Atalanta menjadi tim kuda hitam di Serie A Italia. Kebijakan transfer mereka tidak hanya mendatangkan pemain asing, tetapi juga berani menebus talenta lokal Italia dengan harga selangit. Langkah ini membuktikan ambisi besar manajemen La Dea agar dapat bersaing di level tertinggi. Berikut adalah lima pemain Italia yang direkrut Atalanta dengan biaya transfer termahal per 27 Januari 2026.
5 Pemain Italia Termahal yang Dibeli Atalanta per 27 Januari 2026

Intinya sih...
Gianluca Scamacca (Rp553 miliar) pemain andalan Atalanta, absen musim 2024/2025 karena cedera ACL, kembali dengan kontribusi 27 gol dan 11 assist.
Giacomo Raspadori (Rp435 miliar) rekrutan anyar dari Atletico Madrid, pengalaman meraih scudetto, memberikan opsi penyerangan bagi Atalanta.
Raoul Bellanova (435 miliar) pilihan utama di Atalanta, berkontribusi dengan 1 gol dan 11 assist dalam 63 pertandingan.
1. Gianluca Scamacca (Rp553 miliar) melewatkan 2024/2025 karena cedera ACL
Gianluca Scamacca sempat berkiprah di English Premier League (EPL) pada 2022/2023 bersama West Ham United. Namun, dirinya kesulitan mendapatkan kesempatan bermain bersama klub tersebut. Pada musim panas 2023, Scamacca memutuskan untuk kembali ke Italia dengan bergabung Atalanta. Biaya kepindahannya saat itu mencapai 28 juta euro atau Rp553 miliar.
Pada musim pertamanya bermain untuk Atalanta, Scamacca menjadi andalan di posisi ujung tombak. Sayangnya, ia mengalami cedera anterior cruciate ligament (ACL) yang mengharuskannya absen sepanjang 2024/2025. Kini, pemain berusia 27 tahun tersebut mulai kembali merumput. Selama berkostum Atalanta, Scamacca bermain dalam 66 pertandingan dengan membukukan 27 gol dan 11 assist.
2. Giacomo Raspadori (Rp435 miliar) pernah meraih dua scudetto
Giacomo Raspadori menjadi rekrutan anyar Atalanta pada bursa transfer Januari 2026. Pemain berusia 25 tahun tersebut diboyong dari Atletico Madrid dengan mahar 22 juta euro atau Rp435 miliar. Ia menyepakati kontrak berdurasi 4,5 musim yang berlaku hingga Juni 2030 mendatang. Raspadori merupakan pemain dengan segudang pengalaman di Serie A. Dirinya pernah meraih scudetto pada 2022/2023 dan 2024/2025 saat masih bermain untuk Napoli.
Kedatangan Raspadori dapat memberikan opsi penyerangan bagi Atalanta. Pasalnya, ia memiliki kemampuan untuk ditempatkan di berbagai posisi di lini depan. Raspadori menjalani debutnya bersama Atalanta dalam pertandingan Serie A pekan ke-21 menghadapi Pisa. Pada laga tersebut, ia diturunkan dari bangku cadangan untuk menggantikan Gianluca Scamacca.
3. Raoul Bellanova (435 miliar) menjadi pilihan utama pada periode keduanya di Atalanta
Atalanta memboyong Raoul Bellanova pada musim panas 2024. Untuk menebusnya dari Torino, La Dea harus mengeluarkan 22 juta euro atau 435 miliar. Sebelumnya, Bellanova pernah bermain untuk Atalanta pada 2019/2020. Namun, saat itu dirinya berstatus sebagai pemain pinjaman dari FC Girondins Bordeaux.
Bellanova menjalani periode keduanya di Atalanta sebagai pilihan utama. Hingga saat ini, pemain berusia 25 tahun tersebut telah bermain dalam 63 pertandingan di semua ajang. Dari seluruh penampilan tersebut, Bellanova berkontribusi dengan menorehkan 1 gol dan 11 assist.
4. Mateo Retegui (Rp413 miliar) berhasil menyabet gelar top skor Serie A 2024/2025
Mateo Retegui merupakan pemain berkebangsaan Italia yang berposisi sebagai penyerang tengah. Dirinya didatangkan Atalanta pada musim panas 2024. Saat itu, biaya kepindahannya menyentuh angka 20,9 juta euro atau Rp413 miliar. Retegui diproyeksikan sebagai pengganti Gianluca Scamacca yang harus menepi karena cedera.
Retegui mampu menjelma sebagai mesin gol Atalanta. Pemain berusia 26 tahun ini mencetak 28 gol dan 9 assist dari 49 pertandingan di seluruh kompetisi. Dirinya juga berhasil menyabet gelar top skor Serie A 2024/2025 dengan torehan 25 gol. Namun, kiprah Retegui bersama Atalanta hanya berlangsung selama semusim. Pada musim panas 2025, ia hijrah ke Saudi Pro League setelah menerima pinangan Al-Qadsiah.
5. Gianni Comandini (Rp306 miliar) gagal memenuhi ekspektasi bersama Atalanta
Gianni Comandini diperkenalkan sebagai pemain baru Atalanta pada musim panas 2001. Ia ditebus dari AC Milan dengan biaya transfer 15,5 juta euro atau Rp306 miliar. Comandini datang dengan ekspektasi tinggi. Hal ini lantaran dirinya memecahkan rekor pembelian Atalanta pada saat itu.
Performa Comandini bersama Atalanta gagal memenuhi harapan. Penyerang kelahiran 1977 tersebut hanya mampu mencatatkan 10 gol dan 2 assist dari 53 penampilan. Comandini sempat dipinjamkan kepada Genoa dan Ternana sebelum kontraknya berakhir pada 2006.
Daftar rekrutan ini menjadi bukti nyata bahwa Atalanta telah bertransformasi menjadi klub yang disegani. Keputusan manajemen untuk mendatangkan pemain Italia dengan harga fantastis menunjukkan ambisi besar dalam membangun fondasi skuad yang solid. Strategi ini kian mempertegas identitas mereka sebagai salah satu pesaing di Serie A.