Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Pemain Kelahiran Kepulauan Kanaria yang Pernah Berkarier di EPL
ilustrasi pemain menendang bola ke gawang (pixabay.com/phillipkofler)
  • Lima pemain asal Kepulauan Kanaria pernah berkarier di Premier League, menunjukkan kontribusi besar wilayah ini terhadap sepak bola Eropa.
  • David Silva dan Pedro Rodriguez sukses menjuarai berbagai gelar bersama Manchester City dan Chelsea, menjadi representasi paling berprestasi dari Kanaria di EPL.
  • Ayoze Perez, Fabricio Agosto, dan Yeremy Pino memiliki perjalanan berbeda; dari pilar klub hingga pemain pelapis, menggambarkan variasi karier pesepak bola Kanaria di Inggris.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kepulauan Kanaria merupakan wilayah otonomi Spanyol yang kerap kali melahirkan para pesepak bola papan atas. Sebut saja, Pedri Gonzalez, Juan Carlos Valeron, dan Alberto Moleiro. Beberapa dari pemain kelahiran Kepulauan Kanaria pernah berkarier di English Premier League (EPL). Kiprah mereka cukup beragam, sebagian ada yang menjadi legenda klub besar EPL, sementara lainnya hanya sebatas pemain cadangan.

Berikut lima pesepak bola kelahiran Kepulauan Kanaria yang pernah berkarier di EPL per 26 Maret 2026.

1. David Silva melegenda bersama Manchester City dan Timnas Spanyol

David Silva menjadi salah satu pesepak bola top kelahiran Kota Arguineguin, Kepulauan Kanaria, yang melegenda di Premier League dan Timnas Spanyol. Ia telah mencapai berbagai kesuksesan selama 10 tahun membela Manchester City pada 2010--2020. Selain itu, Silva merupakan pilar penting dalam kesuksesan Timnas Spanyol kala menjuarai Euro 2008 dan 2012, serta Piala Dunia 2010.

Bersama Manchester City, ia mencetak 77 gol dan 136 assist dalam 436 pertandingan di semua kompetisi. Silva turut mengantarkan The Citizens meraih gelar juara EPL 4 kali, Piala FA 2 kali, dan Piala Liga Inggris 5 kali. Ia menutup kariernya sebagai pemain kala membela Real Sociedad pada akhir 2022/2023.

2. Ayoze Perez pernah menjadi pilar penting lini depan Newcastle United dan Leicester City

Ayoze Perez merupakan putra asli kelahiran Santa Cruz de Tenerife pada 29 Juli 1993. Bakatnya mulai dilirik klub-klub top Eropa ketika tampil impresif bersama tim utama CD Tenerife dengan mencetak 16 gol dalam 34 laga Segunda Division 2013/2014. Ayoze kemudian mengambil langkah besar dalam kariernya ketika memutuskan merantau ke Inggris bersama Newcastle United pada musim panas 2014.

Ia tampil dalam 195 laga dan mencetak 48 gol serta 17 assist di berbagai ajang selama membela The Magpies pada 2014--2019. Ayoze melanjutkan kariernya dengan hengkang ke Leicester City pada musim panas 2019. Penampilannya tidak begitu impresif dengan hanya menorehkan 15 gol dan 12 assist dalam 114 pertandingan di semua kompetisi pada 2019--2023. Meski begitu, Ayoze turut mengantarkan Leicester City menjuarai Piala FA 2022/2023.

3. Pedro Rodriguez menjuarai EPL dan UEL kala berseragam Chelsea

Sama seperti Ayoze, Pedro Rodriguez merupakan pesepak bola asli Kepulauan Kanaria yang lahir di Santa Cruz de Tenerife pada 28 Juli 1987. Meski begitu, ia mengawali kiprahnya sebagai pemain kala promosi dari La Masia ke tim utama Barcelona pada 2008/2009. Pedro meraih berbagai kesuksesan bersama Barcelona dengan menjuarai LaLiga Spanyol 5 kali, Liga Champions 3 kali, dan Piala Dunia Antarklub 2 kali.

Ia lalu meninggalkan Barcelona dan pindah ke Chelsea pada musim panas 2015. Pedro sukses mengantarkan The Blues meraih gelar juara EPL 2016/2017, Piala FA 2017/2018, dan Liga Europa (UEL) 2018/2019. Ia bermain dalam 206 pertandingan dan mencetak 43 gol serta 26 assist di berbagai ajang selama 5 tahun berseragam Chelsea pada 2015--2020.

4. Fabricio Agosto hanya bermain dalam dua laga EPL bersama Fulham

Fabricio Agosto lahir di kota Vecindario, Kepulauan Kanaria, pada 31 Desember 1987. Kariernya sebagai pesepak bola lebih sering dihabiskan membela klub-klub papan tengah dan bawah, seperti Deportivo La Coruna, Real Valladolid, Recreativo Huelva, dan Real Betis. Fabri sempat berkarier di EPL kala didatangkan Fulham dari Besiktas pada Juli 2018.

Namun, ia hanya tampil dalam dua laga EPL selama membela Fulham pada 2018/2019. Fabri kebobolan 5 gol dalam 2 pertandingan EPL pada pekan pertama dan kedua 2018/2019. Ia memutuskan kembali ke Spanyol bersama RCD Mallorca dengan status pinjaman pada 2019/2020.

5. Yeremy Pino tengah membangun kariernya bersama Crystal Palace pada 2025/2026

Yeremy Pino lahir di Las Palmas de Gran Canaria pada 20 Oktober 2002. Ia mengawali kariernya sebagai pesepak bola bersama Villarreal pada 2020--2025. Pino sudah menjadi pilar penting lini depan Villarreal dan berkontribusi dalam kesuksesan menjuarai Liga Europa (UEL) 2020/2021.

Ia kemudian memulai lembaran baru dalam kariernya ketika memutuskan pindah ke Crystal Palace pada musim panas 2025. Pino diharapkan mampu mengisi posisi gelandang serang kreatif yang ditinggalkan Eberechi Eze. Namun, performa pemain berusia 23 tahun itu terbilang inkonsisten dengan 5 gol dan 4 assist dalam 39 laga di berbagai ajang per 26 Maret 2026.

Kelima pemain kelahiran Kepulauan Kanaria di atas memiliki rekam jejak beragam bersama klub-klub EPL. Silva dan Pedro pernah mengantarkan timnya masing-masing menjuarai gelar juara EPL. Ayoze menjadi bagian Leicester City kala memenangkan Piala FA 2022/2023. Fabri gagal mendapat tempat di tim utama Fulham dan hanya bermain dalam dua laga EPL 2018/2019. Sementara itu, Pino tengah membangun kariernya di EPL bersama Crystal Palace pada 2025/2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team