Banyak pemain berkewarganegaraan Jepang tidak mau melewatkan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dengan berlabuh ke berbagai kompetisi Eropa, termasuk di English Premier League (EPL) 2025/2026. Per April 2026, sebanyak empat pemain Samurai Blue tersebar di berbagai klub kasta tertinggi sepak bola Inggris, seperti Liverpool, Brighton & Hove Albion, Crystal Palace, dan Leeds United. Mereka berposisi sebagai penyerang dan gelandang dalam skema taktik. Berikut daftar pemain yang dimaksud serta kinerjanya hingga pekan ke-34.
4 Pemain Jepang di Premier League 2025/2026, Ada Mitoma!

1. Kaoru Mitoma cukup sering diplot sebagai penyerang sayap kiri utama Brighton & Hove Albion
Kaoru Mitoma cukup sering diturunkan sejak menit awal memperkuat sisi kiri penyerangan Brighton & Hove Albion. Pemain yang kini berusia 28 tahun ini masih menjadi teror nyata karena mempunyai kecepatan, kreativitas, serta kemampuan menggiring bola mumpuni. Selain itu, pergerakannya menarik perhatian bek lawan sehingga menghasilkan ruang kosong untuk dieksploitasi. Tak selalu berjalan mulus, cedera kaki sempat membuatnya absen beberapa pertandingan. Dirinya menyumbang 3 gol dan 1 assist dari 23 pertandingan (1.574 menit) hingga pekan ke-34 Premier League 2025/2026.
Mitoma sendiri didatangkan Brighton & Hove Albion 3 juta euro (sekitar Rp60,5 miliar) dari Kawasaki Frontale pada musim panas 2021. Dirinya sempat dipinjamkan kepada Union Saint-Gilloise agar mengumpulkan jam terbang. Pemain asal Kawasaki, Kanagawa ini perlahan sanggup membuktikan kualitasnya sehingga kerap mengisi penyerang sayap kiri utama serta beberapa kali dirotasi ke gelandang kiri sesuai taktik. Ia pernah absen cukup lama karena cedera punggung. Sejak Agustus 2021, dia menghasilkan 27 gol dan 21 assist dari 133 pertandingan di berbagai kompetisi.
2. Wataru Endo sedang cedera ankle ligament di Liverpool
Pada Premier League 2025/2026, Wataru Endo mengumpulkan menit bermain minim bersama Liverpool. Pemain yang kini berusia 33 tahun ini kalah bersaing dengan Ryan Gravenberch dalam menempati posisi gelandang bertahan. Selain itu, performanya terhalang cedera ankle ligament dan diperkirakan absen sampai akhir Mei 2026. Dirinya baru diturunkan 8 pertandingan dengan menyumbang 1 assist (170 menit) hingga pekan ke-34.
Liverpool membayar 20 juta euro (sekitar Rp404 miliar) untuk merekrut Endo dari VfB Stuttgart pada musim panas 2023. Di bawah kepelatihan Jurgen Klopp, pemain kelahiran Yokohama tersebut sempat mengisi peran gelandang bertahan utama. Dia tidak ragu melakukan kontak fisik dengan lawan dan bisa mengantisipasi ancaman. Kehadirannya krusial dalam menjaga keseimbangan permainan The Reds.
Arne Slot kemudian menjadi pelatih Liverpool dan memilih memasang Gravenberch ketimbang Endo di posisi gelandang bertahan utama. Ini membuat menit bermainnya berkurang drastis dan sering menghiasi bangku cadangan The Reds. Sejak Agustus 2023, dirinya merumput 87 kali dengan menghasilkan 2 gol dan 2 assist (4.078 menit di berbagai kompetisi.
3. Daichi Kamada menunjukkan fleksibilitas di sektor tengah Crystal Palacess
Memasuki musim kedua berseragam Crystal Palace, Daichi Kamada cukup sering merumput sejak menit pertama pada Premier League 2025/2026. Selain gelandang serang, dia pernah ditugaskan sebagai gelandang tengah dan gelandang bertahan. Pemain asal Iyo, Ehime tersebut mengombinasikan visi bermain dan keterampilan dribel guna menciptakan peluang. Dirinya juga aktif bergerak demi memperkaya jalur umpan untuk rekan. Cedera hamstring sempat membuatnya menepi beberapa pertandingan. Hingga pekan ke-34, ia menorehkan 1 assist dari 22 pertandingan (1.624 menit).
Setelah kontraknya berakhir bersama Lazio, Kamada diboyong Crystal Palace pada musim panas 2024. Ia kembali menjadi anak didik Oliver Glasner, pelatih yang menanganinya ketika di Eintracht Frankfurt. Dia ternyata cukup sering dipercaya mewarnai starter. Sebab, pemain yang kini berusia 29 tahun tersebut bisa menyuguhkan fleksibilitas di sektor tengah The Eagles. Sejak diperkenalkan ke Selhurst Park, dirinya merumput 81 kali dengan mengemas 2 gol dan 7 assist di berbagai kompetisi.
4. Ao Tanaka menambah rotasi gelandang tengah dan gelandang bertahan Leeds United
Berbeda dari sebelumnya, Daniel Farke lebih sering menugaskan Ao Tanaka sebagai gelandang pelapis Leeds United pada Premier League 2025/2026. Meski begitu, dirinya menambah rotasi posisi di gelandang tengah dan gelandang bertahan. Kehadirannya dibutuhkan lantaran bisa menjaga tempo dan membaca permainan yang berguna untuk mengantisipasi ancaman. Ia juga aktif terlibat membangun serangan dan mempunyai ketenangan saat menguasai bola. Hingga pekan ke-34, dia menyumbang 2 gol dari 24 pertandingan.
Leeds United sendiri menggelontorkan 4 juta euro (sekitar Rp81 miliar) demi memboyong Tanaka dari Fortuna Dusseldorf pada musim panas 2024. Dia ternyata langsung mengemban posisi gelandang bertahan utama. Pemain kelahiran Kawasaki, Kanagawa ini juga beberapa kali dirotasi ke gelandang tengah. Ini membuat namanya sulit tergantikan dari starter. Ia berperan penting mengantar The Peacocks menjuarai Championship Inggris 2024/2025 sehingga promosi ke Premier League 2025/2026. Sejak diboyong ke Elland Road Stadium, dirinya mengemas 9 gol dan 2 assist dari 73 pertandingan di berbagai kompetisi.
Keempat pemain berkewarganegaraan Jepang di atas berkarier di Premier League 2025/2026. Mitoma masih menunjukkan peran penting di sisi kiri penyerangan Brighton & Hove Albion dan Kamada mampu memperkaya rotasi area tengah Crystal Palace. Tanaka beroperasi sebagai gelandang pelapis Leeds United. Sementara, Endo sedang berkutat dengan cedera ankle ligament di Liverpool.