Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Pemain Dortmund Mencetak Assist Terbanyak dalam 1 Musim Bundesliga
ilustrasi bendera berlogo Borussia Dortmund (pixabay.com/hpgruesen)

Borussia Dortmund menjadi salah satu klub Bundesliga Jerman yang secara konsisten mengembangkan potensi para pesepak bola berbakat dari berbagai belahan dunia. Tidak sedikit para pemain muda yang pernah membangun karier bersama Die Borussen mengukir rekor mentereng dalam sejarah Bundesliga. Salah satunya mencetak assist terbanyak dalam satu musim Bundesliga.

Menurut Opta, tercatat ada tiga pemain Dortmund yang mampu menorehkan catatan apik tersebut.

1. Jadon Sancho menciptakan 16 assist pada Bundesliga 2019/2020

Jadon Sancho mengambil keputusan berani ketika meninggalkan akademi Manchester City dan merantau ke Jerman demi bergabung dengan Borussia Dortmund pada musim panas 2017. Ia kala itu masih berusia 17 tahun. Sancho membuktikan langkah tersebut tepat bagi awal kariernya sebagai pesepak bola profesional. Ia membangun reputasi sebagai salah satu penyerang sayap berbakat Inggris yang sukses tampil apik secara konsisten bersama klub Bundesliga selama membela Dortmund pada periode pertama pada 2018--2021. Sancho mencetak 12 gol dan 14 assist dalam 34 pertandingan Bundesliga 2018/2019.

Ia kemudian menjalani musim terbaiknya selama berseragam Dortmund pada 2019/2020. Sancho menorehkan 17 gol dan 16 assist dalam 32 laga Bundesliga. Ia mengukir rekor sebagai pemain Dortmund dengan rekor assist tertinggi di Bundesliga. Hebatnya lagi, Sacnho menorehkan catatan apik tersebut saat usianya belum mencapai 21 tahun.

2. Henrikh Mkhitaryan menciptakan 15 assist pada Bundesliga 2015/2016

Henrikh Mkhitaryan mulai mencuri perhatian klub-klub besar Eropa ketika tampil fantastis bersama Shakhtar Donetsk pada 2010--2013. Ia kala itu mencetak 44 gol dan 23 assist dalam 106 pertandingan di berbagai kompetisi pada 2010--2013. Lebih detail, Mkhitaryan menunjukkan penampilan impresif dengan mencetak 25 gol dan 9 assist dalam 29 pertandingan Premier Liga Ukraina. Ia sempat menjadi incaran klub-klub besar, seperti Liverpool, Manchester United, dan Chelsea. Namun, Mkhitaryan memilih menerima tawaran bergabung dengan Borussia Dortmund yang kala itu dilatih Juergen Klopp pada musim panas 2013.

Ia memasuki musim terbaiknya di Dortmund ketika dilatih Thomas Tuchel pada 2015/2016. Mkhitaryan mencetak 11 gol dan 15 assist dalam 31 laga Bundesliga 2015/2016. Ia sukses mengantarkan Dortmund menjuarai DFB Pokal pada musim tersebut. Mkhitaryan kemudian hengkang dari Dortmund dan pindah ke Manchester United pada musim panas 2016.

3. Julian Ryerson menorehkan 14 assist per pekan 33 Bundesliga 2025/2026

Julian Ryerson memiliki perjalanan karier yang mirip dengan Jadon Sancho. Ia mulai dikenal sebagai bek kanan berbakat ketika memutuskan pindah ke Jerman pada Juli 2018. Berbeda dengan Sancho, Ryerson kala itu bergabung dengan Union Berlin yang masih berkompetisi di 2. Bundesliga 2018/2019. Ryerson kemudian menjadi bagian dari sejarah Union Berlin ketika promosi ke Bundesliga untuk pertama kalinya pada 2019/2020. Performanya menunjukkan peningkatan selama bermain di Bundesliga bersama Union Berlin dengan catatan 2 gol dan 3 assist dalam 79 pertandingan pada Agustus 2019--Januari 2023.

Ryerson kemudian hengkang ke Borussia Dortmund pada Januari 2023. Ia perlahan membangun reputasinya sebagai salah satu bek sayap top Bundesliga selama berseragam Dortmund. Catatan terbaik Ryerson terjadi kala menorehkan 14 assist per pekan 33 Bundesliga 2025/2026. Meski tidak mencetak satu pun gol, rekor tersebut memberikan kontribusi besar bagi Dortmund yang memastikan finis sebagai runner-up Bundesliga 2025/2026. Ryerson berpeluang melampaui rekor Mkhitaryan jika mampu mencetak dua assist kala menghadapi Werder Bremen pada pekan terakhir Bundesliga.

Ketiga pemain di atas menunjukkan peningkatan karier secara signifikan usai tampil impresif bersama Dortmund. Namun, Sancho dan Mkhitaryan sama-sama memiliki nasib kurang beruntung ketika memutuskan hengkang dari Dortmund ke Manchester United. Keduanya gagal menampilkan performa apik usai dibeli MU dengan harga mahal pada bursa transfer musim panas. Ryerson sendiri belum menunjukkan indikasi ingin pindah ke klub lain setelah 2025/2026 dan Piala Dunia 2026. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan pemain asal Norwegia itu menjadi incaran klub-klub besar pada bursa transfer musim panas 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy