Robinio Vaz menunjukkan progres positif di akademi hingga resmi menjadi bagian dari skuad utama Marseille pada 2025/2026. Penampilannya pada musim debut begitu menjanjikan sebagai seorang striker yang belum genap berusia 19 tahun. Ia menjebloskan 4 gol dan 3 assist dalam 22 penampilan.
Statistik di atas menjadi salah satu faktor yang membuat AS Roma kepincut dengan Vaz. I Giallorossi lantas meresmikan perekrutan pemain kelahiran 17 Februari 2007 itu pada 14 Januari 2008. Selain ditebus dengan dana sebesar 22 juta euro (Rp431 miliar), Vaz juga diikat dengan kesepakatan kontrak hingga musim panas 2030.
Cederanya Evan Ferguson dan Artem Dovbyk yang biasa dipasang sebagai penyerang tengah membuat Vaz tak butuh waktu lama untuk debut dengan AS Roma. Saat I Giallorossi bertemu Torino pada pekan 21 Serie A 2025/2026, ia dimainkan selama 14 menit. AS Roma meraih hasil apik dalam duel itu dengan keunggulan 2-0 sebagai tim tamu.
Robinio Vaz mengikuti jejak Franck Ribery dan Elye Wahi yang ditebus mahal oleh klub lain dari Marseille. Kepindahan ini sekaligus menegaskan reputasi Les Minots sebagai produsen talenta berbakat yang mampu mendatangkan keuntungan finansial besar bagi klub. Kini, tantangan besar menanti Vaz di Serie A Italia untuk membuktikan bahwa nilai transfernya yang tinggi sebanding dengan kontribusi yang akan ia berikan bagi publik Olimpico.