Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Pemain Swiss yang Bela Hoffenheim sebelum Alessandro Vogt
ilustrasi stadion sepak bola (pexels.com/Eslam Mohammed Abdelmaksoud)
  • TSG Hoffenheim resmi merekrut Alessandro Vogt dari FC St. Gallen 1879, penyerang tajam asal Swiss yang akan bergabung pada musim panas 2026 setelah mencetak 16 gol dari 32 laga.
  • Sebelum Vogt, lima pemain Swiss pernah memperkuat Hoffenheim, termasuk Eren Derdiyok, Steven Zuber, Pirmin Schwegler, Fabian Schar, dan Gregor Kobel di berbagai posisi penting tim.
  • Para pemain Swiss tersebut memiliki perjalanan beragam di Hoffenheim—dari Zuber dengan penampilan terbanyak hingga Kobel yang jarang dimainkan sebelum sukses bersama Borussia Dortmund.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

TSG Hoffenheim resmi mendatangkan Alessandro Vogt dari tim Swiss Super League, FC St Gallen 1879. Pemain yang berposisi sebagai penyerang tersebut baru akan bergabung pada musim panas 2026. Vogt tampil tajam dengan menyarangkan 16 gol dari 32 pertandingan di semua kompetisi.

Hoffenheim cukup sering mendatangkan pemain asal Swiss. Mereka mengisi beberapa posisi yang berbeda mulai dari kiper hingga penyerang. Berikut lima pemain Swiss yang membela Hoffenheim sebelum Alessandro Vogt.

1. Eren Derdiyok menjadi pemain Swiss pertama yang membela Hoffenheim

Eren Derdiyok menjadi pemain Swiss pertama yang berseragam Hoffenheim. Derdiyok didatangkan dari Bayer Leverkusen pada 2012. Pemain yang berposisi sebagai penyerang tersebut mencetak 10 gol dari 33 pertandingan pada musim terakhirnya bersama Leverkusen.

Musim pertama Derdiyok jauh dari kata mengesankan. Ia hanya menyarangkan 1 gol dari 20 pertandingan di semua kompetisi. Derdiyok sempat dipinjamkan kepada Bayer Leverkusen sebelum dilepas permanen ke Kasimpasa pada 2014.

2. Steven Zuber menjadi pemain Swiss dengan penampilan terbanyak bersama Hoffenheim

Steven Zuber didatangkan Hoffenheim dari CSKA Moscow pada 2014. Pemain yang berposisi sebagai sayap kiri tersebut bertahan bersama Hoffenheim hingga 2020. Zuber yang memainkan 115 pertandingan di semua kompetisi menjadi pemain Swiss dengan penampilan terbanyak bersama Hoffenheim.

Performa Zuber sejatinya tak bisa dibilang spesial. Ia hanya menyarangkan 10 gol dari 115 pertandingan di semua kompetisi. Zuber sempat dipinjamkan kepada VfB Stuttgart pada paruh kedua 2018/2019 sebelum akhirnya dilepas ke Eintracht Frankfurt pada 2020.

3. Pirmin Schwegler pernah menjadi kapten Hoffenheim

Pirmin Schwegler lebih dulu berseragam Bayer Leverkusen dan Eintracht Frankfurt sebelum berlabuh ke Hoffenheim pada 2014. Schwegler tampil solid dalam mengawal lini tengah Hoffenheim. Ia bahkan sempat didapuk sebagai kapten tim.

Sayang, Schwegler cukup banyak menderita cedera pada musim terakhirnya bersama Hoffenheim. Ia meninggalkan tim pada 2017 menuju Hannover 96. Schwegler sempat membela Western Sydney Wanderers yang berlaga di liga Australia sebelum pensiun pada 2020.

Schwegler kembali ke Hoffenheim pada 2023. Bukan sebagai pemain melainkan sebagai bagian dari manajemen tim. Ia mengemban jabatan sebagai Director of Professional Football and Football Cooperation dan Director of the First Team sebelum kembali meninggalkan tim pada 2024.

4. Fabian Schar sempat terpinggirkan dari skuad Hoffenheim

Fabian Schar merupakan bek muda potensian ketika didatangkan Hoffenheim dari FC Basel pada 2015. Schar yang saat itu masih berusia 23 tahun sudah mencatatkan 114 pertandingan bersama Basel. Schar juga masuk skuad Swiss di Piala Dunia 2014.

Schar menjadi salah satu andalan Hoffenheim di lini belakang pada musim pertamanya. Namun, ia mulai terpinggirkan ketika Julian Nagelsmann menjadi pelatih pada 2016. Schar yang tak ingin hanya menjadi penghangat bangku cadangan memilih hengkang ke Deportivo La Coruna pada 2017.

5. Gregor Kobel lebih sering menjadi penghangat bangku cadangan

Gregor Kobel saat ini merupakan kiper utama timnas Swiss. Ia juga menjadi andalan di bawah mistar gawang Borussia Dortmund. Sebelum mencapai semua itu, Kobel pernah berseragam Hoffenheim pada 2016--2020.

Kobel datang ke Hoffenheim dari Grasshopper pada 2014 ketika usianya baru menginjak 16 tahun. Usia yang masih muda membuat Kobel tak banyak dipercaya turun ke lapangan. Ia tak mampu menggeser Oliver Baumann yang merupakan kiper utama sekaligus kapten tim.

Kobel hanya mencatatkan satu penampilan selama membela Hoffenheim. Itu pun terjadi melawan tim kasta ketiga pada babak pertama DFB Pokal 2017/2018. Kobel sempat dipinjamkan kepada FC Augsburg dan VfB Stuggart untuk menambah jam terbang. Tim terakhir kemudian mempermanenkan Kobel pada 2020.

TSG Hoffenheim telah memiliki lima pemain Swiss sebelum mendatangkan Alessandro Vogt. Lantas, mampukah Vogt memberikan kontribusi positif kepada Hoffenheim musim depan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team