Julian Ryerson memiliki perjalanan karier yang mirip dengan Jadon Sancho. Ia mulai dikenal sebagai bek kanan berbakat ketika memutuskan pindah ke Jerman pada Juli 2018. Berbeda dengan Sancho, Ryerson kala itu bergabung dengan Union Berlin yang masih berkompetisi di 2. Bundesliga 2018/2019. Ryerson kemudian menjadi bagian dari sejarah Union Berlin ketika promosi ke Bundesliga untuk pertama kalinya pada 2019/2020. Performanya menunjukkan peningkatan selama bermain di Bundesliga bersama Union Berlin dengan catatan 2 gol dan 3 assist dalam 79 pertandingan pada Agustus 2019--Januari 2023.
Ryerson kemudian hengkang ke Borussia Dortmund pada Januari 2023. Ia perlahan membangun reputasinya sebagai salah satu bek sayap top Bundesliga selama berseragam Dortmund. Catatan terbaik Ryerson terjadi kala menorehkan 14 assist per pekan 33 Bundesliga 2025/2026. Meski tidak mencetak satu pun gol, rekor tersebut memberikan kontribusi besar bagi Dortmund yang memastikan finis sebagai runner-up Bundesliga 2025/2026. Ryerson berpeluang melampaui rekor Mkhitaryan jika mampu mencetak dua assist kala menghadapi Werder Bremen pada pekan terakhir Bundesliga.
Ketiga pemain di atas menunjukkan peningkatan karier secara signifikan usai tampil impresif bersama Dortmund. Namun, Sancho dan Mkhitaryan sama-sama memiliki nasib kurang beruntung ketika memutuskan hengkang dari Dortmund ke Manchester United. Keduanya gagal menampilkan performa apik usai dibeli MU dengan harga mahal pada bursa transfer musim panas. Ryerson sendiri belum menunjukkan indikasi ingin pindah ke klub lain setelah 2025/2026 dan Piala Dunia 2026. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan pemain asal Norwegia itu menjadi incaran klub-klub besar pada bursa transfer musim panas 2026.