Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi Premier League
ilustrasi Premier League (IDN Times/Mardya Shakti)

Intinya sih...

  • Thierno Barry mencetak lima gol di EPL 2025/2026, berpotensi mencapai dua digit gol.

  • Romelu Lukaku menjadi top skor sepanjang masa Everton di EPL dengan total 68 gol.

  • Gylfi Sigurdsson dan Richarlison juga mencetak dua digit gol di musim tertentu, sementara Dominic Calvert-Lewin melakukannya dua kali.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Thierno Barry mulai menemukan ketajamannya di English Premier League (EPL) 2025/2026. Barry adalah striker muda Prancis yang didatangkan Everton pada musim panas 2025. Ia sempat mandul dalam 14 penampilan pertamanya di EPL. Namun, sejak pecah telur pada pekan 15, Barry perlahan nyetel dan mulai mencetak gol demi gol.

Hingga pekan 23, Barry sudah mengoleksi lima gol di EPL 2025/2026. Itu termasuk 4 gol dalam 5 penampilan terbarunya. Jika terus on fire, Barry amat mungkin mencapai dua digit gol pada musim pertamanya di Inggris. Barry pun bisa menyusul para pemain Everton yang mencetak dua digit gol dalam semusim EPL berikut ini.

1. Romelu Lukaku selalu mencapai dua digit gol di EPL selama 4 musim membela Everton

Pertama, ada Romelu Lukaku, top skor sepanjang masa Everton di EPL. Lukaku mengoleksi total 68 gol di liga, rekor terbanyak bagi The Toffees dalam era Premier League. Hebatnya, Lukaku mencapai jumlah tersebut dalam hanya 4 musim pada 2013–2017. Ia juga selalu mencapai dua digit gol di EPL setiap musimnya.

Rekor terbaik Lukaku adalah 25 gol, yang dicapai pada 2016/2017. Ia pun sempat bersaing dengan Harry Kane di puncak daftar top skor meski akhirnya kalah empat gol. Lukaku juga menjadi pemain Everton pertama yang menembus 20 gol di kasta teratas Liga Inggris sejak Gary Lineker pada 1985/1986.

2. Wayne Rooney pulang ke Everton pada 2017/2018 dan mencetak sepuluh gol di EPL

Romelu Lukaku meninggalkan Everton pada musim panas 2017 dan bergabung ke Manchester United. Uniknya, Everton langsung mendapatkan penggantinya dari Setan Merah. Wayne Rooney dipulangkan The Toffees setelah 13 tahun berbaju Manchester United. Usia Rooney saat itu sudah 31 tahun, tetapi ia terbukti masih amat berkualitas.

Rooney akhirnya jadi top skor Everton pada 2017/2018 dengan sebelas gol. Sepuluh gol ia ciptakan di EPL, termasuk gol-gol ke gawang Manchester City, Arsenal, dan Liverpool. Rooney bahkan juga sempat membuat hattrick bagi Everton. Sayangnya, ia hanya menetap 1 tahun dan hengkang ke DC United pada musim panas 2018.

3. Gylfi Sigurdsson membuat 13 gol dan 6 assist di EPL 2018/2019

Pada 2018/2019, ada dua pemain Everton yang menembus dua digit gol di EPL. Salah satunya Gylfi Sigurdsson, gelandang serang asal Islandia. Dengan 13 gol dan 6 assist, Sigurdsson menjadi pemain Everton paling produktif di EPL musim tersebut.

Sayangnya, ketajaman Sigurdsson tak terus berlanjut. Dalam 2 musim berikutnya ia gagal menembus dua digit gol meski terus diandalkan Everton. Kariernya di Everton pun berakhir secara tragis pada 2022 karena dugaan keterlibatan kasus kejahatan. Sigurdsson meninggalkan Everton dengan catatan total 25 gol dalam 136 laga EPL.

4. Richarlison mencetak 43 gol di EPL selama 4 musim membela Everton

Richarlison juga membuat 13 gol bagi Everton di EPL 2018/2019. Padahal, itu adalah musim debut sang striker Brasil di Everton. Richarlison mencapai jumlah serupa di EPL 2019/2020. Koleksinya menurun pada 2020/2021 menjadi hanya tujuh gol di EPL. Namun, ia kembali menembus sepuluh gol pada 2021/2022 alias musim terakhirnya di Everton.

Maka, Richarlison membuat total 43 gol di EPL selama 4 musim di Everton. Ia juga masih menjadi pemain Everton terakhir yang mencetak dua digit gol semusim di EPL hingga kini. Namun, setelah hengkang dari Everton pun Richarlison belum kembali ke performa terbaiknya.

5. Dominic Calvert-Lewin dua kali mencapai dua digit gol semusim di EPL bersama Everton

Satu nama lagi adalah Dominic Calvert-Lewin, striker Inggris yang membela Everton pada 2016–2025. Selama 9 musim, Calvert-Lewin mencetak total 57 gol bagi The Toffees di EPL. Ia pun menempati peringkat ketiga daftar top skor Everton di Premier League. Namun, Calvert-Lewin ternyata hanya bisa dua kali menembus dua digit gol semusim.

Keberhasilan Calvert-Lewin terjadi dua musim beruntun. Ia membuat 13 gol di EPL 2019/2020 dan 16 gol pada musim berikutnya. Sialnya, Calvert-Lewin mulai sering cedera saat sedang tajam-tajamnya. Ia sering absen dan kesulitan kembali ke performa terbaik. Setelah membuat hanya tiga gol di EPL 2024/2025, Calvert-Lewin pun dilepas ke Leeds United.

Sejak Richarlison pada 2021/2022, belum ada lagi pemain Everton yang mencetak dua digit gol semusim di EPL. Namun, ada pemain yang berpotensi melakukannya pada 2025/2026 yaitu Thierno Barry. Bisakah Barry terus tajam dan menembus dua digit gol pada lanjutan Premier League musim ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team