Per 9 Mei 2026, AC Milan diperkuat sebanyak 23 pemain yang berasal dari berbagai negara pada 2025/2026. Tiga di antaranya merupakan pemain non-Eropa yang berkewarganegaraan Ekuador, Meksiko, dan Amerika Serikat. Mereka tercatat mempunyai tugas mengawal sektor pertahanan dan penyerangan. Sementara itu, I Rossoneri juga tengah berupaya mengunci satu tempat agar bisa memanaskan persaingan Liga Champions Eropa 2026/2027. Sebab, klub besutan Massimiliano Allegri tersebut menduduki peringkat ketiga hingga pekan ke-35 Serie A Italia musim ini.
3 Pemain Non-Eropa yang Memperkuat AC Milan 2025/2026, Ada Pulisic!

1. Christian Pulisic (Amerika Serikat) menunjukkan fleksibilitas di area penyerangan
Pada Serie A 2025/2026, Christian Pulisic cukup sering dipasang sejak menit awal bersama AC Milan. Meski posisi aslinya penyerang sayap kanan, dirinya pernah dirotasi sebagai penyerang tengah, penyerang bayangan, dan penyerang sayap kiri. Kehadirannya penting lantaran mampu bergerak eksplosif dengan menggabungkan kecepatan serta keterampilan dribel. Berkat etos kerja tinggi, pemain berjuluk Captain America tersebut ikut membantu menekan pergerakan lawan, turun demi menambah opsi umpan bagi rekan, dan membuka ruang. Bukan tanpa halangan, sumbangsihnya sempat terhambat cedera sehingga absen beberapa pertandingan. Dia mengukir 8 gol dan 3 assist dari 28 pertandingan (1.553 menit) hingga pekan ke-35.
AC Milan mendatangkan Pulisic setelah membayar Chelsea 20,8 juta euro (sekitar Rp425 miliar) pada musim panas 2023. Pemain kelahiran Hershey, Pennsylvania ini langsung menjelma menjadi salah satu figur kunci dengan menempati posisi penyerang sayap kanan. Dirinya juga bisa menjalankan tugas gelandang serang atau penyerang sayap kiri. Dia tercatat ikut mengantar I Rossoneri memenangkan Supercoppa Italiana 2024/2025. Sejak didaratkan ke San Siro Stadium, ia mencetak 42 gol dan 26 assist dari 132 pertandingan di berbagai kompetisi.
2. Pervis Estupinan (Ekuador) kalah bersaing dengan Davide Bartesaghi di gelandang kiri atau bek kiri
Pervis Estupinan menyuguhkan kinerja menjanjikan dalam mengawal sisi kiri pertahanan Brighton & Hove Albion. Hal tersebut membuat AC Milan kepincut sehingga mendaratkannya ke San Siro Stadium pada musim panas 2025. Demi merealisasikan kepindahan ini, I Rossoneri membayar The Seagulls 17 juta euro (sekitar Rp347,3 miliar). Pemain kelahiran Esmeraldas ini diplot sebagai suksesor dari Theo Hernandez yang melanjutkan karier bersama Al-Hilal.
Estupinan ternyata tidak merumput reguler bersama AC Milan pada Serie A 2025/2026. Allegri lebih sering memainkan Davide Bartesaghi demi mengisi posisi gelandang kiri atau bek kiri ketimbang pemain yang kini berusia 28 tahun tersebut. Kendati demikian, Kehadirannya tetap dibutuhkan demi menjaga kedalaman kekuatan. Dia memiliki stamina dan kecepatan yang mendukungnya naik turun membantu transisi. Selain itu, visi bermain membuatnya bisa mengirim umpan berbahaya ke pertahanan lawan. Hingga pekan ke-35, dirinya tampil 18 pertandingan dengan menyumbang 1 gol dan 1 assist. Di berbagai kompetisi, dipasang 21 pertandingan dengan menorehkan 1 gol dan 1 assist musim ini.
3. Santiago Gimenez (Meksiko) sempat melewatkan banyak pertandingan karena cedera ankle
Santiago Gimenez awalnya sering mengisi posisi penyerang tengah AC Milan pada Serie A 2025/2026. Sayangnya, ia mengalami cedera ankle sehingga melewatkan banyak pertandingan. Usai sembuh, dia ditugaskan sebagai pelapis lantaran kalah bersaing dengan Rafael Leao dan Christopher Nkunku. Ini memengaruhi menit bermain yang dikumpulkan. Hingga pekan ke-35, dirinya menyumbang 1 assist dari 13 pertandingan (725 menit) bersama I Rossoneri.
AC Milan menggelontorkan 30,2 juta euro (sekitar Rp618,2 miliar) demi memboyong Gimenez dari Feyenoord Rotterdam pada tenggat waktu musim dingin 2025. Pemain kelahiran Resistencia tersebut menambah kedalaman sehingga beberapa kali diplot sebagai penyerang tengah utama. Dia bisa memudahkan rekan mengirim umpan karena cerdik memanfaatkan celah pertahanan lawan dan tidak ragu melakukan kontak fisik demi mendapat bola. Selain itu, Kehadirannya membantu pressing. Sejak berseragam I Rossoneri, ia menyumbang 7 gol dan 5 assist dari 34 pertandingan di berbagai kompetisi.
Ketiga pemain non-Eropa di atas memperkuat AC Milan 2025/2026. Pulisic cukup sering menghiasi starter karena menunjukkan fleksibilitas di sektor depan. Estupinan kalah bersaing dengan Bartesaghi di posisi gelandang kiri atau bek kiri. Gimenez tidak memberikan sumbangsih optimal karena sempat cedera ankle.