Terdapat 27 pemain berkiprah bersama AS Roma 2025/2026 per 16 Mei 2026, dengan 5 di antaranya merupakan non-Eropa yang berasal dari Argentina, Brasil, Maroko, dan Pantai Gading. Mereka ikut berkontribusi mengantar I Giallorossi menempati peringkat kelima hingga pekan ke-36 Serie A Italia. Selain itu, klub besutan Gian Piero Gasperini tersebut juga masih bersaing ketat dengan Napoli, Juventus, AC Milan, serta Como 1907 untuk mendapat tiket otomatis ke Liga Champions Eropa 2026/2027.
5 Pemain Non-Eropa di AS Roma 2025/2026, Ada Dybala!

1. Paulo Dybala (Argentina) memperkaya rotasi sektor penyerangan
Paulo Dybala tidak merumput reguler bersama AS Roma pada Serie A 2025/2026. Dia sempat mengalami cedera hamstring dan lutut. Usai sembuh, kehadirannya dibutuhkan guna menambah opsi penyerang bayangan, penyerang tengah, atau penyerang sayap kiri. Selain penyelesaian akhir, pemain yang kini berusia 32 tahun ini diwaspadai pertahanan lawan lantaran mengombinasikan kreativitas serta visi bermain untuk menciptakan peluang. Ia juga mau turun demi ikut membangun serangan dan membuka ruang. Dirinya merumput 20 kali dengan menorehkan 2 gol dan 4 assist hingga pekan ke-36.
Dybala merapat ke AS Roma secara gratis setelah kontraknya habis bersama Juventus pada musim panas 2022. Pemain yang kini berusia 32 tahun tersebut menjelma menjadi sosok penting dengan mengisi posisi penyerang bayangan. Dia juga pernah dirotasi ke penyerang sayap, penyerang tengah, dan gelandang serang. Tak selalu berjalan lancar, kinerjanya sempat terganggu berbagai cedera. Sejak Juli 2022, ia menyumbang 45 gol dan 27 assist dari 138 pertandingan bersama I Giallorossi.
2. Matias Soule (Argentina) bisa menempati beberapa peran di sektor tengah dan depan
Matias Soule lebih sering diplot sebagai gelandang serang utama AS Roma pada Serie A 2025/2026. Pemain yang kini berusia 23 tahun ini pernah dirotasi ke penyerang bayangan dan penyerang sayap kanan. Dia adalah salah satu tumpuan penting permainan lantaran menggabungkan kemampuan dribel mumpuni, visi bermain, serta kreativitas untuk membuat peluang. Dirinya juga aktif bergerak menambah opsi umpan bagi rekan dan mencari ruang kosong di lini pertahanan lawan. Performanya sempat terganggu cedera pubalgia atau sports hernia sehingga absen beberapa pertandingan. Hingga pekan ke-36, ia merumput 31 kali dengan mengukir 6 gol dan 5 assist.
Soule sendiri didaratkan ke Stadio Olimpico dengan mahar 28,6 juta euro (sekitar Rp585,3 miliar) dari Juventus pada musim panas 2024. Pemain kelahiran Mal del Plata ini ternyata menambah kedalaman kekuatan karena bisa menempati beberapa peran di sektor tengah dan depan. Ini membuat namanya cukup sering mewarnai starter. Sejak berseragam I Giallorossi, ia menyumbang 12 gol dan 13 assist dari 79 pertandingan di berbagai kompetisi.
3. Neil El Aynaoui (Maroko) lebih sering diplot sebagai gelandang pengganti
Neil El Aynaoui tercatat kurang lebih selama 2 tahun mengawal sektor tengah RC Lens. Performanya ternyata sukses mencuri atensi AS Roma sehingga didatangkan pada musim panas 2025. Demi merealisasikan kepindahan tersebut, Serigala Ibu Kota harus membayar Les Sang et Or 23,5 juta euro (sekitar Rp481 miliar). Gelandang kelahiran Nancy ini untuk pertama kali mengambil kesempatan mengembangkan karier di Serie A.
El Aynaoui sendiri lebih sering diplot sebagai gelandang pengganti dalam taktik AS Roma pada Serie A 2025/2026. Meski begitu, pemain yang kini berusia 24 tahun ini bisa menempati gelandang tengah atau gelandang bertahan. Dirinya mempunyai stamina mumpuni sehingga membuatnya aktif menyeimbangkan permainan dan bisa membantu transisi dari bertahan ke menyerang. Dia diturunkan 23 pertandingan dengan mengemas 1 gol dan 2 assist hingga pekan ke-36. Di berbagai ajang, merumput 32 kali dengan mengukir 2 gol dan 2 assist musim ini.
4. Wesley Franca (Brasil) bisa menjalankan tugas gelandang kiri atau kanan
Wesley Franca menyuguhkan kinerja menjanjikan ketika memperkuat Flamengo. Tak ingin melewatkan bakat hebat, AS Roma membayar 25 juta euro (sekitar Rp512 miliar) demi mengamankan jasa pemain yang kini berusia 22 tahun tersebut. Ini merupakan bentuk investasi jangka panjang I Giallorossi untuk memperdalam kekuatan. Serie A menjadi panggung pertamanya mengembangkan karier di Eropa.
Selain gelandang kiri, Wesley bisa menjalankan tugas gelandang kanan tergantung kebutuhan taktik AS Roma pada Serie A 2025/2026. Pemain kelahiran Acailandia ini memiliki kecepatan dan stamina solid yang berguna untuk membantu transisi dari bertahan ke menyerang. Kehadirannya memperkaya opsi umpan di sisi sayap serta membuka ruang. Etos kerjanya juga tinggi sehingga rajin melakukan pressing. Tak selalu lancar, cedera membuatnya harus melewatkan beberapa pertandingan. Ia mengoleksi 5 gol dan 1 assist dari 29 pertandingan hingga pekan ke-36. Di berbagai ajang, merumput 38 kali dengan mencetak 5 gol dan 2 assist musim ini.
5. Evan Ndicka (Pantai Gading) masih menjadi salah satu pilar penting pertahanan
Memasuki musim ketiga berseragam AS Roma, Evan Ndicka masih menjadi salah satu pilar pertahanan pada Serie A 2025/2026. Dirinya bisa mengumpulkan banyak menit bermain karena sering bertugas sebagai bek tengah utama. Pemain yang kini berusia 26 tahun ini tidak ragu terlibat kontak fisik dalam mengantisipasi ancaman lawan. Dia juga ikut berkontribusi saat memulai serangan dari area belakang karena nyaman menguasai bola. Hingga pekan ke-36, ia mengemas 3 gol dari 30 pertandingan (2.646 menit).
Ndicka sendiri menjaga tembok pertahanan Eintracht Frankfurt kurang lebih selama 5 tahun. Ia kemudian memutuskan membuka lembaran baru dengan memperkuat AS Roma pada musim panas 2023. Pemain kelahiran Paris ini langsung ditempatkan sebagai bek tengah utama I Giallorossi. Sejak Juli 2023, dirinya dipasang 126 pertandingan dengan mencetak 6 gol dan 5 assist di berbagai kompetisi.
Dybala tidak merumput reguler lantaran sempat mengalami cedera lutut dan hamstring. Soule bisa beroperasi sebagai gelandang serang atau penyerang bayangan. Wesley mampu menempati gelandang kiri atau kanan sesuai kebutuhan taktik. Ndicka masih memberikan pengaruh krusial di bek tengah. Sementara, El Aynaoui mengisi posisi gelandang pelapis.