Leicester City mengalami 2 musim (2024/2025 dan 2025/2026) yang buruk saat ini. Pada 2024/2025, The Foxes harus terdegradasi dari English Premier League ke EFL Championship. Nasib buruk tersebut berlanjut pada 2025/2026 ketika mereka harus kembali degradasi dari EFL Championship ke EFL League One. Padahal, juara Premier League 2015/2016 dibekali deretan pemain berkualitas. Beberapa di antaranya masih bisa bersaing di English Premier League atau liga top Eropa lain.
6 Pemain Leicester 2025/2026 yang Cocok Main di EPL Musim Depan

1. Jannik Vestergaard cocok untuk bermain di klub papan tengah Premier League
Jannik Vestergaard masih diandalkan Leicester City pada 2025/2026 meski telah berusia 33 tahun. Bek asal Denmark itu telah memainkan 31 laga dengan sumbangan 3 gol per April 2026. Kualitas dan pengalamannya masih relevan untuk bersaing di Premier League. Ia bisa menjadi opsi untuk didatangkan klub medioker atau klub promosi Premier League pada musim panas 2026.
2. Wout Faes memiliki peluang besar untuk hengkang
Pada awal 2025/2026, Wout Faes masih membela Leicester CIty. Namun, pada pertengahan musim, bek Timnas Belgia ini dipinjamkan ke AS Monaco. Hal tersebut menjadi sinyal bahwa Faes memiliki peluang besar untuk hengkang dari The Foxes. Sebab, ia memiliki kualitas yang bisa bersaing di kasta tertinggi sepak bola Eropa. Di samping itu, kontraknya bersama Leicester City juga akan berakhir pada musim panas 2026.
3. Luke Thomas merupakan sosok full-back modern
Banyak klub Premier League yang membutuhkan sosok full-back modern yang kuat dalam bertahan dan bisa membantu menyerang. Luke Thomas dari Leicester City merupakan salah satu pilihannya. Apalagi, ia memiliki performa yang mentereng pada 2025/2026. Ia mencatatkan 45 penampilan dengan torehan 1 gol dan 6 assist untuk Leicester City per April 2026.
4. Oliver Skipp bisa menjadi opsi untuk pelapis
Oliver Skipp bisa menjadi opsi pelapis untuk klub-klub Premier League 2026/2027. Selain berstatus sebagai pemain homeground, ia juga merupakan sosok gelandang bertahan yang solid. Eks Tottenham Hotspur ini merupakan holding midfielder yang memiliki gaya bermain bertahan kuat yang didukung kemampuan intersep dan pengaturan tempo yang baik.
5. Abdul Fatawu memiliki skill komplet sebagai seorang winger
Per April 2026, Abdul Fatawu menjadi pemain paling produktif di Leicester City 2025/2026. Ia mencetak 9 gol dan 8 assist dari 44 laga sejauh ini. Kecepatan, dribel, serta umpannya menjadi andalan. Skill tersebut dibutuhkan banyak klub di liga top Eropa, termasuk klub Premier League yang memiliki gaya main cepat dengan intensitas pressing tinggi.
6. Kontrak Patson Daka di Leicester City berakhir pada musim panas 2026
Patson Daka memiliki peluang yang sangat besar untuk hengkang dari Leicester City pada musim panas 2026. Sebab, kontraknya akan berakhir pada musim panas 2026. Penyerang asal Zambia ini bisa menjadi opsi untuk klub-klub yang membutuhkan sosok penyerang cepat dengan kemampuan positioning di atas rata-rata.
Selain enam pemain ini, Jordan James juga layak menjadi incaran. Ia merupakan sosok gelandang produktif yang memiliki ketajaman mencetak gol dan playmaking yang baik. Namun, pada 2025/2026, pemain asal Wales ini merupakan pemain yang dipinjam Leicester City dari Stade Rennes dan belum dipermanenkan The Foxes per April 2026.