Sadio Mane meraih penghargaan Golden Ball atau pemain terbaik AFCON 2025. Ia dinilai menampilkan performa apik dan menunjukkan jiwa kepemimpinan dalam perjalanan Senegal menjuarai AFCON 2025. Mane mencetak 2 gol dan assist dalam 7 pertandingan selama turnamen berlangsung. Dilansir Fotmob, ia melepaskan 16 tembakan dengan 10 di antaranya mengenai sasaran. Selain itu, Mane mencatat 46,7 persen dribel sukses, 77,8 persen akurasi operan, dan menciptakan 19 peluang dari total 424 sentuhan bola.
Mane tidak hanya tampil apik di atas lapangan, tetapi menunjukkan sikap kepemimpinan luar biasa ketika final. Ia memanggil rekan-rekan dan seluruh jajaran pelatih Timnas Senegal saat melakukan protes terhadap keputusan wasit yang memberikan penalti kepada Timnas Maroko pada injury time babak kedua. Mane berlari masuk ke ruang ganti dan menyuruh para pemain kembali ke lapangan untuk menyelesaikan pertandingan. Aksinya itu mendapat pujian dari berbagai pihak karena tidak hanya menunjunjung tinggi suportivitas, tetapi menjaga martabat Timnas Senegal di dunia sepak bola.
Ketiga pemain di atas telah menunjukkan penampilan impresif selama AFCON 2025. Diaz dan Bounou tetap menjadi kebanggan Timnas Maroko usai menerima penghargaan individu meski gagal menjuarai AFCON 2025. Sementara itu, Mane tidak hanya menampilkan performa apik di atas lapangan, tetapi jiwa kepemimpinan kala menyuruh rekan-rekannya kembali ke lapangan dan menghentikan aksi protes terhadap wasit dalam laga final.