Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Pemain Tertua di Skuad AC Milan pada 2023/2024, Sarat Pengalaman!
Olivier Giroud (instagram.com/oliviergiroud

AC Milan kerap dihuni para pemain gaek dalam skuadnya beberapa musim terakhir. Setelah Zlatan Ibrahimovic pensiun pada musim panas 2023 lalu, sejumlah pemain veteran masih membela I Rossoneri. Beberapa di antaranya tetap menjadi andalan pelatih Stefano Pioli.

Adanya para pemain yang lebih tua ini berguna bagi nama-nama muda. Ilmu dan pengalaman yang mereka miliki bisa diberikan kepada para pemain muda untuk masa depan. Hal tersebut juga bertujuan agar dapat membawa AC Milan berprestasi setiap musimnya.

Pada 2023/2024, terdapat lima pemain tertua yang menghuni skuad AC Milan. Siapa saja mereka?

1. Antonio Mirante menjadi pemain tertua di AC Milan dengan usia 40 tahun

Antonio Mirante (instagram.com/antoniomirante83)

Antonio Mirante merupakan pemain tertua di skuad AC Milan. Usianya sudah memasuki 40 tahun. Tugasnya di dalam tim adalah sebagai kiper keempat sekaligus pembimbing pemain muda. Kiper I Rossoneri saat ini diisi oleh Mike Maignan, Marco Sportiello, dan Lapo Nava.

Kiper asal Italia ini baru memainkan satu laga sejak bergabung pada musim panas 2021 lalu. Kendati hanya berstatus kiper pelapis, Mirante merupakan sosok pemain sarat pengalaman. Ia pernah memperkuat Parma Calcio, Bologna, Sampdoria, hingga AS Roma.

2. Olivier Giroud masih menjadi ujung tombak serangan

Olivier Giroud (instagram.com/oliviergiroud

Olivier Giroud memasuki musim ketiganya bersama AC Milan pada 2023/2024. Bomber berusia 37 tahun ini masih menjadi andalan meski sudah tak lagi muda. Kualitasnya sebagai striker masih dapat ditunjukkan dengan bermain produktif dan mencetak gol. 

Sejak bergabung pada musim panas 2021 lalu, Giroud telah terlibat dalam 94 pertandingan di semua ajang. Ia berhasil mengemas 36 gol dan 14 assist. Pencapaian prestisenya bersama AC Milan adalah merengkuh titel Serie A pada 2021/2022 lalu.

3. Simon Kjaer mengawal lini pertahanan AC Milan dengan tangguh

Simon Kjaer (instagram.com/simonkjaer.official)

Simon Kjaer menjadi bek andalan di lini pertahanan AC Milan. Awalnya, ia merupakan pemain pinjaman dari Sevilla pada paruh kedua 2019/2020. Berkat performa apiknya, manajemen mempermanenkannya pada musim panas 2020 dan bertahan hingga saat ini. 

Bek internasional Denmark masih menjadi pilihan utama meski usianya sudah 34 tahun. Ia merupakan salah satu pemain penting dalam kepelatihan Stefano Pioli. Jiwa kepemimpinannya berhasil diwujudkan dengan berkontribusi dalam 101 pertandingan di berbagai kompetisi.

4. Alessandro Florenzi mengisi sisi kanan pertahanan tim

Alessandro Florenzi (instagram.com/florenzi)

Alessandro Florenzi merupakan salah satu andalan di sisi kanan pertahanan AC Milan. Pada awalnya, ia adalah pemain pinjaman dari AS Roma pada 2021/2022. Berkat peran pentingnya membawa I Rossoneri merengkuh Scudetto, ia dipermanenkan pada musim panas 2022.

Pemain berusia 32 tahun ini telah memainkan 44 pertandingan di semua ajang. Florenzi adalah salah satu pemain sarat pengalaman di skuad AC Milan. Selain pernah membela AS Roma, ia juga pernah berseragam Crotone, Valencia, dan Paris Saint-Germain.

5. Rade Krunic memainkan peran sebagai sosok gelandang serbabisa

Rade Krunic (instagram.com/krunicrade_33)

Rade Krunic adalah salah satu pemain paling lama di skuad AC Milan. Ia sudah berseragam I Rossoneri sejak 2019 lalu ketika masa kepelatihan Marco Giampolo. Saat itu, ia direkrut dari Empoli sebagai sosok gelandang mumpuni dan berkualitas.

Gelandang berusia 30 tahun ini berperan penting sebagai pengatur ritme permainan tim. Posisi idealnya adalah gelandang bertahan, tetapi ia adalah sosok yang serbabisa. Pemain berpaspor Bosnia-Herzegovina ini dapat bermain di posisi gelandang tengah, gelandang serang, gelandang sayap, bek kanan, hingga winger.

Sebagian besar para pemain di atas memainkan peranan penting dalam skuad AC Milan. Meski usianya tak lagi muda, kualitas dan pengalaman mereka berguna untuk membimbing para pemain muda. Hal itu juga yang bisa membuat I Rossoneri kembali kompetitif dan berprestasi dalam beberapa musim terakhir di berbagai ajang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy