Feyenoord mendapatkan tanda tangan Raheem Sterling secara cuma-cuma pada musim dingin 2026. Kepindahannya ini membawa harapan besar bagi peningkatan kualitas di dalam tim. Sebab, pemain asal Inggris ini punya pengalaman matang. Selain pernah membela Chelsea, ia juga mampu menjadi andalan ketika berkarier bersama Liverpool dan Manchester City.
Sterling sejatinya datang untuk memperbaiki kariernya. Musim 2024/2025 lalu, ia dipinjamkan kepada Arsenal. Namun, performanya kurang menjanjikan dalam 28 laga sehingga tidak dipermanenkan. Setelah kembali ke Chelsea pada musim panas 2025, ia kalah bersaing dengan nama-nama muda lain sehingga mengakhiri kontraknya bersama tim London itu.
Meski begitu, Sterling datang dengan deretan prestasi mentereng. Selama berkarier di Chelsea, ia mampu menghasilkan 19 gol dan 15 assist dari 81 penampilan di berbagai ajang. Dengan produktivitasnya tersebut, Feyenoord berharap besar terhadap kehadirannya di skuad. Ia dinilai bisa meningkatkan produktivitas gol demi membantu tim bersaing dalam perebutan titel juara.
Raheem Sterling kini bakal berupaya menemukan kembali sentuhan terbaiknya di Belanda. Dengan kontrak jangka pendek hingga akhir musim, ia punya kesempatan untuk membuktikan kualitasnya. Menarik dinantikan kiprahnya bersama Feyenoord pada sisa musim 2025/2026.