejumlah pemain yang memiliki karakter permainan berbeda-beda, mulai dari gelandang kreatif hingga penyerang eksplosif yang menjadi ujung tombak tim. Setiap pemain membawa gaya dan kontribusinya sendiri, menjadikan nomor 10 sebagai bagian menarik dari sejarah Brighton.

Dalam perkembangannya, Brighton bukan hanya mengandalkan nomor 10 sebagai ikon, tetapi juga sebagai pusat permainan yang bertanggung jawab dalam membangun serangan. Oleh karena itu, banyak pemain yang mengenakan nomor ini memiliki rekam jejak menarik baik dari sisi statistik maupun jejak karier selanjutnya. Beberapa di antaranya bahkan menjadi bagian penting dari era kebangkitan Brighton menuju jajaran tim kuat di Premier League.

Melihat kembali para pemain yang pernah memakai nomor ini bukan hanya memberi gambaran tentang perjalanan klub, tetapi juga bagaimana sebuah nomor punggung bisa mempengaruhi identitas tim. Setiap pemilik nomor 10 membawa dinamika, peran, serta performa yang meninggalkan jejak berbeda dalam sejarah Brighton.

1. Stephen Dobbie

Stephen Dobbie membela sejumlah klub kasta teratas Liga Inggris sewaktu aktif berkarier sebagai pemain. Brighton merupakan salah satu klub yang pernah disinggahinya. Dobbie merapat ke skuad The Seagulls pada awal musim 2012/2013 dari Swansea City.

Ia memakai nomor punggung 10 selama membela Brighton. Namun, Dobbie bertahan hanya selama setengah musim di sana. Ia tampil sebanyak 15 kali bersama Brighton di semua kompetisi. Pada musim dingin 2013, Dobbie dipinjamkan ke Crystal Palace. Ia lalu ditebus permanen pada musim berikutnya.

Saat ini, Robbie Dobbie sudah pensiun dari sepak bola profesional dan tidak aktif lagi di level kompetitif. Meskipun catatan statistiknya tidak lengkap di era modern, kontribusinya tetap dikenang sebagai bagian sejarah awal Brighton memakai nomor punggung sakral tersebut.

2. Kemy Agustien

Kepergian Dobbie membuat nomor punggung 10 Brighton sempat tanpa pemilik selama setengah musim. Barulah pada awal musim 2013/2014, nomor ini kembali dipakai. Sang pemain yang menggunakannya adalah Kemy Agustien. Ia merupakan rekrutan anyar Brighton pada musim panas 2013.

Agustien memakai nomor punggung 10 selama 2 musim bersama Brighton. Sayangnya, ia tak mampu menjadi pemain utama The Seagulls. Pemain berpaspor Jamaika ini hanya diturunkan sebanyak 17 kali di semua ajang. Alhasil, Agustien dilepas gratis ke klub Denmark, Vendsyssel FF, pada musim panas 2015.

Setelah meninggalkan Brighton, Agustien melanjutkan karier singkat di klub lain di luar Inggris sebelum pensiun dari sepak bola profesional. Meski statistiknya minim, ia tetap tercatat sebagai salah satu pemakai nomor 10 dalam sejarah klub.

3. Tomer Hemed

Kepemilikan nomor punggung 10 Brighton beralih kepada Tomer Hemed. Ia langsung dipercaya sebagai pemilik nomor sakral tersebut sejak awal kedatangannya pada musim panas 2015. Keputusan itu sepenuhnya tepat. Pasalnya, Hemed mampu bersinar sebagai mesin gol utama The Seagulls.

Selama 3 musim, ia sukses mengemas 33 gol dan 12 assist dari 108 pertandingan. Namun, Hemed gagal mempertahankan posisinya lebih lama. Kedatangan beberapa penyerang anyar membuatnya harus hengkang ke klub lain. Hemed sempat dipinjamkan ke Queens Park Rangers sebelum dilepas permanen ke Charlton Athletic.

Setelah periode puncaknya dengan Brighton, Hemed dipinjamkan ke Queens Park Rangers sebelum kontraknya berakhir. Ia kemudian melanjutkan karier di klub lain dan kini tidak lagi aktif di level tertinggi sepak bola Eropa.

4. Florin Andone

Kepergian Tomer Hemed tak membuat nomor punggung 10 Brighton lowong. Pasalnya, nomor tersebut langsung dipakai oleh pemain anyar The Seagulls, Florin Andone, sejak awal 2018/2019. Ia didatangkan untuk menambah ketajaman dan produktivitas Brighton.

Meski begitu, Andone gagal menunjukkan sinarnya. Ia tak mampu beradaptasi dengan baik di Inggris. Andone hanya bertahan semusim dengan catatan 30 penampilan bersama Brighton. Ia akhirnya dipinjamkan ke Galatasaray dan Cadiz. Puncaknya, Andone dilepas permanen ke Las Palmas pada musim panas 2022. Saat ini, Andone bermain untuk Atletico Baleares pada November 2024 dan telah memperpanjang kontraknya hingga tahun 2027.

5. Alexis Mac Allister

Tongkat estafet kepemilikan nomor punggung 10 Brighton terus berlanjut. Setelah Andone, giliran Alexis Mac Allister yang dipercaya sebagai pengguna nomor tersebut. Ia memakainya selama 3 musim penuh berseragam Brighton. Hal tersebut sejalan dengan aksi Mac Allister yang menjanjikan.

Ia menjelma jadi salah satu gelandang andalan The Seagulls. Pemain berusia 24 tahun itu menunjukkan kreativitasnya sebagai pengatur permainan tim. Secara keseluruhan, Mac Allister telah mengantongi 112 penampilan bersama Brighton. Tak ayal, Liverpool merekrutnya ke Anfield pada musim panas 2023. Setelah performa konsisten, Mac Allister direkrut oleh Liverpool pada tahun 2023 dan tetap bermain aktif di sana, termasuk tampil reguler di Liga Inggris dan kompetisi Eropa.

6. Julio Enciso

Julio Enciso adalah pemain muda Paraguay yang sempat menjadi pemilik nomor punggung 10 sebelum era 2025. Ia dikenal dengan kemampuan dribel cepat, kreativitas, dan gaya bermain flamboyan khas pemain menyerang Amerika Selatan. Meskipun masih muda, ia menunjukkan potensi besar sebagai bintang masa depan Brighton.

Pada musim 2022/23, Enciso mencatat 22 penampilan Premier League, dengan 4 gol dan beberapa assist, termasuk gol spektakuler yang dinominasikan untuk penghargaan. Total penampilannya untuk Brighton mencapai lebih dari 35 laga di semua kompetisi, dengan 6 gol serta sejumlah assist tambahan. Ia berkontribusi besar dalam permainan sayap dan lini serang fleksibel Brighton.

Julio Enciso bermain untuk klub Ligue 1 Prancis, RC Strasbourg Alsace. Dia bergabung dengan Strasbourg dari Brighton & Hove Albion pada September 2025 dengan kontrak selama empat tahun.

7. Georginio Rutter

Georginio Rutter bergabung dengan Brighton pada 2024 dari Leeds United dan mulai memakai nomor punggung 10 pada musim 2025/26. Ia memiliki gaya bermain modern: cepat, eksplosif, teknikal, dan sangat kreatif. Perannya tidak hanya sebagai winger atau penyerang, tetapi juga gelandang serang yang mengalirkan bola dan menciptakan peluang.

Rutter saat ini telah mencatat lebih dari 49 penampilan sejak bergabung, dengan total 7 gol dan 5 assist hingga musim 2025/26. Statistiknya menunjukkan ia lebih sering berperan sebagai kreator peluang dibandingkan finisher murni. Rutter juga banyak terlibat dalam fase build-up dan pergerakan antarlini, membuatnya cocok menempati nomor 10 dalam sistem Brighton yang dinamis.

FAQ seputar Pemain Brighton yang Pernah Memakai Nomor Punggung 10

Siapa pemilik nomor punggung 10 Brighton saat ini?

Georginio Rutter adalah pemain Brighton yang memakai nomor punggung 10 pada musim terbaru dan masih aktif membela klub.

Siapa pemain nomor 10 Brighton paling sukses secara statistik?

Tomer Hemed adalah salah satu pemain dengan statistik paling mencolok, mencatat lebih dari 100 penampilan dan mencetak 33 gol selama mengenakan nomor tersebut.

Apakah semua pemilik nomor 10 berposisi sebagai playmaker?

Tidak. Meski nomor 10 identik dengan gelandang kreatif, beberapa pemain Brighton yang memakainya justru berposisi sebagai striker seperti Hemed dan Andone.

Adakah pemain nomor 10 Brighton yang kemudian pindah ke klub besar?

Ya, Alexis Mac Allister pindah ke Liverpool setelah tampil gemilang bersama Brighton mengenakan nomor tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team